Sepekan Menkeu Purbaya: Pesan Hari Ibu hingga Jaga Defisit
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengisi pekan terakhir jelang pergantian tahun dengan sejumlah pernyataan dan kebijakan penting.
Dalam sepekan, Purbaya menyampaikan pesan optimisme bagi perempuan Indonesia, memimpin rapat percepatan dunia usaha, merespons isu PHK, hingga mengelola tambahan dana negara untuk menjaga defisit fiskal.
Pesan Hari Ibu: Ekonomi Akan Membaik
Pekan Purbaya dimulai pada Senin (22/12/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Ibu.
Melalui unggahan video di akun TikTok pribadinya, @Purbayayudhis, Purbaya menyampaikan ucapan Selamat Hari Ibu sekaligus menyemangati kaum perempuan agar tetap optimistis menghadapi dinamika ekonomi.
Menurut Purbaya, peran ibu sangat krusial dalam menjaga ketahanan keluarga dan memberi kontribusi nyata bagi bangsa.
Karena itu, ia meminta perempuan tidak diliputi kekhawatiran berlebihan terhadap kondisi ekonomi.
“Ibu-ibu enggak usah khawatir dan takut, ke depan ekonomi akan membaik, tetap semangat,” kata Purbaya.
Rapat Perdana Satgas P2SP, Langsung Tangani Aduan Usaha
Sehari berselang, Selasa (23/12/2025), Purbaya memimpin rapat kerja perdana Satuan Tugas Percepatan Implementasi dan Penyelesaian Hambatan Usaha (Satgas P2SP).
Dalam sidang awal tersebut, ia langsung menangani dua pengaduan pelaku usaha, masing-masing dari PT Sumber Organik dan PT Mayer Indah Indonesia.
Langkah ini menandai komitmen pemerintah untuk mempercepat penyelesaian hambatan struktural yang selama ini mengganggu iklim usaha dan investasi.
Pemerintah Siapkan Rp 2 Triliun untuk Ekspor Tekstil dan Furnitur
Masih pada hari yang sama, Purbaya mengumumkan penguatan pembiayaan ekspor bagi industri tekstil dan furnitur.
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 2 triliun yang disalurkan melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
“Sebenarnya volume LPEI sekarang baru Rp 200 miliar. Mereka minta sampai Rp 16 triliun. Sekarang kami siapkan Rp 2 triliun untuk perusahaan tekstil maupun furnitur. Jadi, mereka bisa datang ke LPEI, bunganya 6 persen. Itu saya janjikan ke mereka,” ujar Purbaya.
Meski demikian, pemerintah belum mengabulkan seluruh permintaan pelaku usaha.
Pembiayaan dibatasi maksimal Rp 2 triliun dengan bunga 6 persen dan hanya diberikan kepada perusahaan yang berorientasi ekspor.
Tak Ada Stimulus Tambahan untuk PHK
Purbaya juga menegaskan pemerintah tidak menyiapkan stimulus tambahan khusus bagi sektor usaha yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Menurutnya, gelombang PHK bukan disebabkan oleh guncangan ekonomi baru.
“PHK terjadi ketika demand-nya lemah sekali kan. Itu terjadi 10 bulan awal 9 bulan pertama tahun lalu kan lebih,” ujar Purbaya.
Ia menjelaskan, pelemahan permintaan telah berlangsung cukup lama dan dampaknya masih terasa pada awal 2025.
Saat ini, pemerintah fokus mendorong pemulihan ekonomi melalui penyesuaian kebijakan fiskal yang selaras dengan kebijakan moneter.
Dana Sitaan Rp 6,62 Triliun untuk Jaga Defisit
Memasuki Rabu (24/12/2025), Purbaya menerima dana Rp 6,62 triliun hasil penyitaan lahan dan penanganan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Agung.
Dana tersebut berasal dari denda administratif kehutanan oleh Satgas PKH sebesar Rp 2,34 triliun dan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 4,28 triliun.
“Bisa juga dipakai mengurangi defisit, atau kita pakai nanti tabungan untuk dibelanjakan tahun depan. Tapi utamanya kita lihat defisit kita seperti apa. Ini jadi bagus sekali untuk mengurangi defisit,” kata Purbaya.
Ilustrasi rupiahBanyak K/L Kembalikan Anggaran
Pada kesempatan yang sama, Purbaya mengungkapkan masih ada kementerian dan lembaga yang mengembalikan sisa anggaran menjelang akhir tahun.
Nilai pengembalian terbaru disebut mencapai lebih dari Rp 4,5 triliun.
“Oh lebih, lebih, lebih. Lebih. Tapi saya lupa detailnya,” ujar Purbaya.
Ucapan Natal dan Pesan Solidaritas
Menutup pekan kerja, Kamis (25/12/2025), Purbaya menyampaikan ucapan Selamat Hari Natal kepada keluarga besar Kementerian Keuangan dan masyarakat Indonesia yang merayakan.
Ia berharap Natal membawa kedamaian dan sukacita, sekaligus menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial, terutama bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatera.
“Semoga kedamaian dan sukacita Natal menyertai kita,” kata Purbaya.
Tag: #sepekan #menkeu #purbaya #pesan #hari #hingga #jaga #defisit