PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) menyelenggarakan Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 di Smesco Indonesia, Jakarta, pada 22-23 Agustus 2025.
Dukung Kontribusi Nyata, PT HM Sampoerna Tbk Raih penghargaan ''Outstanding Contribution to the National Economy''
Kabar baik kembali diraih PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna). Dalam ajang CNBC Indonesia Awarding Night 2025, Sampoerna meraih penghargaan untuk kategori "Outstanding Contribution to the National Economy". Sampoerna dinilai mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui kontribusi signifikan di sektor pengolahan dan dampak berganda yang dihasilkan. Sebagai bagian dari Industri Hasil Tembakau (IHT), Sampoerna bukan hanya pelaku industri, tetapi penggerak ekonomi lintas sektor. Berdasarkan riset litbang Kompas mencatat bahwa aktivitas ekonomi Sampoerna menghasilkan dampak berganda senilai Rp204,1 triliun per tahun, setara dengan sekitar 1 persen PDB nasional. Hal ini tercermin dalam rasio multiplier sebesar 1,7 kali lipat, di mana setiap Rp1.000 dari aktivitas bisnis Sampoerna mampu menggerakkan nilai ekonomi hingga Rp1.700. Di samping itu, nilai tambah yang dihasilkan Sampoerna setara dengan 50 persen dari total PDB sektor IHT, menjadikannya kontributor tunggal terbesar dalam industri ini. Dampak ekonomi yang dihasilkan menjangkau jutaan individu, baik langsung maupun tidak langsung. Kontribusi ini juga menjalar ke berbagai sektor lain di antaranya pertanian Rp27,8 triliun melalui pembelian bahan baku seperti tembakau dan cengkih; ritel modern Rp6,9 triliun melalui distribusi produk di jaringan ritel nasional; serta logistik: Rp2,4 triliun dari aktivitas distribusi produk. Memperkuat Ekosistem Ekonomi Melalui Dukungan UMKM Selain kontribusi makro, Sampoerna berperan aktif dalam pengembangan UMKM melalui program keberlanjutan "Sampoerna untuk Indonesia", yang mencakup: Sampoerna Retail Community (SRC)
Membina lebih dari 250.000 toko kelontong tradisional di seluruh Indonesia melalui pelatihan, digitalisasi, dan integrasi teknologi. Berdasarkan Riset Kompas Gramedia (KG) Media, setelah bergabung dengan program SRC, toko-toko kelontong mengalami kenaikan omzet rata-rata hingga 42 persen. Secara keseluruhan, kontribusi ekonomi dari toko SRC mencapai Rp 236 triliun per tahun, setara dengan 11,36 persen dari PDB sektor retail nasional tahun 2022. Melatih lebih dari 97.000 peserta, membina 1.600 UMKM, dengan lebih dari 200 UMKM berhasil ekspor dan 80% terdigitalisasi.
Membina lebih dari 250.000 toko kelontong tradisional di seluruh Indonesia melalui pelatihan, digitalisasi, dan integrasi teknologi. Berdasarkan Riset Kompas Gramedia (KG) Media, setelah bergabung dengan program SRC, toko-toko kelontong mengalami kenaikan omzet rata-rata hingga 42 persen. Secara keseluruhan, kontribusi ekonomi dari toko SRC mencapai Rp 236 triliun per tahun, setara dengan 11,36 persen dari PDB sektor retail nasional tahun 2022. Melatih lebih dari 97.000 peserta, membina 1.600 UMKM, dengan lebih dari 200 UMKM berhasil ekspor dan 80% terdigitalisasi.
Editor: Mohamad Nur Asikin
Tag: #dukung #kontribusi #nyata #sampoerna #raih #penghargaan #outstanding #contribution #national #economy