Rebalancing MSCI Tekan Tiga Saham RI, INDF Masih Direkomendasikan
Perubahan komposisi indeks Morgan Stanley Capital International berpotensi menekan tiga saham asal Indonesia dalam jangka pendek.
Ketiganya yakni PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), dan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO).
MSCI merilis hasil tinjauan berkala periode Maret 2026. Perubahan berlaku setelah penutupan perdagangan 27 Februari 2026 dan efektif pada 2 Maret 2026.
Hasil tinjauan menunjukkan INDF turun dari MSCI Global Standard Indexes ke MSCI Small Cap Indexes. ACES dan CLEO keluar dari MSCI Small Cap Indexes sehingga tidak lagi masuk dalam indeks global tersebut.
Baca juga: MSCI Rombak Saham RI, INDF Turun Kelas dan Dua Emiten Terdepak
Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia Ahmad Faris Mu’tashim menilai perubahan ini berpotensi memicu arus keluar dana pasif asing. Sejumlah institusi global menjadikan MSCI sebagai acuan portofolio.
“Dari sisi fund flow, tentunya dampak downgrade-nya INDF dan didepaknya dua emiten yaitu ACES dan CLEO menjadi katalis negatif bagi ketiga emiten tersebut karena dana pasif dari institusi asing yang menggunakan acuan indeks MSCI,” ujar Ahmad Faris, Kamis (12/2/2026).
Meski begitu, ia melihat peluang akumulasi terutama pada INDF. Sektor konsumer dan ritel mulai menunjukkan tanda pemulihan seiring membaiknya daya beli.
“Untuk pertimbangan buy on weakness dari sisi makro sektor konsumer dan ritel akan mengalami pemulihan kinerja seiring naiknya daya beli,” paparnya.
Faris mengingatkan investor tetap selektif. CLEO mencatat penurunan rasio Return on Assets dan Return on Equity dalam tiga kuartal terakhir. ACES menghadapi tekanan operasional yang tercermin dari penurunan same store sales growth.
“Dari ketiga saham tersebut ACES dan CLEO memiliki issue pelambatan kinerja yang tergambar dari rasio ROA ROE selama tiga kuartal terakhir untuk CLEO, dan penurunan same store sales growth pada ACES,” beber Ahmad.
Baca juga: Saham INDF Turun Kelas, ACES dan CLEO Didepak dari MSCI Small Cap, Jual atau Beli?
INDF dinilai lebih defensif secara fundamental. Secara annualized, kinerja masih tumbuh meski sempat melambat pada kuartal III 2025. Pemulihan Indeks Keyakinan Konsumen dalam dua bulan terakhir turut menjadi sentimen positif untuk kinerja kuartal IV.
Secara teknikal, Faris merekomendasikan buy on weakness untuk INDF dengan memanfaatkan potensi koreksi akibat sentimen MSCI. Untuk ACES dan CLEO, ia menyarankan investor menunggu kinerja kuartal IV 2025.
Analis MNC Sekuritas juga memberikan pandangan teknikal. INDF direkomendasikan buy on weakness dengan support 6.525 dan resistance 6.925. Target price berada di 7.025 hingga 7.275.
ACES direkomendasikan buy if break dengan support 396 dan resistance 410. Target kenaikan berada di 422 sampai 432 jika harga menembus resistance.
CLEO direkomendasikan trading buy dengan support 384 dan resistance 410. Target penguatan berada di 422 hingga 430.
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.
Tag: #rebalancing #msci #tekan #tiga #saham #indf #masih #direkomendasikan