Simpanse Jenius Jepang Mati pada Usia 49 Tahun, Bisa Baca Angka Arab
Ilustrasi simpanse. Manusia diketahui berbagi 98,8 persen DNA dengan simpanse dan bonobo, membuatnya sebagai sepupu terdekat primata tersebut.(SHUTTERSTOCK/Crystal Alba)
09:54
13 Januari 2026

Simpanse Jenius Jepang Mati pada Usia 49 Tahun, Bisa Baca Angka Arab

- Ai, simpanse betina yang dikenal jenius karena kemampuannya mengenali lebih dari 100 karakter China dan alfabet Inggris, dilaporkan mati pada usia 49 tahun.

Pusat Asal-usul Evolusi Perilaku Manusia Kyoto University menyatakan, Ai mengembuskan napas terakhir pada Jumat (9/1/2026) akibat faktor usia dan kegagalan organ.

Nama Ai dalam bahasa Jepang berarti "cinta". Ia menjadi bagian dari berbagai studi ilmiah tentang persepsi, pembelajaran, dan memori, serta berkontribusi besar dalam memperluas pemahaman ilmuwan mengenai kecerdasan primata.

Tak hanya mampu mengenali karakter China dan alfabet Inggris, Ai juga bisa mengidentifikasi angka Arab dari nol hingga sembilan, serta mengenali 11 warna.

Dalam salah satu eksperimen, Ai diperlihatkan karakter China untuk warna merah muda di layar komputer, kemudian diminta memilih antara persegi merah muda dan ungu. Simpanse itu memilih warna yang tepat.

Primatolog Tetsuro Matsuzawa pada 2014 menjelaskan bahwa dalam uji lain, saat diperlihatkan gambar apel, Ai memilih kombinasi persegi panjang, lingkaran, dan titik untuk menggambarkan apel secara virtual di layar komputer.

ilustrasi simpansepixabay ilustrasi simpanseDi luar sesi penelitian, Ai dikenal menyukai kegiatan menggambar dan melukis. Layaknya simpanse lain di pusat riset tersebut, ia sering mencoret-coret kertas kosong menggunakan spidol, tanpa memerlukan imbalan berupa makanan.

Kemampuan kognitif menjadikannya subyek sejumlah publikasi ilmiah dan program media, termasuk studi yang dimuat di jurnal Nature, serta mendapat julukan “jenius” di berbagai media populer.

Ai merupakan simpanse asal Afrika Barat yang tiba di Kyoto University pada 1977. Saat tahun 2000, ia melahirkan anak bernama Ayumu, yang juga menjadi obyek penelitian, khususnya dalam studi mengenai transfer pengetahuan dari induk ke anak.

Penelitian terhadap Ai memberikan kerangka kerja eksperimental penting untuk memahami cara kerja pikiran simpanse.

Temuan ini menjadi landasan bagi studi lebih lanjut tentang evolusi kecerdasan manusia.

“Ai sangat ingin tahu dan aktif berpartisipasi dalam penelitian ini, mengungkap berbagai aspek pikiran simpanse untuk pertama kalinya,” demikian pernyataan dari Pusat Asal-usul Evolusi Perilaku Manusia Kyoto University, dikutip dari kantor berita AFP.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh | Editor: Ahmad Naufal Dzulfaroh)

Tag:  #simpanse #jenius #jepang #mati #pada #usia #tahun #bisa #baca #angka #arab

KOMENTAR