Kena Petasan Saat Bela Cremonese, Profesionalisme Emil Audero Dipuji
Kiper Cremonese, Emil Audero, mengalami cedera setelah ledakan suar di lapangan pada laga Serie A Italia antara US Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026.(AFP/PIERO CRUCIATTI)
07:05
2 Februari 2026

Kena Petasan Saat Bela Cremonese, Profesionalisme Emil Audero Dipuji

- Petaka menimpa Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero yang terkena lemparan petasan kala membela Cremonese dalam laga melawan Inter Milan di Liga Italia.

Cremonese kembali harus tertunduk lesu usai kalah dari Inter Milan pada pekan ke-23 Liga Italia di Stadion Giovanni Zini pada Senin (2/2/2026) dini hari.

Dalam laga ini, Cremonese kembali mengandalkan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, yang sayangnya harus rela kebobolan dua gol dari Inter Milan.

Dua gol Inter Milan dalam pertandingan ini dicetak oleh Lautaro Martinez pada menit ke-16 dan Piotr Zielinski pada menit ke-31.

Namun, nasib malang menimpa kiper Cremonese, Emil Audero yang harus terluka karena petasan yang dilempar oleh suporter.

Baca juga: Rapor Emil Audero di Cremonese Vs Inter Milan 0-2: Terkena Flare, Hampir Buat Blunder

Peristiwa ini berlangsung pada menit ke-49 dan Emil Audero harus menerima perawatan sebelum kembali mengawal gawang Cremonese.

Solidaritas Bastoni untuk Emil Audero

Kiper Cremonese dan Timnas Indonesia, Emil Audero, mengalami cedera setelah ledakan suar di lapangan pada laga Serie A Italia antara US Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026.AFP/PIERO CRUCIATTI Kiper Cremonese dan Timnas Indonesia, Emil Audero, mengalami cedera setelah ledakan suar di lapangan pada laga Serie A Italia antara US Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026.

Nasib sial yang menimpa Emil Audero kemudian mendapatkan tanggapan dari bek Inter, Alessandro Bastoni.

Bastoni sendiri punya koneksi dengan Cremonese, mengingat dirinya lahir di Cremona dan sang ayah pernah bermain untuk tim tersebut.

"Ini adalah sesuatu yang harus dikutuk ini adalah hal sangat berbahaya yang tidak boleh dilakukan," ujar Bastoni.

"Saya hanya bisa menyatakan solidaritas kepada Emil Audero. Semoga hal seperti ini tidak terjadi lagi," imbuhnya.

Baca juga: Di Tengah Krisis Skuad Liverpool, Curtis Jones Diminati Inter Milan

Beppe Marotta Kutuk Insiden Emil Audero

Selain Bastoni, Presiden Inter Milan, Beppe Marotta pun turut memberikan komentar atas insiden yang menimpa Emil Audero.

Marotta mengungkapkan bahwa insiden meluncurnya flare dan melukai pemain adalah sebuah tindakan yang bodoh.

Selepas kejadian ini, Marotta berharap pihak yang berwenang segera melakukan investigasi, seraya memuji sikap Emil Audero yang menyelesaikan pertandingan hingga akhir.

“Situasi yang belum pernah saya alami selama bertahun-tahun dalam karier saya. (Itu adalah) tindakan sensasional atas nama anti-sportivitas. Saya tahu pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan mereka," ujarnya.

“Mungkin ini insiden terisolasi, kami sedang menunggu hasil investigasi, tetapi kami berpikir sama seperti semua penggemar. Kami memiliki kewajiban untuk menciptakan budaya dan mencegah situasi seperti ini. Kami mengutuk insiden luar biasa ini.

Baca juga: Cristian Chivu Was-was Jelang Dortmund Vs Inter Milan di Liga Champions

“Kami juga ingin berterima kasih kepada Audero atas profesionalismenya karena  pertandingan ini dapat dimainkan hingga selesai," imbuh Marotta.

Selepas kekalahan 0-2 dari Inter Milan, Cremonese kini duduk di peringkat ke-15 klasemen sementara Liga Italia dengan raihan 23 poin.

Sedangkan Inter, makin perkasa di puncak klasemen Liga Italia dengan 55 poin, unggul 8 poin dari rival sekota, AC Milan yang belum memainkan 1 pertandingan pekan ke-23.

Tag:  #kena #petasan #saat #bela #cremonese #profesionalisme #emil #audero #dipuji

KOMENTAR