Harga Pangan Nasional Kompak Turun 21 Januari 2026, Cabai Merah Besar Anjlok 10 Persen
Pedagang menata cabai merah di pasar Cibubur, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
11:47
21 Januari 2026

Harga Pangan Nasional Kompak Turun 21 Januari 2026, Cabai Merah Besar Anjlok 10 Persen

Baca 10 detik
  • Pada Rabu (21/1/2026), Badan Pangan Nasional mencatat banyak komoditas strategis mengalami penurunan harga nasional.
  • Penurunan harga paling signifikan terjadi pada kelompok cabai, seperti cabai merah besar dan cabai keriting.
  • Stabilitas harga juga terlihat pada produk hewani, beras, dan beberapa jenis minyak goreng di pasar nasional.

Sejumlah komoditas pangan strategis secara umum tercatat mengalami penurunan harga pada Rabu (21/1/2026).

Data tersebut berdasarkan panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang merangkum rata-rata harga pangan nasional dari zona pasar di Indonesia.

Penurunan harga terlihat pada berbagai kelompok komoditas, mulai dari cabai, bawang, hingga produk protein hewani seperti daging dan telur. Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat.

Salah satu penurunan paling tajam terjadi pada cabai merah besar. Komoditas ini tercatat berada di angka Rp33.111 per kilogram, turun Rp3.706 atau setara 10,07 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Harga cabai merah keriting juga terpantau turun cukup dalam. Rata-rata nasional cabai merah keriting berada di level Rp34.332 per kilogram, turun Rp2.800 atau 7,54 persen.

Sementara itu, cabai rawit merah ikut mengalami koreksi. Harga rata-rata cabai rawit merah tercatat Rp48.536 per kilogram, turun Rp2.414 atau 4,74 persen.

Pada kelompok bumbu dapur, bawang putih bonggol tercatat berada di angka Rp38.125 per kilogram. Komoditas ini turun Rp539 atau 1,39 persen.

Harga bawang merah juga terpantau mengalami penurunan. Rata-rata nasional bawang merah kini berada di level Rp40.851 per kilogram, turun Rp1.008 atau 2,41 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Harga gula konsumsi juga terpantau melemah tipis. Rata-rata nasional gula konsumsi berada di level Rp18.097 per kilogram, turun Rp29 atau 0,16 persen.

Selain itu, garam konsumsi tercatat turun Rp314 atau 2,73 persen. Harga rata-rata garam konsumsi kini berada di angka Rp11.177 per kilogram.

Di sisi lain, harga telur ayam ras tercatat Rp30.663 per kilogram. Telur ayam ras mengalami penurunan Rp190 atau 0,62 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Harga daging ayam ras juga terpantau turun. Rata-rata nasional daging ayam ras berada di angka Rp38.604 per kilogram, turun Rp504 atau 1,29 persen.

Sementara komoditas daging, daging sapi murni tercatat Rp135.599 per kilogram atau turun Rp396 (0,29 persen). Sedangkan daging kerbau segar lokal berada di angka Rp136.842 per kilogram, turun Rp4.023 atau 2,86 persen.

Tak hanya itu, daging kerbau beku impor juga mengalami penurunan. Harga rata-rata daging kerbau beku impor tercatat Rp108.693 per kilogram, turun Rp1.987 atau 1,80 persen.

Pada komoditas olahan berbasis gandum, tepung terigu curah tercatat Rp9.627 per kilogram, turun Rp45 atau 0,47 persen. Sementara tepung terigu kemasan berada di level Rp12.757 per kilogram, turun Rp132 atau 1,02 persen.

Di kelompok minyak goreng, Minyakita tercatat Rp17.479 per liter, turun Rp235 atau 1,33 persen. Minyak goreng curah berada di level Rp17.595 per liter, turun Rp82 atau 0,46 persen, sedangkan minyak goreng kemasan tercatat Rp 20.953 per liter, turun tipis Rp 12 atau 0,06 persen.

ilustrasi ikan tongkol (Pexels/Dominiquemel16 Ramos) Perbesarilustrasi ikan tongkol (Pexels/Dominiquemel16 Ramos)

Adapun pada komoditas ikan, sejumlah harga juga bergerak turun. Ikan tongkol tercatat Rp 36.225 per kilogram, turun Rp277 atau 0,76 persen, sedangkan ikan bandeng berada di angka Rp35.030 per kilogram, turun Rp1.503 atau 4,11 persen.

Namun, tidak semua komoditas mengalami penurunan. Ikan kembung justru tercatat mengalami kenaikan tipis, dengan harga rata-rata nasional Rp44.233 per kilogram atau naik Rp47 setara 0,11 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Selain komoditas harian tersebut, data BPN juga menunjukkan penurunan harga pada kelompok pangan pokok. Beras premium tercatat Rp15.497 per kilogram, turun Rp98 atau 0,63 persen.

Sementara beras medium berada di level Rp13.448 per kilogram, turun tipis Rp9 atau 0,07 persen. Beras khusus lokal juga ikut turun menjadi Rp15.624 per kilogram, atau turun Rp67 setara 0,43 persen.

Untuk beras SPHP tercatat berada di angka Rp12.436 per kilogram, turun Rp13 atau 0,10 persen. Sedangkan beras medium non SPHP tercatat Rp13.827 per kilogram, turun Rp58 atau 0,42 persen.

Komoditas jagung untuk pakan ternak juga mengalami koreksi. Jagung Tk peternak tercatat Rp6.799 per kilogram, turun Rp231 atau 3,29 persen.

Di sisi lain, harga kedelai biji kering impor terpantau turun menjadi Rp10.756 per kilogram. Angka tersebut turun Rp135 atau 1,24 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Editor: Dythia Novianty

Tag:  #harga #pangan #nasional #kompak #turun #januari #2026 #cabai #merah #besar #anjlok #persen

KOMENTAR