Airlangga Bertemu Gubernur Aceh, Bahas Relaksasi Kredit Korban Bencana
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan dari Gubernur Aceh Muzakir Manaf.
Airlangga mengungkapkan sejumlah relaksasi yang akan diberikan kepada masyarakat Aceh, terutama nasabah yang memiliki Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Salah satu kebijakan yang telah disiapkan adalah relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), termasuk penghapusan kewajiban pembayaran angsuran pokok dan bunga bagi debitur KUR yang terdampak langsung bencana," kata Airlangga dikutip dari akun Instagrami resmi @airlanggahartarto_official, Jumat (26/12/2025).
Ilustrasi kredit, kredit perbankan. Bank optimistis kredit dan likuiditas tetap tumbuh hingga akhir tahun.
Airlangga menjelaskan, pemerintah juga memberikan keringanan bagi debitur KUR eksisting, khususnya para pelaku usaha yang tidak dapat melanjutkan aktivitasnya akibat kerusakan yang parah.
Nantinya dalam fase percepatan pemulihan ini stimulus tambahan turut diberikan, seperti perpanjangan tenor pinjaman, masa tenggang pembayaran, hingga penyesuaian suku bunga, agar para pelaku usaha dapat kembali bangkit secara bertahap.
Menurut Airlangga, relaksasi kredit itu sebagai bentuk komitmen pemerintah, sesuai arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk segera menyiapkan langkah-langkah percepatan pemulihan ekonomi bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana.
Pemerintah, imbuh Airlangga, juga akan mendorong percepatan perbaikan infrastruktur publik yang terdampak, sebagai fondasi penting bagi pemulihan ekonomi dan kehidupan masyarakat.
Pada penutup, Airlangga menyampaikan duka cita atas bencana yang dialami oleh masyarakat Aceh.
"Pada kesempatan ini, saya menyampaikan duka cita yang mendalam, atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh keluarga besar Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, kepada seluruh saudara-saudara kita di Aceh yang tengah menghadapi musibah bencana alam," jelasnya.
Sebagai informasi, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menggelontorkan total sebanyak Rp 268 miliar untuk penanganan bencana kepada provinsi dan kabupaten yang terdampak bencana Sumatera.
Adapun dana diberikan sebanyak Rp 4 miliar kepada 52 kabupaten kota, dan Rp 20 miliar untuk masing-masing provinsi yang terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dana ini disalurkan ke pemda terdampak bencana melalui Dana Kemasyarakatan Presiden, namun juga masih ada beberapa dana yang dapat digunakan, seperti Dana Tanggap Darurat atau Dana Siap Pakai (DSP) dan Cadangan Bencana yang dikoordinir Badan Nasional Penanggulangan Bencan (BNPB)
Tag: #airlangga #bertemu #gubernur #aceh #bahas #relaksasi #kredit #korban #bencana