



6 Bayi Meninggal Kedinginan di Gaza, Update Pertukaran Sandera Hamas-Israel Capai Kesepakatan Baru
Di jalur tersebut merupakan tempat ratusan ribu orang tinggal di kamp pengungsian dan bangunan yang rusak akibat perang selama gencatan senjata.
Diberitakan Independent, suhu telah turun dalam beberapa hari terakhir.
Wilayah pesisir mengalami musim dingin dan basah, dengan suhu turun di bawah 10C (50F) pada malam hari dan badai bertiup dari Laut Mediterania.
Dr Ahmed al-Farah, kepala departemen pediatrik di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, mengatakan kepada The Associated Press, pihaknya menerima jenazah seorang bayi perempuan berusia 2 bulan pada hari Selasa (25/2/2025).
Ia mengatakan dua bayi lainnya dirawat karena radang dingin, dan salah satu dari mereka dipulangkan kemudian.
Saeed Saleh, dari Rumah Sakit Sahabat Pasien di Kota Gaza, mengatakan lima bayi berusia satu bulan atau lebih muda telah meninggal karena kedinginan selama dua minggu terakhir, termasuk bayi berusia 1 bulan yang meninggal pada hari Senin.
Ia mengatakan anak lainnya telah dipasangi ventilator.
Zaher al-Wahedi, kepala departemen catatan Kementerian Kesehatan Gaza, mengatakan telah mencatat 15 kematian akibat hipotermia musim dingin ini, semuanya anak-anak.
Gencatan senjata yang menghentikan perang selama 16 bulan antara Israel dan militan Hamas telah memungkinkan lonjakan bantuan kemanusiaan, terutama makanan, tetapi penduduk mengatakan masih ada kekurangan selimut dan pakaian hangat, dan sedikit kayu yang tersedia untuk api.
Tidak ada listrik pusat di Gaza sejak beberapa hari pertama perang, dan bahan bakar untuk generator langka.
Banyak keluarga berdesakan di atas pasir basah atau beton.
"Cuacanya sangat dingin," kata Rosalia Bollen, juru bicara badan PBB untuk anak-anak, awal bulan ini.
"Saya tidak tahu bagaimana orang-orang bisa tidur di malam hari di tenda-tenda darurat mereka."
Pertukaran Sandera
Para pejabat Israel dan Hamas mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka telah mencapai kesepakatan untuk menukar jenazah para sandera yang tewas dengan pembebasan ratusan tahanan Palestina.
Hal ini untuk menjaga gencatan senjata mereka yang rapuh tetap utuh setidaknya untuk beberapa hari lagi.
Israel telah menunda pembebasan 600 tahanan Palestina sejak Sabtu untuk memprotes apa yang disebutnya sebagai perlakuan kejam terhadap sandera selama pembebasan mereka oleh Hamas.
Kelompok militan tersebut mengatakan penundaan tersebut merupakan "pelanggaran serius" terhadap gencatan senjata mereka dan bahwa perundingan tahap kedua tidak mungkin dilakukan hingga mereka dibebaskan.
Kebuntuan ini mengancam akan menghancurkan gencatan senjata ketika fase pertama kesepakatan yang berlangsung selama enam minggu berakhir akhir pekan ini.
Namun pada Selasa malam, Hamas mengatakan sebuah kesepakatan telah dicapai untuk menyelesaikan pertikaian tersebut selama kunjungan ke Kairo oleh delegasi yang dipimpin oleh Khalil al-Hayya, seorang pejabat politik tinggi dalam kelompok tersebut.
Terobosan itu tampaknya membuka jalan bagi pemulangan jenazah empat sandera lainnya dan ratusan tahanan tambahan yang dijadwalkan dibebaskan berdasarkan gencatan senjata.
Para tahanan yang sebelumnya dijadwalkan untuk dibebaskan “akan dibebaskan bersamaan dengan jenazah para tahanan Israel yang telah disetujui untuk diserahkan”, bersamaan dengan pembebasan sejumlah tahanan Palestina baru, kata pernyataan Hamas.
Seorang pejabat Israel, yang berbicara dengan syarat anonim karena ia tidak berwenang berbicara kepada media, mengonfirmasi kesepakatan untuk membawa pulang jenazah-jenazah tersebut dalam beberapa hari mendatang.
Ia tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Namun, laporan media Israel mengatakan pertukaran itu dapat dilakukan paling cepat pada hari Rabu.
Situs berita Ynet mengatakan jenazah warga Israel akan diserahkan kepada otoritas Mesir tanpa upacara publik apa pun.
Hamas telah membebaskan para sandera, dan jenazah empat sandera yang telah tewas, dalam sebuah upacara publik besar di mana warga Israel diarak-arak dan dipaksa melambaikan tangan kepada khalayak besar.
Israel, bersama dengan Palang Merah dan pejabat PBB, mengatakan upacara tersebut mempermalukan para sandera, dan Israel akhir pekan lalu menunda pembebasan tahanan yang dijadwalkan sebagai bentuk protes.
Kesepakatan terbaru ini akan melengkapi kewajiban kedua belah pihak pada tahap pertama gencatan senjata — di mana Hamas akan memulangkan 33 sandera — termasuk delapan mayat — sebagai ganti hampir 2.000 tahanan Palestina.
Hal ini juga dapat membuka jalan bagi kunjungan utusan Timur Tengah Gedung Putih, Steve Witkoff, ke wilayah tersebut.
(Tribunnews.com/Chrysnha)
Tag: #bayi #meninggal #kedinginan #gaza #update #pertukaran #sandera #hamas #israel #capai #kesepakatan #baru