8 Sikap Pria yang Sebenarnya Insecure tapi Berusaha Menutupinya, Menurut Psikologi
Ilustrasi pria yang menutup wajah. (azerbaijan_stockers/freepik)
11:56
26 Februari 2025

8 Sikap Pria yang Sebenarnya Insecure tapi Berusaha Menutupinya, Menurut Psikologi

- Sebagian pria terlihat percaya diri, tapi sebenarnya menyimpan banyak keraguan dalam dirinya alias sering insecure. Akibatnya, mereka sering merasa perlu membuktikan diri.   Mereka sering menunjukkan perilaku tertentu yang sebenarnya merupakan tanda bahwa mereka merasa tidak aman dan butuh validasi orang lain. Menurut psikologi, berikut adalah delapan tanda pria insecure yang bisa Anda perhatikan, dikutip dari News Reports, Rabu (26/2).   1. Harus Selalu Jadi yang Paling Dominan   Ada pria yang memang memiliki jiwa kepemimpinan alami. Tapi ada juga yang memaksakan diri untuk terlihat dominan di setiap situasi.   

  Mereka sering memotong pembicaraan, berbicara lebih keras dari yang lain, atau memastikan pendapat mereka selalu diutamakan. Mereka melakukan ini karena merasa perlu menunjukkan kekuasaan untuk menutupi rasa tidak percaya diri.    Padahal, pria yang benar-benar percaya diri tidak perlu selalu mendominasi untuk membuktikan dirinya.   2. Menganggap Segalanya sebagai Kompetisi   Pernah bertemu seseorang yang selalu ingin lebih unggul? Misalnya, saat Anda mengatakan sedang lelah, dia langsung membalas dengan cerita tentang betapa lebih sibuknya hari yang ia jalani.   Di sisi lain mungkin ketika Anda membeli sesuatu yang baru, dia akan pamer bahwa barang miliknya lebih mahal atau lebih bagus. Pria yang insecure tidak tahan merasa lebih rendah dari orang lain, sehingga mereka menjadikan segala hal sebagai ajang persaingan, bahkan untuk hal-hal sepele.   3. Suka Pamer Berlebihan   Kepercayaan diri yang sejati tidak perlu diumbar. Sebaliknya, pria yang selalu membicarakan kesuksesan, kekayaan, atau pencapaiannya justru menunjukkan bahwa ia butuh pengakuan dari orang lain.   Mereka sering menyebut nama orang penting yang mereka kenal, membesar-besarkan cerita, dan terus mencari cara agar terlihat lebih hebat. Padahal, sikap seperti ini justru bisa menimbulkan keraguan daripada kekaguman dari orang lain.   4. Tidak Bisa Menerima Kritik   Semua orang pasti tidak suka dikritik, tetapi pria yang percaya diri bisa menerima masukan dengan bijak. Sebaliknya, pria insecure cenderung langsung defensif, mencari alasan, atau bahkan menyerang balik orang yang memberinya kritik.   Bagi mereka, menerima kritik berarti mengakui kelemahan, dan itu adalah sesuatu yang sangat mereka hindari.   5. Selalu Butuh Validasi dari Orang Lain   Ada pria yang tidak bisa mengambil keputusan tanpa meminta pendapat orang lain lebih dulu. Mereka butuh pujian terus-menerus untuk merasa berharga.   Namun, validasi dari luar hanya memberi kepuasan sementara. Begitu pujian itu hilang, mereka kembali merasa tidak cukup baik dan mencari pengakuan lagi.   6. Merendahkan Orang Lain untuk Menaikkan Diri Sendiri   Orang yang benar-benar percaya diri tidak merasa perlu menjatuhkan orang lain. Namun, pria insecure sering kali melontarkan komentar sinis, mengkritik, atau bahkan meremehkan orang lain demi terlihat lebih unggul.   Sikap ini bukan karena mereka benar-benar menganggap orang lain lebih rendah, tetapi karena mereka ingin merasa lebih kuat dengan membuat orang lain tampak lebih lemah.   7. Mudah Tersulut Emosi   Sebagian pria berpikir bahwa bersikap keras dan agresif membuat mereka terlihat kuat. Mereka sering bersikap kasar, cepat marah, atau membesar-besarkan masalah kecil.   Ini sebenarnya adalah cara mereka menyembunyikan rasa tidak aman. Mereka takut terlihat lemah, jadi mereka mencoba menutupi hal itu dengan bersikap lebih agresif.   8. Menilai Diri Berdasarkan Hal Eksternal   Bagi pria yang insecure, harga diri mereka bergantung pada uang, status, penampilan, atau pencapaian. Mereka merasa harus memiliki mobil mewah, gaji besar, atau jabatan tinggi agar dihormati.   Namun, ketika hal-hal itu hilang—misalnya, kehilangan pekerjaan atau bertambah tua—rasa tidak aman mereka semakin kuat karena mereka tidak memiliki landasan kepercayaan diri yang sejati.  

Editor: Nurul Adriyana Salbiah

Tag:  #sikap #pria #yang #sebenarnya #insecure #tapi #berusaha #menutupinya #menurut #psikologi

KOMENTAR