Tips Mengelola Keuangan Lebih Cerdas pada 2026
Ilustrasi mengelola keuangan. Memasuki 2026, resolusi keuangan tak lagi soal menambah penghasilan, melainkan mengelola uang dengan lebih cerdas. Disiplin finansial menjadi kunci utama untuk mencapai stabilitas keuangan jangka panjang.(Pexels/bangunstockproduction)
23:48
31 Desember 2025

Tips Mengelola Keuangan Lebih Cerdas pada 2026

- Memasuki pergantian tahun, refleksi atas kebiasaan finansial sepanjang 2025 menjadi momen penting untuk menyusun resolusi baru. Stabilitas keuangan kini bukan lagi tujuan jangka jauh, melainkan salah satu resolusi paling cerdas dan relevan untuk tahun 2026.

Di tengah tren nongkrong di kafe estetik, belanja impulsif, mencoba hobi baru, hingga kemudahan transaksi sekali sentuh, disiplin keuangan kian tergerus.

Karena itu, resolusi keuangan 2026 sebaiknya tidak lagi berfokus pada mencari penghasilan lebih besar, melainkan membelanjakan uang dengan lebih bijak dan terencana.

Mengelola keuangan secara sadar dan terinformasi menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

Dikutip dari the daily star, Rabu (31/12/2025), berikut sejumlah langkah sederhana untuk menabung dan mengatur keuangan dengan lebih cerdas pada 2026.

1. Membuat anggaran bulanan secara konsisten

Disiplin finansial selalu berawal dari anggaran bulanan yang realistis. Pembagian penghasilan perlu dilakukan dengan perencanaan yang jelas, bukan sekadar janji untuk “menabung lebih banyak”.

Awali setiap bulan dengan rencana keuangan yang sesuai dengan gaya hidup dan tujuan pribadi. Alokasikan anggaran untuk kebutuhan utama seperti makanan, transportasi, utilitas, dan hobi.

Tentukan porsi pengeluaran untuk makanan rumahan, batasi biaya pesan antar, serta cermati pengeluaran saat makan di luar bersama keluarga atau teman, terutama di akhir pekan.

Pengendalian pengeluaran untuk hobi memang tidak mudah. Namun, anggaran tidak hanya mencakup kebutuhan pokok. Baik itu perlengkapan seni, buku, jurnal, maupun lokakarya, perencanaan membantu menghindari rasa bersalah akibat pengeluaran berlebihan.

Agar anggaran berjalan efektif, kesadaran finansial juga penting. Gunakan aplikasi pencatat keuangan seperti TakaTracker, Money Manager, atau Daily Expense Manager untuk memantau pengeluaran harian dan bulanan.

Tujuannya bukan untuk terobsesi, melainkan tetap sadar terhadap arus uang yang digunakan setiap hari.

2. Membuka rekening tabungan khusus

Rekening tabungan khusus sebaiknya tidak dijadikan pilihan terakhir. Membuka rekening yang dikhususkan untuk menabung perlu dilakukan secara konsisten setiap bulan dan diperlakukan sebagai komitmen utama.

Salah satu opsi yang dapat digunakan adalah DPS (Deposit Pension Scheme), yang dikenal sebagai alat pembentuk disiplin keuangan. Setelah dibuka, sejumlah dana akan otomatis disetorkan setiap bulan.

Skema ini membantu menghilangkan alasan seperti menunda menabung ke bulan berikutnya. DPS cocok bagi mereka yang kerap kesulitan menjaga konsistensi menabung.

Meski nominalnya kecil, kebiasaan ini membangun disiplin dan perlahan menumbuhkan kepercayaan diri finansial untuk tujuan masa depan, seperti pendidikan, memulai usaha, rencana perjalanan, atau kebutuhan darurat.

3. Investasi emas dan saham

Meski sistem keuangan modern terus berkembang, emas tetap menjadi aset lindung nilai yang memberikan perlindungan terhadap inflasi.

Investasi dapat dimulai dari skala kecil, misalnya membeli perhiasan emas dari penghasilan yang dimiliki. Emas tetap dianggap sebagai investasi yang andal karena harga emas menunjukkan pertumbuhan jangka panjang dan dapat disimpan sebagai aset.

Sementara itu, investasi saham sebaiknya diawali dengan riset menyeluruh terhadap tren pasar dan pemahaman yang jelas mengenai risikonya.

Bahkan, mengamati dan mempelajari pergerakan pasar terlebih dahulu dapat memberikan nilai yang sama pentingnya dengan berinvestasi secara langsung.

4. Menghidupkan kembali celengan

Di era dompet digital dan pembayaran nirsentuh, celengan mungkin terasa kuno. Namun, kebiasaan ini masih relevan. Gunakan celengan klasik, baik dari tanah liat, kayu, maupun logam dengan kunci kecil.

Biasakan memasukkan uang receh atau pecahan kecil setiap akhir hari. Cara sederhana ini menjadi pengingat bahwa setiap uang memiliki nilai. Celengan tersebut dapat dibuka di akhir tahun sebagai bentuk akumulasi kebiasaan menabung.

Dengan langkah-langkah sederhana ini, memasuki 2026 menjadi momentum untuk hidup lebih bertanggung jawab secara finansial dan memaknai ketenangan, tidak hanya di masa lapang, tetapi juga saat menghadapi hari-hari sulit.

Tag:  #tips #mengelola #keuangan #lebih #cerdas #pada #2026

KOMENTAR