Mau Lewat Tol Medan–Binjai? Simak 4 Informasi Penting Ini Biar Perjalanan Lebih Lancar
Salah satu proyek jalan tol di Jawa yang dikebut pemerintah, selain Jalan Tol Medan-Binjai.
12:14
17 Februari 2026

Mau Lewat Tol Medan–Binjai? Simak 4 Informasi Penting Ini Biar Perjalanan Lebih Lancar

- Melintas dari Medan ke Binjai kini bukan lagi perjalanan panjang yang melelahkan. Sejak beroperasi pada 2017, Tol Medan–Binjai atau yang sering disebut Tol Mebi menjadi jalur andalan warga Sumatera Utara untuk memangkas waktu tempuh.

Panjangnya sekitar 17,42 kilometer dan menjadi bagian dari mega proyek Jalan Tol Trans Sumatera yang terus berkembang.

Meski jaraknya relatif pendek, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu pahami sebelum melintas. Informasi ini penting, terutama buat yang baru pertama kali menggunakan ruas tol ini atau ingin memastikan perjalanan tetap efisien dan bebas hambatan.

Berikut empat poin evergreen yang wajib kamu tahu sebelum masuk Tol Medan–Binjai.

1. Kenali Gerbang Tol dan Akses Keluar-Masuknya

Tol Medan–Binjai punya sejumlah gerbang tol strategis yang memudahkan mobilitas warga Medan dan sekitarnya. Setiap gerbang punya karakter akses berbeda, jadi penting untuk menyesuaikan dengan tujuanmu.

GT Tanjung Mulia

Cocok buat kamu yang datang dari arah pusat Kota Medan atau terhubung ke Tol Belmera (Belawan–Medan–Tanjung Morawa). Gerbang ini sering jadi titik favorit kendaraan logistik maupun pribadi.

GT Marelan

Akses utama menuju kawasan Marelan dan Medan bagian utara. Biasanya dipilih warga yang tinggal di area pesisir atau industri.

GT Helvetia

Strategis untuk kamu yang menuju kawasan Medan Helvetia dan sekitarnya. Lokasinya cukup ramai pada jam berangkat dan pulang kerja.

GT Semayang

Alternatif akses menuju Sunggal dan kawasan pinggiran Medan yang berkembang pesat.

GT Binjai

Ini adalah ujung tol yang langsung terhubung ke Jalan Megawati, Kota Binjai, sekaligus akses lanjutan ke Tol Binjai–Stabat–Tanjung Pura.

Menentukan gerbang tol sejak awal bisa menghemat waktu dan biaya, terutama kalau kamu ingin menghindari putar balik atau keluar masuk tol yang tidak perlu.

2. Update Tarif Tol 2026, Jangan Sampai Saldo Kurang

Salah satu kesalahan paling umum saat melintas tol adalah saldo uang elektronik yang tidak cukup. Padahal, sistem pembayaran di Tol Medan–Binjai sepenuhnya menggunakan kartu elektronik seperti e-Money, Flazz, Brizzi, atau TapCash.

Berdasarkan estimasi operasional awal 2026 untuk Golongan I (mobil pribadi, sedan, bus kecil, truk kecil), berikut gambaran tarifnya:

- Marelan – Helvetia: sekitar Rp 4.000
- Marelan – Semayang: sekitar Rp 13.500
- Marelan – Binjai: sekitar Rp 20.000
- Helvetia – Semayang: sekitar Rp 9.500
- Tanjung Mulia – Binjai: estimasi mulai Rp 26.500 (mengacu penyesuaian tarif sebelumnya)

Tarif bisa saja berubah mengikuti evaluasi berkala. Karena itu, pastikan saldo kartu kamu selalu lebih dari cukup, apalagi kalau melintas saat jam sibuk atau musim libur panjang.

3. Terhubung ke Banyak Ruas Strategis di Sumut

Salah satu keunggulan Tol Medan–Binjai adalah konektivitasnya. Ruas ini bukan sekadar jalan pintas Medan–Binjai, tapi juga penghubung antarwilayah di Sumatera Utara.

Dari arah utara, tol ini tersambung ke Tol Binjai–Stabat–Tanjung Pura yang mempermudah akses menuju Langkat dan sekitarnya. Sementara ke arah selatan dan timur, koneksinya terintegrasi dengan Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi serta Tol Belmera.

Artinya, perjalanan dari Bandara Kualanamu menuju Binjai atau sebaliknya kini jauh lebih ringkas dibanding jalur arteri biasa. Untuk perjalanan bisnis, logistik, hingga mudik keluarga, jaringan ini sangat membantu memangkas waktu tempuh.

4. Perhatikan Rekayasa Lalu Lintas dan Kondisi Terkini

Walau relatif lancar, Tol Medan–Binjai tetap berpotensi padat saat momen tertentu seperti mudik Lebaran, libur panjang, atau akhir pekan. Operator jalan tol kerap menerapkan rekayasa lalu lintas demi menjaga kelancaran arus kendaraan.

Sebagai bagian dari pengembangan jaringan tol di Sumatera Utara yang kini sudah terhubung lebih dari 250 kilometer, pengelolaan lalu lintas terus dioptimalkan.

Tol Medan–Binjai memang bukan ruas terpanjang di jaringan Trans Sumatera, tapi perannya sangat vital. Ia menghubungkan dua kota penting, mendukung distribusi barang, serta mempercepat mobilitas harian masyarakat.

Sebelum melintas, pastikan kamu sudah tahu gerbang tujuan, mengecek tarif terbaru, memahami konektivitasnya, dan menyiapkan saldo uang elektronik yang cukup.

Dengan persiapan sederhana itu, perjalanan Medan–Binjai bisa terasa lebih singkat, nyaman, dan minim hambatan.
Kalau kamu rutin bepergian di Sumatera Utara, memahami detail kecil seperti ini bisa jadi pembeda antara perjalanan lancar dan perjalanan penuh drama di gerbang tol.

Editor: Bintang Pradewo

Tag:  #lewat #medanbinjai #simak #informasi #penting #biar #perjalanan #lebih #lancar

KOMENTAR