Kimia Farma Diagnostika Gandeng Pfizer, Perkuat Program Vaksinasi Nasional
PT Kimia Farma Diagnostika, anak usaha PT Kimia Farma Tbk (KAEF), menjalin kerja sama dengan PT Pfizer Indonesia untuk memperkuat program vaksinasi nasional.
Ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.
Kolaborasi ini juga diarahkan untuk meningkatkan edukasi masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi pneumonia sebagai investasi kesehatan jangka panjang, baik dari sisi klinis maupun ekonomi.
Baca juga: Holding BUMN Farmasi Mau Dirombak, Kimia Farma Lepas dari Bio Farma
Ilustrasi vaksin.
Kimia Farma Diagnostika merupakan perusahaan penyedia layanan kesehatan terintegrasi yang berkomitmen mendukung transformasi layanan kesehatan modern berbasis sains dan berkelanjutan.
Pneumonia masih menjadi salah satu penyebab utama kematian dan hospitalisasi di Indonesia, baik pada bayi maupun orang dewasa.
Selain itu, penyakit ini juga tercatat sebagai penyebab utama nomor satu hospitalisasi pada jemaah haji dan umrah.
Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya kepadatan, kelelahan fisik, serta paparan lingkungan selama menjalankan ibadah.
Baca juga: Kimia Farma (KAEF) dan RSCM Perluas Layanan Terapi Stem Cell di RSHS
Meskipun vaksin pneumonia belum termasuk vaksin yang diwajibkan, vaksinasi pneumonia dapat dipertimbangkan sebagai vaksin tambahan untuk membantu melindungi jemaah dari risiko infeksi.
Dengan demikian, umat dapat menjalani ibadah haji dan umrah dengan lebih aman serta kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat dan terlindungi.
Kerja sama antara PT Kimia Farma Diagnostika dan PT Pfizer Indonesia bertujuan meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Kolaborasi ini juga mencerminkan komitmen kedua perusahaan dalam memberikan kontribusi nyata terhadap kesehatan masyarakat serta mendukung transformasi sistem kesehatan yang lebih modern.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China mengatakan, HMPV bisa menyebabkan flu biasa dan masalah pernapasan seperti bronkitis dan pneumonia.
Baca juga: Kimia Farma Tekan Rugi, Genjot Efisiensi dan Inovasi Kesehatan
Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika Arie Genipa Suhendi mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas peran layanan kesehatan yang tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif.
"Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan komitmen kami untuk tidak hanya menyediakan layanan kesehatan terintegrasi, tetapi juga berperan aktif dalam pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia," tutur Arie dalam siaran pers, Senin (16/2/2026).
"Dengan kolaborasi ini, kami yakin dapat memperkuat program vaksinasi nasional dan memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan bangsa," ujar Arie.
Sebagai bagian dari implementasi kerja sama, kedua perusahaan juga menyelenggarakan seminar ilmiah yang bertujuan memperkuat pemahaman tenaga kesehatan, pemangku kepentingan, serta masyarakat mengenai manfaat vaksinasi.
Baca juga: Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Kimia Farma Sebar Layanan Kesehatan ke Pelosok
Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tentang peran vaksinasi dalam meningkatkan kualitas hidup serta produktivitas ekonomi masyarakat.
PT Kimia Farma Diagnostika dan PT Pfizer Indonesia berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.
Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan dapat memperkuat keselarasan visi kedua perusahaan dalam menciptakan sistem layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih terjangkau.
Tag: #kimia #farma #diagnostika #gandeng #pfizer #perkuat #program #vaksinasi #nasional