ADB Kucurkan Dana Hibah Rp 50,2 Miliar untuk Myanmar Pascagempa
Pekerja yang mengenakan pakaian hazmat menyemprotkan disinfektan untuk mensterilkan reruntuhan bangunan yang runtuh di Mandalay pada 2 April 2025, lima hari setelah gempa bumi besar melanda Myanmar bagian tengah. Beberapa hari setelah gempa bumi dangkal berkekuatan M 7,7 yang menewaskan lebih dari 2.000 orang, banyak orang di Myanmar masih tidur di luar ruangan, karena tidak dapat kembali ke rumah yang hancur atau takut akan gempa susulan lebih lanjut.(
07:32
6 April 2025

ADB Kucurkan Dana Hibah Rp 50,2 Miliar untuk Myanmar Pascagempa

Bank Pembangunan Asia (ADB) menyatakan tengah menyiapkan dana hibah sebesar 3 juta dollar AS atau setara sekitar Rp 50,2 miliar (asumsi kurs Rp 16.736 per dollar AS) untuk Myanmar.

Dana hibah ini untuk mendukung kebutuhan darurat dan kemanusiaan bagi warga Myanmar yang terkena dampak gempa berkekuatan 7,7 skala Richter pada 28 Maret 2025 lalu.

Hibah tersebut, yang tengah dipersiapkan untuk segera disetujui oleh Dewan Direktur ADB, akan diberikan melalui Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (WFP) untuk memenuhi kebutuhan mendesak melalui penyaluran makanan dalam bentuk barang dan bantuan tunai multiguna untuk membeli barang-barang penting, seperti air minum, perlengkapan medis, dan tempat tinggal.

Alat berat digunakan untuk menggali reruntuhan saat orang-orang mencari korban selamat di bangunan yang rusak di Mandalay, Myanmar, 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda. Gempa Myanmar-Thailand menewaskan lebih dari 1.000 orang. 8 Alasan Gempa Myanmar M 7,7 Tidak Memicu Kegempaan IndonesiaAFP/SAI AUNG MAIN Alat berat digunakan untuk menggali reruntuhan saat orang-orang mencari korban selamat di bangunan yang rusak di Mandalay, Myanmar, 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda. Gempa Myanmar-Thailand menewaskan lebih dari 1.000 orang. 8 Alasan Gempa Myanmar M 7,7 Tidak Memicu Kegempaan Indonesia

ADB menyatakan, gempa Myanmar telah memperparah krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung di negara tersebut, sehingga semakin mendesak tantangan yang dihadapi oleh masyarakat.

“Kami sangat prihatin dengan dampak gempa bumi terhadap masyarakat Myanmar dan segera menyiapkan hibah sebesar 3 juta dollar AS untuk mendukung upaya bantuan darurat,” kata Direktur Jenderal ADB untuk Asia Tenggara Winfried Wicklein dalam siaran pers, Minggu (6/4/2025). 

“Kami akan mempertimbangkan dukungan tambahan dan lebih substansial dengan memanfaatkan sumber daya dari program pengembangan masyarakat Asian Development Fund 14," imbuh Wicklein.

Dana hibah tersebut akan berasal dari Dana Tanggap Bencana Asia Pasifik (APDRF), yang menyediakan hibah cepat bagi negara-negara berkembang anggota untuk tujuan penyelamatan jiwa segera setelah bencana alam besar.

 

ADB adalah bank pembangunan multilateral yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan, inklusif, dan tangguh di seluruh Asia dan Pasifik.

Bekerja sama dengan para anggota dan mitranya untuk memecahkan tantangan kompleks bersama-sama, ADB memanfaatkan perangkat keuangan inovatif dan kemitraan strategis untuk mengubah kehidupan, membangun infrastruktur berkualitas, dan menjaga bumi.

Didirikan pada tahun 1966, ADB memiliki 69 anggota, 49 di antaranya dari kawasan tersebut.

Tag:  #kucurkan #dana #hibah #miliar #untuk #myanmar #pascagempa

KOMENTAR