Peran Kuat Pakistan di Balik Gencatan Senjata Iran-Amerika
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berhasil memediasi gencatan senjata antara Pakistan dan India. (instagram.com/govtofpakistan)
08:42
8 April 2026

Peran Kuat Pakistan di Balik Gencatan Senjata Iran-Amerika

- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata dengan Iran selama dua minggu. 

Pengumuman itu dia sampaikan beberapa jam sebelum tenggat waktu mengenai ancamannya akan meratakan Iran apabila Teheran tidak membuka kembali Selat Hormuz.

Dia menetapkan tenggat Selasa (7/4/2026) pukul 20.00 zona waktu Eastern Time (ET) AS, alias pada Rabu (8/3/2026) pukul 3.30 waktu Teheran, atau Rabu pukul 07.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). 

"Saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran untuk jangka waktu dua minggu," tulis Trump di platform media sosial, Truth Social.

Trump menegaskan bahwa langkah ini akan menjadi sebuah gencatan senjata dua sisi. Namun, dia memberikan syarat mutlak agar kesepakatan ini berjalan.

"Tunduk pada persetujuan Iran untuk melakukan pembukaan Selat Hormuz secara lengkap, segera, dan aman," tegasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang AS-Iran 2 Pekan

Peran Pakistan

Trump menyebut nama Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Marsekal Lapangan Asim Munir sebagai tokoh kunci di balik gencatan senjata ini. 

Trump mengungkapkan bahwa para pemimpin Pakistan tersebut yang membujuknya untuk menunda serangan militer.

"Mereka meminta agar saya menahan kekuatan destruktif yang (sedianya) dikirim malam ini ke Iran," ungkap Trump dalam unggahannya.

Terkait alasan penghentian serangan, Trump mengeklaim bahwa operasi militer AS telah mencapai target yang diinginkan. 

"Kita sudah memenuhi dan melampaui semua tujuan militer," ucap Trump, sebagaimana dilansir BBC.

Baca juga: Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Media Teheran Sebut Trump Mundur Memalukan

Desakan Pakistan

Sharif sendiri sebelumnya secara resmi mendesak Trump untuk menunda tenggat waktu serangan besar-besaran terhadap Iran selama dua minggu.

Langkah ini diambil Sharif dalam kapasitasnya sebagai mediator kunci dalam perang Iran melawan AS dan Israel, sebagaima dilansir AFP.

Melalui unggahan di media sosial X pada Rabu, Sharif mengusulkan agar perpanjangan waktu tersebut dibarengi dengan iktikad baik dari pihak Teheran. 

Dia meminta Iran membuka kembali Selat Hormuz, jalur vital bagi pasokan minyak dan gas dunia, untuk periode yang sama.

"Untuk membiarkan diplomasi berjalan sesuai jalurnya, saya dengan sungguh-sungguh meminta Trump untuk memperpanjang tenggat waktu selama dua minggu," tulis Sharif dalam unggahan yang dirilis pada Rabu dini hari waktu Pakistan.

Baca juga: Selat Hormuz Dibuka 2 Minggu Selama Gencatan Senjata AS-Iran

Tag:  #peran #kuat #pakistan #balik #gencatan #senjata #iran #amerika

KOMENTAR