Harga Emas Naik ke Level Tertinggi 2 Pekan, Survei Goldman Sachs: Bisa Tembus 5.000 Dollar AS pada 2026
Ilustrasi harga emas dunia.(canva.com)
08:20
29 November 2025

Harga Emas Naik ke Level Tertinggi 2 Pekan, Survei Goldman Sachs: Bisa Tembus 5.000 Dollar AS pada 2026

- Harga emas bergerak agresif sepanjang tahun ini, dan sejumlah investor meyakini reli tersebut belum akan berhenti.

Dilansir dari CNBC, Sabtu (29/11/2025), Survei terbaru Goldman Sachs menunjukkan bahwa mayoritas investor institusi memperkirakan harga emas dapat menembus rekor baru di level 5.000 dollar AS per troy ounce pada akhir 2026.

Sepanjang tahun berjalan, harga emas telah melonjak 58,6 persen, bahkan menembus level psikologis 4.000 dollar AS untuk pertama kalinya pada 8 Oktober 2025.

Penguatan ini menjadikan emas sebagai salah satu aset berkinerja terbaik di tengah ketidakpastian pasar global.


Mayoritas Investor Yakin Emas Masih Menguat

Survei Goldman Sachs terhadap lebih dari 900 investor institusi di platform Marquee menunjukkan 36 persen responden memperkirakan harga emas akan terus naik hingga melampaui 5.000 dollar AS tahun depan.

Sementara itu, 33 persen lainnya menilai harga akan bergerak di kisaran 4.500–5.000 dollar AS.

Secara keseluruhan, lebih dari 70 persen investor yakin harga emas masih akan melanjutkan tren kenaikan. Hanya sekitar 5 persen yang memperkirakan harga akan terkoreksi ke kisaran 3.500–4.000 dollar AS dalam 12 bulan ke depan.

Faktor Pendorong: Bank Sentral hingga Kekhawatiran Fiskal

Dalam survei yang berlangsung pada 12–14 November itu, 38 persen responden menyebut pembelian emas oleh bank sentral sebagai pendorong utama lonjakan harga tahun ini. Adapun 27 persen menilai kenaikan tersebut dipicu oleh kekhawatiran fiskal di berbagai negara.

Minat investor terhadap emas semakin meningkat di tengah risiko inflasi global, pelemahan dolar AS, dan ketegangan geopolitik.

Selain itu, bank sentral di berbagai negara terus menambah cadangan emas karena likuiditasnya tinggi, minim risiko gagal bayar, dan dianggap sebagai aset cadangan yang netral.

Harga Emas Sentuh Tertinggi Dua Pekan

Pada perdagangan Jumat, harga spot emas naik 0,45 persen ke 4.175,50 dollar AS, menyentuh posisi tertinggi dalam dua pekan.

Adapun harga emas berjangka menguat 0,53 persen menjadi 4.187,40 dollar AS, didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve.

Phil Streible, Kepala Strategi Pasar Blue Line Futures, mengatakan tren kenaikan harga emas berpotensi bertahan hingga 2026.

“Prospek ekonomi global masih mendukung emas. Banyak negara yang menghadapi perlambatan pertumbuhan dan tekanan inflasi,” ujarnya seperti dikutip dari CNBC.

Investor Mulai Lirik Saham Tambang Emas

Selain membeli emas fisik dan kontrak berjangka, sejumlah investor kini mulai melirik saham emiten tambang emas sebagai strategi tambahan.

Stephen Yiu dari Blue Whale Capital, misalnya, menyebut saham Newmont, perusahaan tambang emas terbesar di dunia, sebagai pilihannya tahun ini.

Di sisi lain, pendiri Muddy Waters Capital, Carson Block—yang dikenal sebagai investor short seller—mengungkapkan posisi long yang jarang ia lakukan pada perusahaan tambang emas junior asal Kanada, Snowline Gold, dalam ajang Sohn London.

Menurut dia, perusahaan tersebut berpotensi menjadi target akuisisi di tengah tren konsolidasi yang meningkat.

Tag:  #harga #emas #naik #level #tertinggi #pekan #survei #goldman #sachs #bisa #tembus #5000 #dollar #pada #2026

KOMENTAR