Kronologi Lengkap Penangkapan Fariz RM: dari 2007 Hingga 2025
Fariz RM dalam rilis kasus dugaan penyalahgunaan narkoba di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2025). [Suara.com/Tiara Rosana]
17:30
20 Februari 2025

Kronologi Lengkap Penangkapan Fariz RM: dari 2007 Hingga 2025

Kembali ditangkap, Fariz RM tercatat telah mengalami kasus penyalahgunaan narkoba hingga 4 kali selama masa hidupnya. Musisi legendaris ini kembali ditangkap di kediamannya pada Rabu, 19 Februari 2025 sore. Sekilas kronologi Fariz RM tertangkap bisa Anda lihat di sini.

Dirinya terkenal sebagai seorang penyanyi dan penulis lagu yang populer di tahun 1980-an. Salah satu lagunya yang sangat populer adalah Sakura, yang pernah ia bawakan dan kemudian diaransemen ulang oleh banyak penyanyi lain.

Sekilas kronologi penangkapan dirinya sejak tahun 2007 dapat Anda cermati di sini.

Penangkapan Tahun 2007

Pada tahun 2007 lalu dirinya terjerat kasus narkoba untuk yang pertama kali. Ia tertangkap razia di kawasan Jakarta pada 28 Oktober 2007. Fariz RM ditemukan bersama dengan 1,5 linting ganja seberat 5 gram yang dibungkus rokok. Setelah menjalani tes urine dan dinyatakan positif, ia ditangkap dan dijatuhi vonis selama 8 bulan penjara. Diketahui akhirnya ia mendapatkan potongan masa hukuman sehingga hanya mendekam selama 4 bulan saja.

Penangkapan Tahun 2015

Delapan tahun berselang dirinya kembali ditangkap karena penyalahgunaan narkoba. Penangkapan ini dilakukan oleh Polres Jakarta Selatan, setelah setelah dirinya berulang tahun pada 6 Januari 2015. ketika ditangkap dirinya tengah menghisap ganja sambil bermain gitar di rumahnya yang ada di Bintaro. Polisi juga menemukan beberapa barang bukti berupa paket ganja dan heroin lengkap dengan alat hisap. Ia kemudian divonis kurungan penjara selama 6 bulan.

Penangkapan Tahun 2018

Penangkapan ketiga terjadi tahun 2018, tepatnya pada tanggal 24 Agustus 2018. Penangkapannya kali ini dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Jakarta Utara, di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Dari penangkapan yang dilakukan polisi menyita barang bukti berupa dua paket sabu, sembilan butir alprazolam, dua butir dumolid, dan alat isap sabu. Atas kasus ini, ia mendapatkan hukuman rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Narkotika Nasional BNN Lido, dan di Rumah Sakit Melia Cibubur.

Penangkapan Tahun 2025

Pada 19 Februari 2025 lalu dirinya kembali ditangkap atas penyalahgunaan narkoba. Ia ditangkap di wilayah Bandung, oleh Satuan Reserse Narkoba Metro Jakarta Selatan. Ia kemudian dibawa ke polres untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam penangkapan, polisi mengamankan ganja dan sabu. Ia sempat mengelak dan mengaku tidak tahu apa-apa terkait barang bukti tersebut.

Cara Mencegah Ketergantungan Narkoba dengan Efektif

Ketergantungan narkoba merupakan masalah serius yang dapat merusak kesehatan fisik dan mental seseorang. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mencegah ketergantungan narkoba sejak dini. Berikut adalah beberapa langkah efektif yang dapat dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan narkoba.

1. Edukasi dan Kesadaran Diri

Mengetahui bahaya narkoba adalah langkah pertama dalam pencegahan. Edukasi mengenai efek negatif narkoba terhadap kesehatan, kehidupan sosial, dan masa depan sangat penting. Orang tua dan pendidik memiliki peran besar dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak dan remaja mengenai dampak buruk dari narkoba.

2. Lingkungan yang Positif

Lingkungan yang sehat dan mendukung sangat membantu dalam menjauhkan seseorang dari godaan narkoba. Bergaul dengan teman-teman yang memiliki gaya hidup positif serta terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat, seperti olahraga atau seni, dapat membantu menghindari pergaulan yang berisiko.

3. Komunikasi Terbuka dalam Keluarga

Keluarga adalah tempat pertama dalam membentuk karakter seseorang. Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak dapat mencegah mereka mencari pelarian melalui narkoba. Memberikan dukungan emosional dan menjadi tempat curhat yang aman sangat penting dalam proses ini.

4. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Banyak orang terjerumus ke dalam narkoba karena tekanan sosial atau ingin diterima dalam suatu kelompok. Meningkatkan kepercayaan diri dan keberanian untuk mengatakan tidak terhadap ajakan menggunakan narkoba adalah cara yang efektif dalam pencegahan.

5. Partisipasi dalam Kegiatan Positif

Mengisi waktu luang dengan kegiatan yang produktif, seperti olahraga, seni, atau kegiatan sosial, dapat mengurangi risiko ketertarikan pada narkoba. Aktivitas ini membantu membangun rasa percaya diri dan memberikan kebahagiaan alami tanpa perlu mencari kepuasan instan dari zat berbahaya.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Editor: M. Reza Sulaiman

Tag:  #kronologi #lengkap #penangkapan #fariz #dari #2007 #hingga #2025

KOMENTAR