7 Cara Sederhana Bonding Hubungan Keluarga Tanpa Liburan Mahal
Ilustrasi keluarga sedang bermain bersama.(National Cancer Institute)
19:15
30 Desember 2025

7 Cara Sederhana Bonding Hubungan Keluarga Tanpa Liburan Mahal

- Banyak orang ingin memulai tahun yang baru dengan sesuatu yang lebih bermakna, termasuk mempererat hubungan dengan keluarga. 

Kedekatan ini tidak selalu harus dibangun lewat liburan mahal, tetapi justru dari momen sederhana yang dijalani bersama sehari-hari.

Aktivitas kecil yang dilakukan dengan kesadaran dan keterlibatan emosional dapat menciptakan kedekatan yang bermakna, salah satunya melalui kegiatan kreatif di rumah, seperti membuat spot foto, bahkan photo booth sederhana bersama keluarga.

Berikut ini tujuh cara sederhana yang dinilai efektif untuk memperkuat ikatan keluarga menurut para ahli.

7 cara sederhana untuk mempererat hubungan keluarga

1. Membuat photo booth sederhana di rumah

Cara melakukannya sederhana, siapkan sudut ruangan sebagai latar belakang dan tambahkan aksesoris, seperti topi, kacamata, atau syal. Kemudian, tangkap momen menggunakan ponsel dengan pengatur waktu atau tripod.

“Photo booth rumahan menciptakan koneksi dengan mengajak keluarga untuk berkreasi, bahkan diselipi humor, sambil membuat kenangan yang dapat dilihat kembali,” kata psikoterapis anak dan keluarga Fiona Yassin, dikutip dari HELLO! Magazine, Selasa (30/12/2025).

Foto-foto yang dihasilkan bisa menjadi kenangan berharga, bukan karena hasilnya, melainkan karena merekam momen kebersamaan yang hangat.

Ilustrasi keluarga. Dok. Freepik/Freepik Ilustrasi keluarga.

2. Belajar keterampilan baru bersama

Mempelajari hal baru secara bersama dapat mempererat hubungan karena semua anggota keluarga berada pada posisi yang setara.

“Ketika tidak ada yang menjadi ahli, keluarga belajar menghadapi frustrasi dan kesalahan bersama, lalu saling menyemangati,” kata terapis pernikahan dan keluarga, Ciara Bogdanovic.

Keterampilan yang dipelajari bisa beragam, mulai dari mempraktikkan resep baru hingga belajar bahasa asing.

3. Jalan kaki bersama 

Jalan kaki santai bersama keluarga, terutama setelah makan malam, dapat membuka ruang percakapan yang lebih alami.

Berjalan santai bersama keluarga menjadi momen antaranggota keluarga untuk saling berbicara dan mendengarkan.

“Ini bukan sesi interogasi, melainkan waktu santai. Saat anak ingin bicara dan orangtua mau mendengarkan, percakapan akan mengalir dengan sendirinya,” ujar pakar parenting Randi Crawford.

4. Membuat vision board keluarga

Menyusun vision board bersama dapat membantu keluarga saling memahami harapan dan impian masing-masing, terlebih saat menjelang momen tahun baru.

“Lewat aktivitas ini, orangtua belajar apa yang ada di hati anak, dan anak melihat orangtuanya sebagai individu yang juga punya mimpi,” ujar pendidik orangtua, Carol Muleta.

Proses ini membantu anggota keluarga saling memahami cara mendukung satu sama lain, sekaligus membangun visi bersama sebagai keluarga.

5. Mengubah tugas rumah jadi waktu ngobrol

Rutinitas harian, seperti mencuci piring atau membereskan rumah bisa menjadi momen membangun kedekatan.

Ia menyarankan orangtua untuk memanfaatkan momen tersebut untuk berbagi cerita ringan tentang hari yang telah dilalui. 

“Rutinitas harian sering kali justru menjadi ruang terbaik untuk terhubung, jika orangtua membuka percakapan dan memberi anak rasa dilibatkan,” kata pelatih parenting, Ann Dooley.

Memberi anak pilihan sederhana, seperti memilih musik saat mencuci piring atau bertugas mengisi busa sabun, juga dapat membuat mereka merasa lebih terlibat dan nyaman untuk berkomunikasi.

6. Bermain bersama

Permainan papan, puzzle, atau teka-teki membantu keluarga untuk hadir sepenuhnya tanpa gangguan gawai. 

Psikoterapis Colette Jane Fehr menilai aktivitas ini menjadi wadah kerja sama, interaksi, dan tertawa bersama antaranggota keluarga.

“Setiap anggota berkontribusi, lalu menyatukannya demi tujuan bersama. Ini cerminan dinamika keluarga dalam kehidupan nyata,” ujarnya.

7. Membangun ikatan lewat musik

Mendengarkan dan berbagi musik favorit dapat menjadi sarana memahami emosi dan identitas satu sama lain.

“Musik membantu membangun kedekatan emosional. Saat keluarga membuat playlist bersama, setiap orang merasa dilihat dan dihargai,” kata Fehr.

Perbedaan selera musik antara orangtua dan anak juga sering memicu tawa dan obrolan ringan.

Tag:  #cara #sederhana #bonding #hubungan #keluarga #tanpa #liburan #mahal

KOMENTAR