5 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Melemahkan Gigi, Banyak Orang Tak Sadar
Ilustrasi memeriksakan kesehatan gigi (Dok. Freepik)
19:30
21 Januari 2026

5 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Melemahkan Gigi, Banyak Orang Tak Sadar

 – Gigi yang sehat bukan hanya soal gigi tampak putih bersih atau rutin menyikat, tetapi juga bagaimana kita menjaga enamel, lapisan terluar gigi yang berfungsi sebagai pelindung dari kerusakan, pengikisan asam, dan sensitifitas.

Sebagian besar kerusakan gigi disebabkan oleh kebiasaan yang tampaknya tidak berbahaya bagi gigi.

Beberapa kebiasaan sehari-hari tersebut, tanpa disadari bisa melemahkan gigi secara perlahan, menyebabkan enamel menipis dan membuat gigi mudah rusak.

Melansir dari laman Time of India pada Rabu (21/01), menyebutkan lima hal yang dapat merusak dan melemahkan gigi.

Berikut lima kebiasaan yang sering dianggap sepele tetapi berdampak besar pada kesehatan gigi anda.

  1. Menyikat gigi terlalu keras

Menyikat gigi dengan tekanan kuat dan menggunakan toothbrush berbulu keras sering dianggap membersihkan lebih bersih.

Kenyataannya, tindakan ini justru menyebabkan enamel terkikis lebih cepat dan gusi mudah iritasi atau turun.

Dokter gigi menyarankan anda memakai sikat berbulu lembut dan teknik menyikat dengan gerakan lembut untuk melindungi permukaan gigi.

  1. Sering mengonsumsi makanan dan minuman asam atau manis

Gaya hidup modern sering melibatkan konsumsi minuman bersoda, jus buah, minuman energi, kopi, dan makanan tinggi gula.

Asam dan gula dalam makanan bertindak ganda, memberi bahan bakar bagi bakteri penyebab kerusakan gigi, dan menurunkan ph di mulut, sehingga enamel menjadi lebih rentan erosi.

Kondisi dimana semakin lama gigi terpapar minuman atau makanan ini, struktur enamel menjadi lebih kasar dan lemah, sehingga membuat gigi lebih mudah berlubang.

  1. Tidak cukup minum air / dehidrasi

Air bukan hanya membuat tubuh tetap terhidrasi, tetapi air liur yang dihasilkan tubuh adalah pertahanan utama mulut terhadap pengikisan asam.

Ketika tubuh kurang air, produksi saliva menurun sehingga mulut kurang mampu menetralisir asam dan membersihkan partikel makanan secara alami.

Kebiasaan ini menyebabkan situasi mulut yang lebih asam dan enamel yang lebih cepat rapuh.

  1. Cara pemutihan gigi yang salah

Di era media sosial, banyak metode untuk memutihkan gigi yang beredar di internet, seperti memakai baking soda, lemon, atau arang aktif.

Namun bahan-bahan ini bisa bersifat abrasif atau asam pada permukaan gigi, yang justru mempercepat wear and tear (pengikisan) enamel.

Efeknya bisa membuat permukaan gigi menjadi kasar dan lebih sensitif terhadap makanan dingin, panas, atau manis.

Pemutihan gigi hanya dilakukan dengan produk yang aman dan diawasi professional atau dokter gigi.

  1. Mengabaikan peran pasta gigi yang tepat

Tidak semua pasta gigi diciptakan sama, banyak pasta gigi yang difokuskan hanya pada bau mulut atau pemutihan tampilan, bukan perlindungan enamel.

Sementara enamel yang rusak tidak bisa tumbuh kembali, pasta gigi dengan formula fluoride atau remineralisasi dapat membantu memperkuat dan melindungi enamel dari serangan asam berulang.

 Menjaga gigi tetap kuat dan sehat bukan hanya soal rutinitas menyikat dua kali sehari. Pilihan dalam diet, cara menyikat, dan kebiasaan sehari-hari sangat memengaruhi umur enamel gigi.

Hindari kebiasaan yang melemahkan gigi dan beralihlah ke gaya hidup yang mendukung kesehatan mulut secara keseluruhan, mulai dari hidrasi yang baik, pola makan seimbang, hingga penggunaan produk perawatan gigi yang tepat.

Dengan memahami dan mengubah kebiasaan sederhana ini, anda tidak hanya menjaga gigi dari kerusakan, tetapi juga mempertahankan senyum sehat dan kuat untuk masa depan.

 

Editor: Novia Tri Astuti

Tag:  #kebiasaan #sehari #hari #yang #diam #diam #melemahkan #gigi #banyak #orang #sadar

KOMENTAR