Tak Ada Hari Libur di November, BPS: Penumpang pada Seluruh Moda Transportasi Turun
Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut jika dampak dari tidak adanya hari libur nasional pada November 2025 membuat penumpang moda transportasi tidak bergeliat.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengatakan, pada November 2025 penumpang angkutan udara domestik turun 4,33 persen menjadi Rp 5 juta orang, penumpang internasional turun 7,85 persen menjadi Rp 1,7 juta orang.
"Secara bulanan jumlah penumpang pada seluruh moda transportasi mengalami penurunan. Hal ini disebabkan karena tidak adanya hari libur nasional sehingga mobilitas masyarakat menurun," katanya dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta pada Senin (5/1/2026).
Adapun pertumbuhan terendah penumpang udara domestik terjadi di Juanda Surabaya di bulan November merosot 9,16 persen (mtm).
Sedangkan jika melihat dari pertumbuhan penumpang moda transportasi udara internasional pertumbuhan terendah berada di bandara Hasanuddin Makassar dengan penurunan 21 persen di November.
Dari sisi penumpang angkutan laut domestik pada November 2025 turun 5,78 persen menjadi Rp 2,2 juta orang dan barang yang diangkut naik 3,58 persen menjadi Rp 47,2 juta ton.
Untuk angkutan laut pertumbuhan terendah penumpang berada di pelabuhan Belawan yaitu merosot 44,44 persen di November 2025.
Penumpang kereta pada November 2025 turun 3,99 persen menjadi Rp 47,4 juta orang dan barang juga turun 2,52 persen menjadi Rp 6,5 juta ton.
Sedangkan untuk pertumbuhan terendah penumpang kereta api terjadi di MRT dengan penurunan 7,64 persen pada November 2025.
Dan penumpang angkutan sungai, danau, dan penyeberangan pada November 2025 turun 2,78 persen menjadi Rp 3,9 juta orang.
Pelabuhan foto Tano menjadi pertumbuhan pelabuhan terendah yang memperoleh penumpang ASDP di bulan November yaitu hanya 11,56 persen.
Tag: #hari #libur #november #penumpang #pada #seluruh #moda #transportasi #turun