Harga Emas Dunia Turun Lebih dari 1 Persen, Investor Ambil Untung
Ilustrasi harga emas hari ini. Harga emas dunia. Harga emas dunia turun lebih dari 1 persen pada Jumat (16/1/2026) seiring aksi ambil untung investor dan meredanya ketegangan geopolitik global.(canva.com)
10:28
17 Januari 2026

Harga Emas Dunia Turun Lebih dari 1 Persen, Investor Ambil Untung

– Harga emas dunia turun lebih dari 1 persen pada perdagangan Jumat (16/1/2026) waktu setempat. Pelemahan terjadi seiring aksi ambil untung investor setelah harga mencetak rekor tertinggi, di tengah meredanya ketegangan geopolitik global.

Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot tercatat melemah 0,5 persen ke level 4.592,29 dollar AS per troy ons pada pukul 13.39 waktu setempat. Sebelumnya, harga sempat turun hingga menyentuh level terendah sesi di 4.536,49 dollar AS per troy ons.

Meski terkoreksi, harga emas masih berpeluang mencatatkan kenaikan mingguan untuk pekan kedua berturut-turut, sekitar 1,9 persen.

Kenaikan tersebut terjadi setelah harga emas menyentuh rekor tertinggi di level 4.642,72 dollar AS per troy ons pada Rabu (14/1/2026).

Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Februari ditutup melemah 0,6 persen ke posisi 4.595,40 dollar AS per troy ons.

Ketegangan Geopolitik Mereda

Analis Marex, Edward Meir, mengatakan pelemahan harga emas dipicu oleh koreksi di pasar komoditas setelah kenaikan agresif dalam beberapa pekan terakhir.

“Ini adalah penarikan umum di kompleks komoditas setelah berminggu-minggu kenaikan agresif, dengan adanya aksi ambil untung. De-eskalasi ketegangan di Timur Tengah juga telah menghilangkan sebagian premi geopolitik pada emas dan logam lainnya, terutama perak,” ujar Meir.

Ketegangan geopolitik dilaporkan mulai mereda setelah protes di Iran mereda.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memilih bersikap menunggu, sementara Presiden Rusia Vladimir Putin bergerak untuk memediasi situasi di Iran guna meredakan ketegangan.

Sentimen Perdagangan Global dan Suku Bunga

Dari sisi perdagangan, Amerika Serikat dan Taiwan mencapai kesepakatan pada Kamis (15/1/2026).

Kesepakatan tersebut menurunkan tarif atas sejumlah ekspor semikonduktor Taiwan serta mendorong investasi baru ke sektor teknologi AS, yang berisiko memicu ketegangan dengan China.

Sementara itu, data yang dihimpun LSEG menunjukkan Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap hingga paruh pertama tahun ini.

Pemangkasan suku bunga pertama sebesar 25 basis poin diproyeksikan terjadi pada Juni 2026.

Emas umumnya berkinerja baik saat ketidakpastian ekonomi dan geopolitik meningkat, serta ketika suku bunga berada di level rendah.

“Saya masih melihat peluang harga emas mencapai 5.000 dollar AS tahun ini, meski akan diwarnai koreksi besar di tengah perjalanannya,” kata Meir.

Pergerakan Logam Mulia Lainnya

Harga perak di pasar spot anjlok 2,9 persen ke level 89,65 dollar AS per troy ons.

Meski demikian, perak masih menuju kenaikan mingguan lebih dari 12 persen setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di 93,57 dollar AS per troy ons pada sesi sebelumnya.

JP Morgan dalam catatannya menyebutkan, meningkatnya risiko dari pasokan di luar AS, arus keluar ETF, melemahnya permintaan industri, serta pengetatan perdagangan di China membuat harga perak rentan terhadap koreksi tajam.

Adapun harga platinum spot turun 3,3 persen ke level 2.330,67 dollar AS per troy ons, namun masih mengarah ke kenaikan mingguan. Sementara itu, palladium melemah 0,6 persen ke level 1.790,78 dollar AS per troy ons.

Tag:  #harga #emas #dunia #turun #lebih #dari #persen #investor #ambil #untung

KOMENTAR