87 Tahun Sinar Mas, Konsisten Menjawab Tantangan Global lewat Transformasi Berkelanjutan
Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono dan Menteri Investasi Rosan Roeslani berinteraksi dengan robot humanoid Xiao Qi saat mengunjungi booth Sinar Mas dalam ajang Indonesia Sustainability Forum (ISF). (DOK. Humas Sinar Mas))
17:28
24 Desember 2025

87 Tahun Sinar Mas, Konsisten Menjawab Tantangan Global lewat Transformasi Berkelanjutan

– Memasuki usia ke-87 pada 2025, Sinar Mas semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu pilar ekonomi bangsa yang adaptif.

Tahun ini menjadi momentum konsolidasi penting seiring transformasi bisnis Sinar Mas yang berjalan selaras dengan agenda keberlanjutan dan penguatan karakter sumber daya manusia (SDM) untuk menjawab tantangan masa depan.

Melalui filosofi “Together we go far, fast, towards infinite future”, Sinar Mas menegaskan bahwa kemajuan korporasi harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan sosial dan kelestarian lingkungan.

Mulai dari konsolidasi industri telekomunikasi hingga pengembangan energi terbarukan, dari pemberdayaan generasi muda hingga kontribusi terhadap ketahanan nasional, berbagai langkah strategis tersebut menunjukkan bahwa keberlanjutan dan kemajuan sosial berjalan saling menguatkan.

Transformasi digital dan efisiensi konektivitas 

Sinar Mas membuka 2025 dengan langkah strategis di sektor telekomunikasi. Pada Januari, merger antara XL Axiata dan Smartfren melahirkan entitas baru bernama XLSmart Telecom Sejahtera.

Konsolidasi ini menghadirkan jaringan yang lebih luas, efisiensi operasional yang lebih baik, serta membuka peluang inovasi yang lebih inklusif. 

Merger tersebut tidak hanya menyatukan dua operator, tetapi juga menjadi langkah pemerataan akses digital, khususnya di luar Pulau Jawa.

Dengan kapasitas jaringan yang diperkuat dan dukungan investasi berkelanjutan, XLSmart diproyeksikan menjadi motor percepatan adopsi teknologi 5G dan pengembangan layanan digital berbasis industri 5.0.

Menuju kedaulatan energi terbarukan

First Gen Corporation dan PT DSSR Daya Mas Sakti, usai Framework Agreement for Geothermal Partnership antara Indonesia dan Filipina. DOK. Humas Sinar Mas First Gen Corporation dan PT DSSR Daya Mas Sakti, usai Framework Agreement for Geothermal Partnership antara Indonesia dan Filipina.

Agenda energi bersih semakin menguat pada pertengahan tahun. Pada Juni 2025, Sinar Mas berkolaborasi dengan Trina Solar serta PT PLN Indonesia Power Renewable melalui Trina Mas.

Kolaborasi itu mendorong industrialisasi panel surya di dalam negeri, termasuk penguatan kapasitas produksi dan transfer teknologi guna mendukung pemanfaatan energi matahari skala industri.

Momentum berlanjut pada Agustus ketika pilar usaha Sinar Mas di sektor energi dan infrastruktur, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk melalui Dian Solar, mendonasikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap di Museum & Galeri SBY*Ani, Pacitan, Jawa Timur.

Inisiatif tersebut tidak hanya meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan, tetapi juga mendorong efisiensi operasional melalui integrasi sistem pemantauan energi yang lebih modern.

Masih pada bulan yang sama, Dian Swastatika Sentosa (DSS) memperluas portofolio energi hijaunya melalui kerja sama panas bumi dengan First Gen, perusahaan energi terbarukan asal Filipina. 

Aliansi itu membuka peluang pemanfaatan teknologi geotermal untuk mendukung target bauran energi bersih nasional.

Rangkaian inisiatif hijau berlanjut pada Oktober saat Sinar Mas berpartisipasi dalam Indonesia Sustainability Forum (ISF) di Jakarta Convention Center.

Sejumlah pilar usaha Sinar Mas, seperti APP Group, Sinar Mas Agribusiness & Food, serta Sinar Mas Land, memaparkan langkah percepatan energi terbarukan, efisiensi sumber daya, serta inovasi industri rendah karbon.

Partisipasi itu menegaskan komitmen Sinar Mas dalam mendukung agenda nasional menuju perekonomian hijau dan berketahanan.

Penguatan SDM melalui bela negara

Selain fokus pada bisnis dan energi, 2025 juga menjadi tahun penguatan komunitas dan karakter SDM. Bagi Sinar Mas, kemajuan bisnis harus berjalan beriringan dengan pembangunan manusia.

Pada Mei 2025, Sinar Mas mendukung program Komponen Cadangan dengan menugaskan karyawan yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti pelatihan dasar militer selama lebih dari satu bulan.

Sebagai wujud kontribusi terhadap pertahanan nasional, hingga November tercatat sebanyak 499 karyawan telah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan.

Selain fungsi bela negara, para peserta diharapkan menjadi SDM yang lebih tangguh, adaptif, serta memiliki daya juang tinggi di lingkungan kerja masing-masing.

Memperkuat literasi digital

Pertunjukan drama memeriahkan peluncuran program Roketin Generasi Tunas Digital bersama Komdigi di ajang MyRepublic Rocket Week 2025.DOK. Humas Sinar Mas Pertunjukan drama memeriahkan peluncuran program Roketin Generasi Tunas Digital bersama Komdigi di ajang MyRepublic Rocket Week 2025.

Upaya penguatan SDM juga dilakukan melalui peningkatan literasi digital. Melalui MyRepublic, Sinar Mas bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meluncurkan program Roketin Generasi Tunas Digital pada November 2025 dalam rangkaian MyRepublic Rocket Week 2025.

Program tersebut menyasar pelajar, guru, orang tua, serta komunitas pendidikan secara nasional. 

Roketin Generasi Tunas Digital dirancang untuk membekali generasi muda agar mampu menggunakan internet secara aman, produktif, dan bertanggung jawab.

Materi program mencakup literasi dasar internet, keamanan digital, hingga pemahaman etika bermedia digital.

Menutup 2025 dengan rangkaian inisiatif bisnis dan sosial, Sinar Mas menunjukkan bahwa transformasi tidak semata diukur dari inovasi teknologi, tetapi juga dari kemampuan berkolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Tag:  #tahun #sinar #konsisten #menjawab #tantangan #global #lewat #transformasi #berkelanjutan

KOMENTAR