Mau Kredit Motor Cepat Disetujui? Ini Tips Jitu Biar Pengajuan Kamu Nggak Ditolak Leasing
Salah satu multifinance kredit motor. (Istimewa)
21:45
12 Januari 2026

Mau Kredit Motor Cepat Disetujui? Ini Tips Jitu Biar Pengajuan Kamu Nggak Ditolak Leasing

Mengajukan kredit motor sering kali terlihat mudah, tetapi pada praktiknya tidak sedikit calon pembeli yang harus menerima penolakan dari pihak leasing. Penolakan ini biasanya terjadi karena perhitungan cicilan yang kurang matang, pemilihan tenor yang tidak sesuai, hingga skema kredit yang dinilai berisiko.

Padahal, kredit motor adalah komitmen jangka menengah yang akan memengaruhi kondisi keuangan kamu selama bertahun-tahun. Karena itu, pengajuan kredit sebaiknya tidak dilakukan secara tergesa-gesa hanya karena tergiur cicilan ringan atau promosi tertentu.

Agar pengajuan kredit motor kamu lebih mudah disetujui sekaligus tetap aman untuk keuangan, ada 3 hal penting yang perlu diperhatikan sejak awal sebelum menandatangani surat pemesanan kendaraan atau SPK seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Perbesar Uang Muka agar Kredit Lebih Meyakinkan

Sebelum mengajukan kredit, kamu perlu menghitung dengan cermat tenor dan besaran cicilan sesuai kemampuan finansial. Perhitungan ini penting karena setelah kamu melakukan pemesanan motor melalui sales dan menandatangani SPK, pihak dealer akan langsung meneruskan data ke leasing untuk dilakukan survei.

Untuk memperbesar peluang persetujuan kredit, sebaiknya kamu menyiapkan uang muka atau DP dengan jumlah yang cukup besar. Umumnya, pengajuan kredit motor dengan DP di atas 30 persen dinilai lebih aman dan lebih cepat disetujui. DP besar dianggap sebagai bentuk keseriusan kamu sebagai calon pembeli sekaligus mengurangi risiko bagi pihak leasing.

2. Pilih Tenor Pendek agar Peluang Disetujui Lebih Tinggi

Selain DP, tenor kredit juga menjadi salah satu pertimbangan utama pihak leasing dalam menilai kelayakan kredit kamu. Semakin pendek tenor yang kamu pilih, semakin besar peluang pengajuan kredit diterima.

Tenor pendek, seperti satu hingga dua tahun, biasanya dianggap lebih menjanjikan karena risiko kredit macet lebih kecil. Dengan tenor seperti ini, leasing menilai bahwa kamu sebenarnya memiliki kemampuan finansial yang cukup, hanya saja belum memungkinkan untuk membeli secara tunai. Sebaliknya, tenor panjang sering kali membuat leasing lebih berhati-hati karena berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari, baik bagi kamu maupun pihak pembiayaan.

3. Hitung Skema Kredit yang Aman dan Tidak Memberatkan

Kredit motor yang baik bukan hanya soal disetujui, tetapi juga harus aman untuk kondisi keuangan kamu. Salah satu patokan yang bisa digunakan adalah memastikan cicilan tidak melebihi sepertiga dari total penghasilan keluarga, termasuk penghasilan kamu dan pasangan jika sudah menikah.

Namun, kamu juga perlu menyadari bahwa cicilan kecil dalam jangka panjang tetap menjadi beban yang terus berjalan, sementara nilai motor akan semakin turun seiring waktu. Karena itu, ada baiknya kamu membandingkan besaran cicilan dengan pengeluaran transportasi harian menggunakan kendaraan umum. Jika cicilan motor tidak lebih besar dari total ongkos transportasi bulanan, maka kredit tersebut bisa dianggap lebih rasional dan tidak terlalu membebani.

Dengan perhitungan yang matang, motor yang kamu kreditkan benar-benar bisa berfungsi sebagai alat transportasi produktif, bukan justru menjadi sumber masalah keuangan di masa depan.

Editor: Bintang Pradewo

Tag:  #kredit #motor #cepat #disetujui #tips #jitu #biar #pengajuan #kamu #nggak #ditolak #leasing

KOMENTAR