5 Emiten Prajogo Pangestu Kompak Gelar Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 6,75 T
Perusahaan milik Pragojo Pengestu PT Chandra Daya Investasi Tbk mencatatkan diri di BEI, di mana harga IPO saham CDIA adalah sebesar Rp 190 per lembar.()
16:16
5 Februari 2026

5 Emiten Prajogo Pangestu Kompak Gelar Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 6,75 T

– Lima emiten terafiliasi konglomerat Prajogo Pangestu kompak mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan total dana mencapai Rp 6,75 triliun. Aksi korporasi ini dilakukan dalam periode Februari hingga Mei 2026.

Kelima emiten tersebut yakni PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).

Dikutip dari keterbukaan informasi, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mengalokasikan dana buyback secara bertahap hingga maksimal Rp 1 triliun. Program ini dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai 4 Februari 2026 hingga 3 Mei 2026.

Baca juga: TOWR Siapkan Rp 300 Miliar untuk Buyback Saham, Ini Rinciannya

"Menurut hasil analisis laporan perusahaan, pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kinerja operasional dan pendapatan perusahaan karena perusahaan memiliki modal kerja dan arus kas yang mencukupi kebutuhan dana untuk melaksanakan buyback," ungkap Manajemen BRPT.

Manajemen menyebut dana buyback berasal dari kelebihan kas (excess cash) sehingga tidak mengganggu aktivitas operasional. Aksi ini juga menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas harga saham dan mengoptimalkan struktur permodalan.

Emiten lainnya, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), menyiapkan dana Rp 2 triliun untuk buyback yang dilakukan tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Periode pelaksanaan berlangsung pada 4 Februari 2026 hingga 3 Mei 2026.

Baca juga: IHSG Bergejolak, BTN Belum Berencana Buyback Saham

Dalam keterbukaan informasi, manajemen TPIA menyebut jumlah saham yang dapat dibeli kembali maksimal 250 juta saham atau sekitar 0,29 persen dari total saham yang telah dikeluarkan dan disetor penuh.

"Rencana buyback saham ini dilakukan sebagai salah satu upaya TPIA untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham," tulis manajemen TPIA.

Serupa dengan TPIA, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) juga menganggarkan dana maksimal Rp 750 miliar untuk periode 4 Februari 2026 sampai 3 Mei 2026. Dana tersebut berasal dari kas internal yang telah disisihkan dan dipastikan tidak mengganggu operasional.

"Perusahaan berkeyakinan bahwa pelaksanaan transaksi buyback tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha, mengingat perusahaan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk membiayai transaksi pembelian saham," ungkap Manajemen CUAN.

Baca juga: Rukun Raharja (RAJA) Bakal Buyback Saham, Siapkan Rp 250 Miliar

Pelaksanaan buyback CUAN mengacu pada ketentuan Pasal 8 POJK 13/2023 serta tetap memperhatikan batas maksimal pembelian kembali saham dan ketentuan free float.

Sementara itu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menyiapkan dana Rp 1 triliun termasuk biaya transaksi untuk periode 6 Februari 2026 hingga 5 Mei 2026.

“Pembelian kembali saham tidak akan mengakibatkan menurunnya pendapatan CDIA dan tidak ada dampak yang signifikan atas pembiayaan,” tulis Manajemen CDIA.

Adapun PT Barito Renewables Tbk (BREN) menganggarkan dana Rp 2 triliun untuk buyback saham yang telah mencakup biaya transaksi dan perantara perdagangan.

Aksi korporasi ini dilakukan tanpa RUPS dengan mengacu pada POJK Nomor 29 Tahun 2023 dan berlangsung pada 4 Februari hingga 3 Mei 2026. BREN menunjuk BNI Sekuritas sebagai perantara perdagangan efek.

Baca juga: Harga Saham BBCA Anjlok, BCA Berencana Buyback hingga Rp 5 Triliun

Manajemen BREN menegaskan buyback tidak akan berdampak negatif material terhadap kegiatan usaha karena perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup.

Aksi korporasi ini diharapkan memberi fleksibilitas dalam mencapai struktur permodalan yang efisien serta mencerminkan kinerja perseroan melalui harga saham.

Berdasarkan data perdagangan Kamis (5/2/2026), harga saham kelima emiten tersebut bergerak bervariasi.

Saham BRPT berada di level Rp 2.140 per saham atau naik 0,47 persen secara harian, namun masih turun 32,92 persen dalam sebulan terakhir.

TPIA diperdagangkan di level Rp 7.225 per saham, menguat 5,47 persen hari ini dan naik 1,40 persen dalam satu bulan terakhir.

BREN tercatat di harga Rp 8.200 per saham atau stagnan secara harian, tetapi masih melemah 15,03 persen dalam sebulan terakhir.

CUAN berada di level Rp 1.720 per saham, naik 0,29 persen hari ini, meski dalam satu bulan terakhir terkoreksi 23,21 persen.

Sementara itu, CDIA menguat 3,70 persen ke Rp 1.120 per saham, namun dalam sebulan terakhir telah melemah 34,12 persen.

Tag:  #emiten #prajogo #pangestu #kompak #gelar #buyback #saham #siapkan #dana

KOMENTAR