Bulog Mau Jadi Badan Otonom, Bakal Diatur di UU Pangan
Direktur Utama PT Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).(KOMPAS.com/Syakirun Ni'am)
21:28
21 Januari 2026

Bulog Mau Jadi Badan Otonom, Bakal Diatur di UU Pangan

- Direktur Utama PT Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyebut perubahan Bulog menjadi badan otonom di bawah presiden akan diatur dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pangan.

Rizal mengatakan, RUU Pangan saat ini tengah digodok di Komisi IV DPR RI yang membidangi tentang pangan, kehutanan, hingga kelautan.

“Beralihnya Bulog nanti jadi lembaga itu adalah kewenangan dari Komisi VI DPR RI, dalam ini yang merancang undang-undangnya. Nanti masuk dalam Rancangan Undang-Undang Pangan,” kata Rizal saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu.

Rizal mengatakan, rencana perubahan kelembagaan itu didukung Komisi VI DPR RI yang membidangi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) hari ini.

Menurutnya, Komisi VI DPR RI juga mendorong agar Komisi IV segera menyelesaikan pembahasan RUU Pangan tersebut.

Rizal membenarkan, ketika RUU Pangan itu disahkan Bulog secara otomatis akan menjadi lembaga yang mengurus pangan di bawah presiden.

“Siap, seperti itu,” ujar Rizal.

Adapun pemerintah saat ini memiliki Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang bertugas mengatur stabilitas dan ketersediaan pangan.

Menurut Rizal, ketika sudah menjadi badan di bawah presiden, nantinya dua kedeputian di Bapanas akan ditarik ke Bulog.

Sementara, kedeputian lainnya akan kembali ditarik ke Kementerian Pertanian.

“Dilebur, enggak dibubarkan, tapi dilebur,” tutur Rizal.

Rencana transformasi Bulog

Sebelumnya, Rizal juga pernah mengungkapkan rencana transformasi Bulog dari perusahaan BUMN menjadi badan otonom di bawah presiden.

Pensiunan Jenderal TNI Angkatan Darat itu menyebut, Presiden Prabowo Subianto ingin Bulog berperan strategis dalam sektor pangan seperti era 1978-1993.

Saat itu, Bulog tidak hanya mengurus beras seperti sekarang, melainkan banyak komoditas pangan lain.

“Namanya mandiri itu kan kita harus pegang sendiri beras, minyak, gula tepung, apa, telur, dan sebagainya daging, harus kita pegang sendiri. Jangan dipegang orang lain. Itu namanya mandiri. Harapannya Bulog seperti itu,” kata Rizal di kantornya, Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Tag:  #bulog #jadi #badan #otonom #bakal #diatur #pangan

KOMENTAR