Indeks Saham Venezuela Melonjak 130 Persen, Tertinggi Sepanjang Masa
Seorang pendukung Presiden Venezuela yang digulingkan, Nicolas Maduro, mengibarkan bendera Venezuela selama demonstrasi untuk menonton sidang Majelis Nasional di layar besar di Caracas pada 5 Januari 2026. Parlemen baru Venezuela dibuka pada 5 Januari dengan para anggota parlemen berteriak ?Ayo Nico!? saat mereka secara paksa mengecam penangkapan pemimpin kiri Nicolas Maduro dalam operasi militer AS pada 3 Januari.(JUAN BARRETO/AFP)
12:44
13 Januari 2026

Indeks Saham Venezuela Melonjak 130 Persen, Tertinggi Sepanjang Masa

- Bursa saham Venezuela mencatat kenaikan tajam dan mencapai level tertinggi dalam sejarah baru-baru ini, bahkan setelah penangkapan mantan Presiden Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat (AS) pada 3 Januari 2026.

Indeks saham Venezuela, Indice Bursatil de Capitalizacion (IBC), telah mencatat kenaikan lebih dari 130 persen sejak operasi itu berlangsung.

Menurut Trading Economics, Selasa (13/1/2026), ini mencerminkan optimisme pasar atas kemungkinan pemulihan ekonomi sekaligus penilaian ulang aset domestik yang tajam.

Otoritas penegak hukum mengeluarkan Presiden Venezuela Nicolás Maduro yang ditangkap, bersama istrinya, Cilia Flores, dari sebuah helikopter di New York pada 5 Januari 2026Adam Gray/Reuters Otoritas penegak hukum mengeluarkan Presiden Venezuela Nicolás Maduro yang ditangkap, bersama istrinya, Cilia Flores, dari sebuah helikopter di New York pada 5 Januari 2026

Kenaikan tersebut mencerminkan harapan bahwa ekonomi Venezuela, yang telah lama dilanda salah urus, sanksi internasional, dan gagal bayar utang, akhirnya dapat stabil.

Reuters menyebut, para analis mengatakan, ada ekspektasi meningkat bahwa pemerintahan baru atau yang direkonfigurasi bisa menarik modal, menghidupkan kembali produksi minyak, serta menormalkan hubungan dengan AS.

Investor pun mencoba untuk ikut serta dalam pergerakan ini.

Dalam catatan risetnya, BMI menyatakan dalam lingkungan yang dinamis, saat ini pihaknya percaya bahwa Venezuela lebih mungkin mengalami keberlanjutan rezim dengan penyesuaian perilaku, daripada transisi demokrasi sepenuhnya atau keruntuhan sistem.

"Venezuela yang patuh akan memungkinkan AS untuk memperkuat hegemoni regionalnya, mengamankan akses ke sektor minyak dengan persyaratan yang sangat menguntungkan," tulis BMI.

Anthony Simond, direktur investasi di Aberdeen, perusahaan investasi dan kekayaan berbasis di Inggris, mengatakan bahwa sentimen pasar telah berubah drastis.

Warga Venezuela bersuka ria merayakan penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh militer AS. Mereka meluapkan suka cita di Doral, Negara Bagian Florida, Amerika Serikat, Sabtu (3/1/2026).AFP/GIORGIO VIERA Warga Venezuela bersuka ria merayakan penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh militer AS. Mereka meluapkan suka cita di Doral, Negara Bagian Florida, Amerika Serikat, Sabtu (3/1/2026).

“Investor mulai memperhitungkan penggulingan Maduro dari kekuasaan sebagai prasyarat untuk pencabutan sanksi dan akhirnya kesepakatan restrukturisasi,” ujar Simond, dilansir Reuters.

Ia menjelaskan bahwa permintaan investasi datang dari berbagai investor, termasuk manajer aset pasar negara berkembang arus utama, serta hedge fund dan spesialis utang bermasalah yang mencari potensi keuntungan asimetris.

Namun para ahli pasar juga menyoroti karakter pasar saham Venezuela yang sangat kecil, kurang likuid, dan tidak mudah diakses oleh investor global.

Alice Blue, broker terintegrasi dari platform grafik keuangan TradingView menyebut, karena pasar Venezuela memiliki volume perdagangan yang tipis, bahkan perubahan kecil dalam ekspektasi dapat menyebabkan pergerakan harga yang besar.

"Reli ini mencerminkan harapan dan spekulasi, bukan hasil yang telah dikonfirmasi," tuturnya.

Kenaikan tajam juga terjadi di pasar obligasi Venezuela. Menurut para analis, obligasi pemerintah Venezuela melonjak sekitar 1.644 persen pada tahun 2025, sementara surat berharga pemerintah dan perusahaan minyak negara menjadi target utama pembelian sejak penangkapan Maduro.

Jeff Grills, Kepala Pasar Lintas Negara AS dan Utang Pasar Negara Berkembang di Aegon Asset Management, mengatakan minat yang diperbarui terhadap obligasi Venezuela terutama dipicu oleh optimisme tentang potensi restrukturisasi utang.

Ia menyebut restrukturisasi ini dilihat investor sebagai cara untuk membuka nilai yang telah dibekukan sejak Venezuela gagal bayar pada 2017.

Grills juga memperingatkan, sebagian besar reli saham tampaknya didorong oleh berita utama.

“Pada tahap ini, reli tampaknya sebagian besar bersifat taktis, bukan awal dari penilaian ulang struktural,” katanya.

Ilustrasi saham, pergerakan saham. SHUTTERSTOCK/SHUTTER_O Ilustrasi saham, pergerakan saham.

Menurut dia, perubahan kepemimpinan saja belum berarti transisi rezim penuh.

Sementara itu, Eric Fine, manajer portofolio di VanEck memaparkan, kewajiban eksternal Venezuela, termasuk klaim arbitrase dan utang bilateral yang diperkirakan antara 150 miliar hingga 170 miliar dollar AS, tetap menjadi tantangan besar yang dapat memperpanjang periode pemulihan ekonomi.

Angka tersebut setara sekitar Rp 2.530 triliun hingga Rp 2.868 triliun (asumsi kurs Rp 16.873 per dollar AS).

Lonjakan di pasar saham ini terjadi di tengah kondisi dimana pasar keuangan domestik Venezuela masih memiliki keterbatasan struktural besar, serta masih adanya hambatan signifikan terhadap akses lintas batas dan penyelesaian transaksi yang kompleks.

Tag:  #indeks #saham #venezuela #melonjak #persen #tertinggi #sepanjang #masa

KOMENTAR