3 Risiko bagi Mauro Zijlstra jika Gabung Persija Jakarta, Sulit Kembali ke Eropa?
Mauro Zijlstra semringah usai debut di Timnas Indonesia senior. (Instagram/@maurozijlstra)
13:54
2 Februari 2026

3 Risiko bagi Mauro Zijlstra jika Gabung Persija Jakarta, Sulit Kembali ke Eropa?

Baca 10 detik
  • Transfer Mauro Zijlstra dari FC Volendam ke Persija Jakarta berisiko karena level kompetisi Indonesia di bawah standar liga Eropa.
  • Sebagai pemain muda, Zijlstra akan menghadapi sorotan dan tekanan besar dari basis suporter Persija Jakarta yang menuntut performa konsisten.
  • Bermain di Asia pada usia 21 tahun dapat menyulitkan jalur karier Zijlstra untuk kembali menarik perhatian klub-klub Eropa.

Nama Mauro Zijlstra tengah menjadi perbincangan setelah penyerang muda Timnas Indonesia itu dikabarkan semakin dekat merapat ke Persija Jakarta untuk kompetisi BRI Super League. Pemain berusia 21 tahun tersebut disebut siap membuka lembaran baru dalam karier profesionalnya di Indonesia.

Kabar kepindahan Zijlstra pertama kali mencuat lewat laporan media Belanda, VoetbalPrimeur. Klub asal ibu kota disebut telah menyiapkan kontrak berdurasi 2,5 tahun untuk striker FC Volendam tersebut.

"Mauro Zijlstra kemungkinan besar akan melanjutkan kariernya di Indonesia, demikian dilaporkan sejumlah sumber kepada VoetbalPrimeur," tulis Voetbal Primeur.

"Jika tes medis tidak menemui kendala, Zijlstra akan mengikatkan diri dengan klub asal ibu kota Indonesia itu selama 2,5 tahun," imbuhnya.

Namun, di balik potensi besar yang ditawarkan Persija Jakarta, kepindahan Mauro Zijlstra dari FC Volendam ke Indonesia juga menyimpan sejumlah risiko.

Jika transfer ini benar-benar terealisasi, ada beberapa kerugian yang patut dipertimbangkan oleh penyerang berusia 21 tahun tersebut.

1. Level Kompetisi Lebih Rendah Dibanding Eropa

Meninggalkan Eropa di usia yang masih sangat muda bisa menjadi langkah berisiko. Kompetisi Indonesia belum memiliki level persaingan, intensitas, dan eksposur setara dengan liga-liga di Eropa.

Bagi Zijlstra yang dibesarkan dalam kultur sepak bola Belanda dan pernah merasakan Eredivisie, kepindahan ini berpotensi memperlambat perkembangan teknis dan taktisnya jika tidak dikelola dengan baik.

2. Sorotan dan Tekanan Besar di Klub Besar

Persija Jakarta adalah klub dengan basis suporter besar dan tuntutan tinggi. Setiap pemain asing maupun pemain keturunan akan langsung berada di bawah sorotan, terlebih jika datang dengan status target utama.

Jika Zijlstra gagal tampil konsisten atau kesulitan beradaptasi, tekanan dari publik dan suporter bisa menjadi beban mental yang tidak ringan, terutama bagi pemain muda.

3. Risiko Sulit Kembali ke Sepak Bola Eropa

Bermain di Asia pada usia 21 tahun bisa membuat jalur kembali ke Eropa menjadi lebih sempit. Banyak pemain yang kesulitan menarik perhatian klub-klub Eropa setelah meninggalkan kompetisi utama di benua tersebut.

Jika performanya tidak menonjol bersama Persija, Zijlstra berisiko dicap sebagai pemain yang “turun level”, sehingga peluang kembali ke liga Eropa di masa depan menjadi lebih sulit.

Kepindahan Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta memang membuka peluang besar, tetapi juga mengandung tantangan serius.

Keputusan ini bisa menjadi lompatan karier, atau sebaliknya menjadi langkah yang membutuhkan perhitungan matang agar tidak menjadi bumerang di masa depan.

Itulah beberapa risiko yang mungkin bisa terjadi apabila Mauro Zijlstra bergabung dengan Persija Jakarta. Bagaimana menurut kalian?

Editor: Irwan Febri

Tag:  #risiko #bagi #mauro #zijlstra #jika #gabung #persija #jakarta #sulit #kembali #eropa

KOMENTAR