Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Naik 0,7 Persen ke Posisi Rp 16.864 per Dollar AS
Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat tipis pada awal perdagangan, Senin (9/2/2026). Mata uang garuda naik di level Rp 16.864 per dollar Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.57 WIB, rupiah menguat 0,07 persen dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (6/2/2026) yang berada di posisi Rp 16.876 per dollar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut rupiah berpeluang menguat terhadap dollar Amerika Serikat seiring membaiknya sentimen risk on di pasar global, yang mendorong minat investor kembali ke aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang. Pelemahan dollar AS dan pergerakan positif di pasar keuangan global memberi ruang bagi rupiah untuk menguat dalam jangka pendek.
Meski demikian, penguatan rupiah diperkirakan masih akan bersifat terbatas. Sentimen domestik dinilai belum sepenuhnya pulih, sehingga investor cenderung menahan posisi dan bersikap hati-hati.
Baca juga: Fitur Pocket Rupiah BCA Diminati 40.000 Pengguna, Bantu Kelola Keuangan
Pelaku pasar saat ini juga menantikan rilis data survei kepercayaan konsumen yang dijadwalkan keluar siang ini, yang akan menjadi indikator penting untuk membaca arah konsumsi dan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi ke depan.
“Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen risk on global. Namun penguatan diperkirakan terbatas mengingat sentimen domestik yg masih lemah, investor menantikan data survei kepercayaan konsumen siang ini,” ujar Lukman kepada Kompas.com.
Dengan kombinasi sentimen global yang membaik dan kehati-hatian terhadap faktor domestik, pergerakan rupiah diperkirakan akan berada dalam kisaran 16.800-16.900 per dollar AS, sambil menunggu katalis baru yang dapat memberikan arah pergerakan.
Di lain sisi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menguat pada awal perdagangan Senin ini. Pada sesi awal, IHSG berada di level 7.951,53, naik 16,27 poin atau 0,21 persen dibandingkan penutupan Jumat pekan lalu.
Indeks dibuka di posisi 7.970,02, kemudian menyentuh level tertinggi 7.983,61 sebelum tertekan hingga level terendah 7.863,01. Meski demikian, tekanan jual berangsur mereda sehingga IHSG kembali bergerak di zona hijau.
Baca juga: Dibuka Menguat, IHSG Berbalik Melemah ke Level 7.868
Aktivitas perdagangan tercatat cukup aktif. Hingga sesi berjalan, volume transaksi mencapai 12,45 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 5,22 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 716.434 kali. Dari total saham yang diperdagangkan, 284 saham menguat, 371 saham melemah, dan 157 saham stagnan.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) menyentuh l Rp 14.423,70 triliun.
Tag: #rupiah #dibuka #menguat #tipis #naik #persen #posisi #16864 #dollar