Rahasia Feng Shui yang Diam-Diam Dipraktikkan Para Miliarder: Meja Kerja Penentu Arah Rezeki
Ilustrasi feng shu (Freepik)
13:22
13 Januari 2026

Rahasia Feng Shui yang Diam-Diam Dipraktikkan Para Miliarder: Meja Kerja Penentu Arah Rezeki

 – Banyak orang beranggapan bahwa miliarder terlahir dari keberuntungan, koneksi, atau warisan. 

Namun, dalam perspektif Feng Shui dan filosofi kehidupan Timur, kekayaan besar tidak datang secara acak. 

Rezeki diyakini selalu mengikuti energi yang tepat, dan energi itu kerap terikat pada satu benda sederhana, meja kerja.

Dalam Feng Shui, meja kerja bukan sekadar tempat meletakkan laptop dan dokumen. 

Ia dipandang sebagai pusat aliran rezeki, tempat berkumpulnya niat, pikiran, usaha, dan energi. 

Ketika meja kerja berantakan, energi ikut kacau. 

Sebaliknya, meja yang tertata rapi diyakini melancarkan aliran peluang dan ide.

Prinsip inilah yang diam-diam dipraktikkan banyak miliarder. 

Mereka memperlakukan meja kerja bukan hanya sebagai furnitur, melainkan sebagai simbol arah hidup.

Dilansir dari kanal YouTube Rezeki dan Hoki,  berikut penjelasan lengkapnya.

Meja Kerja dan Energi Rezeki

Feng Shui mengajarkan bahwa rezeki tidak masuk ke ruang yang penuh kekacauan. 

Energi positif mengalir ke tempat yang siap menerimanya. 

Meja kerja yang bersih dan teratur memberi sinyal bahwa pemiliknya siap menerima peluang, tanggung jawab, ide baru, dan kekayaan.

Banyak orang merasa sudah bekerja keras, tetapi hasilnya biasa saja. 

Dalam sudut pandang ini, persoalannya bukan semata pada usaha, melainkan pada energi yang mengiringinya. 

Usaha tanpa energi yang tepat hanya melahirkan kelelahan, sedangkan usaha dengan energi selaras menghadirkan kemudahan.

Apa yang dilihat setiap hari diyakini tertanam dalam alam bawah sadar. 

Kekacauan visual menumbuhkan pikiran yang kacau, sementara keteraturan menumbuhkan fokus. 

Pikiran yang fokus inilah yang disebut sebagai pintu rezeki.

Posisi Duduk dan Arah Hidup

Dalam praktik Feng Shui, para miliarder juga memperhatikan posisi duduk. 

Mereka tidak membelakangi pintu, tidak duduk di bawah balok berat, dan tidak memenuhi meja dengan barang tak penting. 

Posisi duduk diyakini sebagai “posisi takdir”.

Ketika posisi salah, rezeki terasa jauh. Ketika posisi tepat, peluang terasa lebih dekat. 

Penataan ruang kerja menjadi bagian dari membangun medan energi yang mendukung, bukan sekadar estetika.

Benda Kecil yang Menjadi Jangkar Energi

Di atas meja kerja para miliarder, sering kali terdapat satu benda khusus. 

Bukan hiasan mahal atau benda mistis, melainkan simbol tujuan hidup. 

Bisa berupa foto keluarga, catatan visi hidup, buku kecil, atau benda yang mengingatkan pada perjuangan.

Dalam Feng Shui, benda ini berfungsi sebagai jangkar energi. Ia mengikat niat, semangat, dan makna. 

Energi diyakini mengikuti perhatian. Apa yang sering dilihat, itulah yang diundang masuk ke dalam hidup.

Menariknya, para miliarder disebut tidak mengundang keserakahan, melainkan kesadaran dan makna. 

Justru karena itulah, rezeki mengalir lebih mudah.

Melepaskan yang Lama untuk Menerima yang Baru

Meja kerja juga dipandang sebagai cermin kehidupan. Meja yang penuh tumpukan masa lalu membuat masa depan sulit masuk. 

Feng Shui mengajarkan bahwa untuk menerima hal baru, yang lama harus dilepaskan.

Para miliarder tidak menumpuk kegagalan, dendam, atau penyesalan. 

Mereka menyimpannya sebagai pelajaran, lalu melangkah. Hal itu tercermin dari meja kerja yang bersih, ringkas, terang, dan terarah.

Feng Shui sendiri bukan soal jimat atau mantra, melainkan seni menata hidup, menata ruang, pikiran, dan niat.

Ketika semua itu selaras, rezeki diyakini datang tanpa perlu dipaksa.

Editor: Setyo Adi Nugroho

Tag:  #rahasia #feng #shui #yang #diam #diam #dipraktikkan #para #miliarder #meja #kerja #penentu #arah #rezeki

KOMENTAR