Senggol Mitra SPPG yang Kerap Pakai Peralatan Dapur Bekas, Waka BGN: Ini Kurang Ajar!
Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang/(Istimewa).
11:56
9 Februari 2026

Senggol Mitra SPPG yang Kerap Pakai Peralatan Dapur Bekas, Waka BGN: Ini Kurang Ajar!

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang mengingatkan kepada mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menyediakan peralatan dapur yang baru.    Pasalnya, kejadian di salah satu SPPG di Boyolali yang pekan lalu mengalami insiden keamanan pangan, Ia menemukan mitra SPPG yang menyediakan chiller bekas, kulkas bekas dalam kondisi bermasalah.    Karena itu Nanik berpesan kepada juru masak yang lebih memahami kondisi alat, untuk memberitahu Kepala SPPG agar segera meminta alat pengganti kepada Mitra.    Sebab, Mitra-lah yang bertanggung jawab untuk menyediakan peralatan dapur yang baru, dan berkualitas. Mitra yang tidak mau memperbarui peralatan dapur akan disuspend, sampai mereka memenuhi kewajibannya.   “Kalau ada alat rusak, harus Mitra yang ganti. Peralatan minta yang bagus, seperti apa di juknisya. Jangan kayak di Boyolali, chillernya bekas, kulkasnya bekas, semuanya bekas. Ini kan kurang ajar. Dia terima Rp6 juta sehari tapi barang bekas ditaruh,” kata Nanik saat memberikan pengarahan langsung dalam acara Koordinasi dan Evaluasi untuk para Ahli Gizi Akuntan, dan Chef se Kabupaten Pacitan, Ponorogo, dan Trenggalek di Hurya Balroom, Pacitan, akhir pekan lalu Februari 2026.  

  Ia mengingatkan kepada ahli gizi, akuntan serta Asisten Lapangan (Aslap) untuk memeriksa semua bahan makanan yang akan dimasak di dapur Satuan Pelaksana Pelayanan Gizi (SPPG) dengan teliti. Ketelitian ekstra harus dilakukan untuk mencegah terjadinya insiden keamanan pangan dari awal.    “Bahan baku kalau memang dari awal sudah ada tanda-tanda ayam itu nggak sehat, sayuran nggak sehat, tahu mungkin nggak sehat, segera kembalikan ke mitra,” kata Nanik saat memberikan pengarahan langsung dalam acara Koordinasi dan Evaluasi untuk para Ahli Gizi Akuntan, dan Chef se Kabupaten Pacitan, Ponorogo, dan Trenggalek di Hurya Balroom, Pacitan, akhir pekan lalu Februari 2026.   Lebih lanjut, Nanik juga memerintahkan kepada para ahli gizi dan akuntan untuk menolak intervensi yang sering dilakukan mitra SPPG ke dapur-dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Apalagi jika mitra dengan sembarangan mengubah-ubah menu yang sudah disusun Pengawas Gizi.    Menurut Nanik, biasanya mereka mengintervensi dengan dalih karena ahli gizi masih junior, atau masih belum berpengalaman serta tidak tahu harga pangan.   “Kalau ada yang berani mengubah, saya suspend! Biar mereka rasakan,” kata Ketua Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian dan Lembaga untuk Pelaksanaan Program MBG itu dengan tegas.   “Karena saya tahu, mereka akan memilihkan produk yang kurang bagus, supaya bisa ambil untung banyak. (Sorak sorai riuh dan tepuk tangan) Awas saja! Ini yang bikin keracunan mulai dari pemilihan bahan baku yang nggak bener,” pungkasnya.  

Editor: Mohamad Nur Asikin

Tag:  #senggol #mitra #sppg #yang #kerap #pakai #peralatan #dapur #bekas #waka #kurang #ajar

KOMENTAR