NVIDIA Lebih Pilih Investasi di Malaysia Ketimbang RI, Begini Kata BKPM
Ilustrasi perusahaan teknologi Nvidia(Nvidia)
17:56
9 Januari 2026

NVIDIA Lebih Pilih Investasi di Malaysia Ketimbang RI, Begini Kata BKPM

- Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) buka suara terkait kabar raksasa teknologi Amerika Serikat (AS), NVIDIA memilih berinvestasi di Malaysia ketimbang Indonesia.

Padahal Indonesia telah menyiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berbasis digital dan teknologi di Nongsa, Batam.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan mengatakan, keputusan NVIDIA itu dipengaruhi ketersediaan sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi yang lebih banyak dimiliki Malaysia daripada Indonesia.

"Kalau yang saya sempat dengar bahwa mereka memilih Malaysia, salah satunya karena mereka mendata berapa master, berapa PhD yang tersedia di Indonesia dan di Malaysia sesuai dengan kebutuhan mereka," ujarnya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (9/1/2026).

"Suka tidak suka, ternyata dari hasil observasi mereka, Malaysia lebih punya banyak PhD di bidang komputer itu dan juga master di bidang itu," lanjut Nurul.

Menurutnya, kondisi ini menjadi tantangan yang perlu sebesar dibenahi.

Nurul bilang, ke depan, pemerintah akan mendorong penciptaan kualitas sumber daya manusia yang berbasis sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Termasuk dengan mendorong pendidikan tinggi baik di universitas negeri maupun swasta agar menciptakan sumber daya manusia yang selaras dengan kebutuhan industri masa kini.

"Nah yang harus kita coba cermati ke depan adalah bagaimana baik pemerintah, maupun universitas-universitas negeri dan swasta tidak mengedepankan memproduksi sumber daya manusia yang tidak relevan dengan kebutuhan industri ke depan, yang notabene didukung oleh penguasaan teknologi," jelas dia.

"Jadi ke depan harusnya STEM itu menjadi arus utama bagi peningkatan sumber daya manusia," tambah Nurul.

Tag:  #nvidia #lebih #pilih #investasi #malaysia #ketimbang #begini #kata #bkpm

KOMENTAR