Eden Hazard Berharap Cesc Fabregas Jadi Pelatih Chelsea
Mantan pemain Chelsea, Eden Hazard, memberikan pernyataan menarik mengenai masa depan mantan rekan setimnya di Stamford Bridge, Cesc Fabregas.
Hazard meyakini bahwa sosok asal Spanyol yang kini tengah menukangi tim Italia, Como 1907, tersebut memiliki takdir untuk kembali ke London sebagai juru taktik.
Pernyataan ini muncul saat Eden Hazard mengunjungi Italia untuk mempresentasikan label anggur produksinya.
Dalam kesempatan tersebut, ia memuji progres pesat Fabregas yang berhasil membawa Como bersaing di papan atas Serie A dan menjadi salah satu pelatih muda yang paling diperhitungkan saat ini.
Kedekatan emosional antara kedua pemain yang pernah membawa Chelsea merajai Liga Inggris tersebut menjadi landasan Hazard dalam memberikan saran karier kepada Fabregas.
Baca juga: Arsenal Vs Chelsea 1-0, Eberechi Eze Girang Antar Klub Idola ke Final
Menurut Hazard, pemahaman mendalam Fabregas terhadap filosofi klub menjadi modal berharga jika suatu saat ia memimpin skuad The Blues di Premier League.
"Sejujurnya, di musim panas kami sempat mengobrol sedikit," kata Hazard dikutip dari Football Italia, Kamis (5/2/2026).
"Saya mengatakan kepadanya bahwa dia adalah salah satu gelandang terbaik dalam sejarah dan bahwa dia ditakdirkan untuk menjadi salah satu pelatih terbaik juga."
Harapan ini bukan sekadar basa-basi. Sebagai penggemar setia, Hazard bermimpi bisa melihat Fabregas meracik strategi dari pinggir lapangan sementara ia memberikan dukungan dari tribun penonton.
“Saya menjelaskan kepadanya bahwa sudah saatnya dia kembali ke Chelsea, dan dia bercanda tentang itu, tetapi saya benar-benar percaya."
"Dia mencintai sepak bola dan tahu segalanya tentang tempat ini. Saya adalah penggemar Chelsea, dan saya menginginkan yang terbaik untuk klub."
"Itulah mengapa saya bermimpi melihat Cesc di bangku cadangan mereka, sementara saya akan tetap berada di tribun di belakangnya, menikmati pertunjukan.”
Baca juga: Arsenal Vs Chelsea 1-0, Mikel Arteta Sebut Meriam London Sudah Tunggu Momen Ini
Filosofi Anti-Robot di Como 1907
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, saat menangani kubu milik Grup Djarum asal Indonesia tersebut di ajang Liga Italia 2025-2026.
Keberhasilan Fabregas musim ini memang tidak lepas dari tangan dinginnya di Como 1907.
Hingga pekan ini, klub milik Hartono Bersaudara tersebut nangkring di posisi keenam klasemen Serie A, sebuah pencapaian luar biasa bagi tim yang baru saja beranjak naik kelas ke kasta tertinggi.
Fabregas dikenal dengan pendekatan sepak bola yang atraktif dan memberikan ruang kreativitas bagi para pemainnya.
Ia secara tegas menolak pola permainan yang terlalu kaku dan membatasi ekspresi individu di lapangan hijau.
“Ketika para pemain memahami sepak bola dengan cara yang sama, permainan itu milik mereka, bukan milik pelatih,” ucap Fabregas usai mengalahkan Lazio beberapa waktu lalu.
“Saya tidak percaya pada sepak bola yang robotik,” katanya menambahkan.
Pandangan Hazard Mengenai Kenan Yildiz
Selain membicarakan mantan timnya, Hazard juga menyinggung talenta muda berbakat yang sedang bersinar di Italia, Kenan Yildiz.
Baca juga: Skor Arsenal Vs Chelsea 1-0, Declan Rice: Kami Pantas Mendapatkannya!
Bintang muda milik Juventus tersebut menarik perhatian Hazard karena gaya mainnya yang dinilai lebih cocok untuk raksasa Spanyol.
“Anak-anak saya sangat mengidolakan Yildiz. Mereka ingin banyak video Yildiz dan berharap bisa melihatnya bermain di Liga Primer,” tegas Hazard.
“Menurut saya, dia lebih cocok menjadi pemain tipe Real Madrid,” tutup mantan pemain Chelsea itu.
Tag: #eden #hazard #berharap #cesc #fabregas #jadi #pelatih #chelsea