Berawal dari Insecure, Cerita Nindy Turun 39 Kg Lewat Diet Mandiri
Berawal dari rasa insecure, Nindy mengubah gaya hidup lewat diet dan olahraga. Hasilnya, lingkar pinggangnya menyusut hingga 36 cm.(dok. Nindy)
19:05
26 Desember 2025

Berawal dari Insecure, Cerita Nindy Turun 39 Kg Lewat Diet Mandiri

Rasa tidak percaya diri kerap menjadi pemicu seseorang untuk mulai mengubah gaya hidup.

Hal itulah yang dialami Stefanie Nindya atau Nindy (23), yang berhasil menurunkan berat badan hingga sekitar 39 kilogram lewat diet mandiri berbasis defisit kalori dan olahraga.

"Saat itu aku terus diingatkan oleh temanku, bahwa jangan insecure doang. Kalau insecure doang, terus-terusan yang mau jadi apa gitu," ujarnya kepada Kompas.com, belakangan ini.

Perubahan tersebut ia mulai sejak April 2024. Saat itu, berat badan Nindy berada di kisaran 90–92 kilogram.

Setelah lebih dari setahun menjalani pola hidup baru secara konsisten, berat badannya kini stabil di angka 53–56 kilogram.

Tak hanya berat badan yang turun signifikan, lingkar pinggang Nindy juga menyusut sekitar 36 sentimeter.

Dari sebelumnya menembus lebih dari 100 sentimeter, kini berada di kisaran 64–69 sentimeter.

Perjalanan diet Nindy berawal dari rasa insecure terhadap kondisi tubuhnya.

Namun, ia tidak memilih cara instan atau ekstrem.

Sebaliknya, Nindy memutuskan menjalani diet secara mandiri dengan pendekatan yang menurutnya paling realistis dan berkelanjutan.

"Aku mulai karena merasa sudah enggak nyaman sama diri sendiri. Tapi aku juga tahu, aku enggak mau diet yang menyiksa atau cuma sementara," beber Nindy.

Pilih defisit kalori yang realistis

Metode defisit kalori menjadi fondasi utama diet Nindy.

Ia tidak mengikuti pola diet populer seperti keto atau puasa ekstrem karena merasa pembatasan ketat justru berisiko membuatnya menyerah di tengah jalan.

"Aku cinta makanan. Jadi aku cari cara supaya tetap bisa makan apa yang aku suka, tapi porsinya terkontrol," katanya.

Untuk memastikan asupan tetap sesuai kebutuhan, Nindy mencatat seluruh makanan yang dikonsumsi menggunakan aplikasi pelacak nutrisi. Setiap porsi ditimbang agar ia mengetahui jumlah kalori dan kandungan gizinya.

Meski fokus pada pengurangan kalori, Nindy tetap memperhatikan keseimbangan nutrisi.

Ia memastikan asupan protein, karbohidrat, lemak, dan serat tetap terpenuhi agar tubuh tetap bertenaga dan tidak mudah lelah.

Berawal dari rasa insecure, Nindy mengubah gaya hidup lewat diet dan olahraga. Hasilnya, lingkar pinggangnya menyusut hingga 36 cm.dok. Nindy Berawal dari rasa insecure, Nindy mengubah gaya hidup lewat diet dan olahraga. Hasilnya, lingkar pinggangnya menyusut hingga 36 cm.

Memilih diet mandiri

Keputusan menjalani diet secara mandiri bukan tanpa alasan.

Saat memulai perubahan gaya hidup, Nindy mengaku masih berstatus sebagai pengangguran sehingga belum memungkinkan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi atau menggunakan jasa personal trainer.

"Aku mulai pas lagi belum kerja. Jadi memang harus benar-benar mandiri dan menyesuaikan budget," ujarnya.

Konsekuensi dari pilihan tersebut adalah Nindy harus belajar banyak hal sendiri, mulai dari membaca referensi, memahami kebutuhan kalori, hingga membangun disiplin tanpa pengawasan profesional.

Selain mengatur pola makan, Nindy juga mulai rutin berolahraga. Ia memilih angkat beban sebagai aktivitas utama, meski sebelumnya tidak terlalu menyukai olahraga.

Latihan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kemampuan tubuh.

Tantangan menjaga konsistensi

Menurut Nindy, tantangan terbesar dari diet mandiri bukanlah metode yang dijalani, melainkan konsistensi.

Ia harus melawan kebiasaan lama, termasuk pola makan berlebihan dan rasa malas yang sudah terbentuk bertahun-tahun.

Untuk menjaga kondisi mental, Nindy bahkan memilih tidak menimbang berat badan selama tiga hingga empat bulan pertama.

Fokusnya saat itu adalah membangun rutinitas sehat, bukan mengejar angka di timbangan.

"Aku enggak mau stres sama angka. Yang penting kebiasaan dulu," katanya.

Perubahan fisik dan mental

Perubahan gaya hidup yang dijalani Nindy tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga kondisi mental.

Ia mengaku kini merasa lebih bugar, lebih percaya diri, dan lebih menghargai proses yang dijalani.

"Saat sekarang lihat kaca, rasanya beda. Lebih ke arah sehat, bukan cuma kurus," ujarnya.

Diet mandiri dan olahraga kini menjadi bagian dari keseharian Nindy.

Ia menyadari bahwa menjaga berat badan ideal bukanlah tujuan jangka pendek, melainkan proses panjang yang membutuhkan komitmen.

Bagi Nindy, perjalanan menurunkan berat badan bukan lagi soal menghilangkan rasa insecure semata, melainkan upaya membangun hubungan yang lebih sehat dengan tubuh dan gaya hidupnya.

Tag:  #berawal #dari #insecure #cerita #nindy #turun #lewat #diet #mandiri

KOMENTAR