Harapan Hidup Meningkat, SAE Clinique Dorong Lansia Tetap Aktif lewat Terapi Regeneratif
– Harapan hidup masyarakat Indonesia terus mengalami peningkatan seiring kemajuan layanan kesehatan dan kualitas hidup.
Namun, usia yang semakin panjang membawa tantangan baru, yakni untuk memastikan masyarakat lanjut usia tetap sehat, aktif, dan mampu berkarya, bukan sekadar bertahan hidup.
Menjawab tantangan tersebut, SAÉ Clinique memperkenalkan dua terapi regeneratif unggulan, MitoNAD Cell dan Baby Cell Therapy, sebagai pendekatan medis untuk menjaga vitalitas dan kualitas hidup di usia lanjut.
Founder dan Medical Director SAÉ Clinique dr Sebastian mengatakan, inovasi tersebut lahir dari realita yang semakin nyata di masyarakat.
“Usia boleh bertambah, tetapi fungsi tubuh dan semangat hidup seharusnya tidak berhenti. Kita membutuhkan solusi medis yang mendukung manusia untuk hidup lebih lama dan tetap bermakna,” ujar dr Sebastian dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Jumat (26/12/2025).
Representasi konsep longevity yang diusung SAÉ Clinique tecermin melalui sosok The Siu Siu, yang dikenal luas sebagai Ratu Lemon.
Di usia lanjut, The Siu Siu tetap aktif berkarya dengan mendukung distribusi buah-buahan lokal, membantu para petani dan pelaku usaha lokal agar produknya dapat menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk supermarket.
Alih-alih melambat, The Siu Siu justru terus bergerak, berkontribusi, dan memberi dampak nyata bagi banyak orang.
Sosoknya dipandang sebagai inspirasi bahwa usia bukan alasan untuk berhenti berkarya, melainkan kesempatan untuk terus memberi nilai.
“Kita membutuhkan lebih banyak figur seperti The Siu Siu, orang tua yang tidak hanya hidup lebih lama, tetapi tetap aktif, produktif, dan menginspirasi generasi berikutnya,” kata dr Sebastian.
Perjalanan The Siu Siu juga disaksikan langsung oleh Denny Howman, Brand Ambassador SAÉ Clinique sekaligus pelatih tari yang mendampingi aktivitas fisik Ieie Siu Siu sehari-hari.
Ia menceritakan kondisi fisik yang sempat menurun akibat insiden jatuh di kamar mandi.
“Sebagai pelatih, saya melihat langsung bagaimana kondisi Ieie sempat menurun, terutama setelah mengalami jatuh di kamar mandi. Persendiannya tidak lagi seleluasa sebelumnya, dan saat latihan, Ieie sering menyampaikan keluhan daya ingat yang menurun dan range of motion yang semakin terbatas. Tenaganya pun terlihat menurun cukup drastis,” ujar Denny.
SAÉ Clinique memperkenalkan dua terapi regeneratif unggulan, MitoNAD Cell dan Baby Cell Therapy, sebagai pendekatan medis untuk menjaga vitalitas dan kualitas hidup di usia lanjut.
Ia menambahkan, pertemuannya dengan terapi MitoNAD Cell di SAÉ Clinique datang pada waktu yang tepat.
“Sejak Ieie menjalani rangkaian terapi MitoNAD di SAÉ Clinique, kondisinya berangsur membaik. Memori daya ingat membaik, gerakannya perlahan kembali lebih ringan, stabil, dan mendekati kondisi semula. Sebagai pelatih, perubahan ini sangat terasa dalam kualitas latihan dan kepercayaan dirinya saat menari,” lanjutnya.
Bagi Denny, pemulihan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga menyangkut harapan dan semangat hidup.
Ia berharap, kondisi Ieie bisa benar-benar prima, sehingga ia tetap mampu mengejar harapan dan cita-citanya, khususnya di dunia tari.
“Tentu dengan dukungan terapi yang tepat dan diimbangi asupan gizi harian yang cukup. Saya percaya, tidak ada kata terlambat—yang ada hanyalah waktu yang berbeda bagi setiap orang,” imbuhnya.
Energi sel tentukan kualitas usia
MitoNAD Cell sendiri dihadirkan untuk menjawab penurunan fungsi mitokondria sebagai pusat energi sel yang kerap terjadi seiring bertambahnya usia. Penurunan ini sering berkontribusi pada kelelahan, penurunan stamina, serta meningkatnya risiko penyakit degeneratif.
Terapi tersebut berfokus pada optimalisasi fungsi mitokondria, mendukung produksi energi seluler, membantu menjaga vitalitas dan stamina, serta menunjang kualitas hidup seseorang agar tetap aktif di usia lanjut.
Sementara itu, Baby Cell Therapy dirancang sebagai pendekatan regeneratif yang lebih menyeluruh. Terapi ini bertujuan mengoptimalkan kemampuan alami sel untuk memperbaiki dan meregenerasi diri, yang cenderung menurun akibat usia, stres, dan gaya hidup modern.
Fokusnya mencakup dukungan regenerasi sel dan jaringan, peremajaan fungsi biologis tubuh, dukungan kesehatan jangka panjang, serta peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.
Dokter Sebastian mengatakan, melalui dua terapi tersebut, SAÉ Clinique berkomitmen menghadirkan solusi kesehatan yang tidak hanya memperpanjang usia, tetapi juga menjaga fungsi, energi, dan makna hidup di usia lanjut.
“Kami percaya, masa depan kesehatan adalah tentang menambah kehidupan pada setiap usia. Agar semakin banyak sosok seperti Ii Siu Siu yang tetap aktif, berkarya, dan memberi inspirasi meski usia terus bertambah,” ujar dr Sebastian.
Tag: #harapan #hidup #meningkat #clinique #dorong #lansia #tetap #aktif #lewat #terapi #regeneratif