Jika Anda Ingin Lebih Dekat dengan Teman dan Keluarga di Usia 60-an dan Seterusnya, Ucapkan Selamat Tinggal pada 9 Kebiasaan Ini
Jika Anda ingin lebih dekat dengan teman dan keluarga di usia 60-an dan seterusnya, ucapkan selamat tinggal pada 9 kebiasaan ini (freepik)
19:12
20 Februari 2025

Jika Anda Ingin Lebih Dekat dengan Teman dan Keluarga di Usia 60-an dan Seterusnya, Ucapkan Selamat Tinggal pada 9 Kebiasaan Ini

 

Penelitian dalam psikologi mengungkapkan bahwa, hubungan sosial yang kuat telah dikaitkan dengan tingkat stres yang lebih rendah, suasana hati yang lebih bahagia, dan bahkan umur yang lebih panjang.

Jika Anda ingin menjaga ikatan tersebut tetap kuat hingga usia 60-an dan seterusnya, Anda mungkin harus berani untuk meninggalkan beberapa kebiasaan.

Dilansir dari geediting.com, Sabtu (15/2), berikut sembilan kebiasaan yang mungkin ingin Anda tinggalkan jika ingin lebih dekat dengan teman dan keluarga di usia 60-an dan seterusnya.

1. Tidak Pernah Menyisihkan Waktu untuk Orang Tercinta

Sangat mudah untuk terjebak dalam kesibukan kehidupan sehari-hari. Kita semua punya tenggat waktu, tugas, dan keperluan.

Namun bila Anda tidak pernah meluangkan waktu untuk orang-orang terkasih, hal itu mengirimkan pesan bahwa mereka bukanlah prioritas.

Jadi, daripada mengesampingkan panggilan telepon atau kencan minum kopi, rencanakan hal-hal tersebut terlebih dahulu.

Mulailah dari hal-hal kecil, mungkin obrolan mingguan di telepon atau makan siang bulanan. Momen-momen kecil tersebut akan berdampak besar.

2. Menyimpan dendam

Dendam memiliki cara licik untuk menguras energi Anda dan menjauhkan orang. Menyimpan dendam itu seperti meminum racun dan berharap orang lain yang mati.

Melepaskan bukan berarti Anda harus melupakan apa yang terjadi atau mengabaikan perasaan Anda. Itu berarti Anda memilih kedamaian daripada kebencian.

3. Selalu Berusaha untuk Menjadi Benar

Kita semua pernah merasa bersalah karena bersikukuh pada pendirian kita untuk membuktikan suatu hal. Namun, inilah masalahnya, persahabatan dan ikatan keluarga bukanlah kompetisi debat.

Psikolog Carl Rogers menekankan pentingnya empati dalam memahami perspektif orang lain.

Lain kali, jika Anda tergoda untuk berdebat, luangkan waktu untuk benar-benar mendengarkan. Ajukan pertanyaan alih-alih membungkam mereka.

Sering kali, perasaan didengarkan dapat memberikan keajaiban dalam menjaga hubungan tetap solid, meskipun pada akhirnya Anda tetap sepakat untuk tidak setuju.

4. Menghindari Permintaan Maaf

Mengakui kesalahan bisa jadi tidak mengenakkan, terutama bagi mereka yang pada dasarnya bukan tipe orang yang mudah bergaul.

Namun, permintaan maaf yang tulus dapat memperbaiki keretakan hubungan lebih cepat daripada apa pun. Permintaan maaf yang tulus juga merupakan tanda kedewasaan dan rasa hormat.

Ucapan sederhana "Maafkan saya" dapat membangun kembali kepercayaan dan membuka jalan bagi hubungan yang lebih dalam.

5. Terlalu fokus pada media sosial

Media sosial dapat menjadi cara hebat untuk tetap berhubungan, tetapi tidak dapat menggantikan kontak langsung tatap muka atau suara.

Pengguliran tanpa akhir dapat menjebak kita dalam gelembung digital, di mana tanda suka dan komentar menggantikan percakapan sebenarnya.

Psikolog Sherry Turkle memperingatkan bahwa interaksi daring dapat memberikan ilusi koneksi tanpa kedalaman pertukaran kehidupan nyata.

Jika Anda ingin hubungan Anda tetap sehat, kurangi mengirim pesan teks atau DM dan atur panggilan telepon atau pertemuan langsung sebagai gantinya.

6. Menghindari Kerentanan

Membuka diri mengenai ketakutan, mimpi, dan perasaan mungkin terasa berisiko, tetapi kerentanan merupakan perekat yang menyatukan hubungan yang dalam.

Seiring berjalannya waktu, Anda akan menyadari bahwa berbagi perjuangan dengan teman dekat membuat kalian berdua merasa lebih terhubung.

Seperti kutipan terkenal Brené Brown, bahwa “Kerentanan adalah tempat lahirnya cinta, rasa memiliki, kegembiraan, keberanian, empati, dan kreativitas.”

7. Berpegang pada Stereotip Lama

Berpegang teguh pada stereotip lama dapat menempatkan orang-orang dalam kotak yang sudah lama tidak mereka gunakan. Manusia itu berevolusi.

Dengan menolak memperbarui perspektif Anda, Anda menghalangi kemungkinan membentuk koneksi yang lebih kaya dan lebih bermanfaat.

Jika Anda merasa sulit untuk melepaskan label-label tersebut, cobalah memperlakukan setiap interaksi seolah-olah itu adalah pertama kalinya Anda bertemu dengan mereka.

8. Mengabaikan Kesehatan Fisik dan Mental

Jika Anda membiarkan kesejahteraan Anda terganggu, dampaknya tidak hanya pada Anda tetapi juga hubungan Anda.

Merasa murung, lelah, atau mudah marah akibat pilihan kesehatan yang buruk (seperti kurang tidur atau mengabaikan olahraga) dapat menjauhkan orang.

Saat memasuki usia 60-an dan seterusnya, tetap aktif dan menjaga kesehatan mental menjadi semakin penting. Ditambah lagi, Anda akan memiliki lebih banyak energi dan kesabaran untuk menghabiskan waktu berkualitas dengan orang-orang yang Anda cintai.
***

Editor: Novia Tri Astuti

Tag:  #jika #anda #ingin #lebih #dekat #dengan #teman #keluarga #usia #seterusnya #ucapkan #selamat #tinggal #pada #kebiasaan

KOMENTAR