Tembus Rp33 Juta Per Orang! Begini Cara Turis Arab Habiskan Uang di Indonesia
Ilustrasi turis Arab.(FREEPIK/FREEPIK)
21:07
16 Januari 2026

Tembus Rp33 Juta Per Orang! Begini Cara Turis Arab Habiskan Uang di Indonesia

Sekali berkunjung ke Indonesia, turis Arab Saudi menghabiskan rata-rata 1.945 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 33 jutaan per orang.

Hal itu disampaikan oleh Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Ni Made Ayu Marthini.

"Mereka enggak masalah (soal) spending, enggak masalah belanja karena mereka pada dasarnya suka luxury," kata Made saat dihubungi Kompas.com lewat sambungan telepon, Rabu (26/11/2025).

Jumlah pengeluaran turis Arab ini terbilang tinggi, kata Made. Sebab, bila merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), tidak banyak turis asing yang menghabiskan pengeluaran dengan jumlah serupa.

Berdasarkan laporan BPS tentang rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara (wisman) per kunjungan menurut negara tempat tinggal tahun 2024, jumlah pengeluaran turis Arab di Indonesia mirip dengan turis asal negara-negara Eropa.

Misalnya, turis asal Rusia, Jerman, Prancis, Britania Raya, hingga Italia dengan pengeluaran rata-rata 2.000 dolar AS selama berkunjung ke Indonesia.

Sebaliknya, turis dari negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, mengeluarkan dana lebih sedikit saat berkunjung ke Indonesia.

Mereka rata-rata mengeluarkan biaya di bawah 1.000 dolar AS atau sekitar Rp 16 jutaan sekali berkunjung ke Indonesia. 

Lantas, apa yang dibeli turis Arab selama berkunjung ke Indonesia?

Pengeluaran turis Arab di Indonesia

Kamar tipe Studio Deluxe di Grand Aston Puncak Hotel & Resort.SITUS ASTON HOTEL INTERNATIONAL Kamar tipe Studio Deluxe di Grand Aston Puncak Hotel & Resort.Pengeluaran turis Arab sebanyak Rp 33 jutaan biasanya dihabiskan dalam kurun waktu sekitar dua pekan berada di Indonesia.

Made mengatakan, turis Arab umumnya menghabiskan dana paling banyak untuk akomodasi dan kuliner.

Hal ini sesuai dengan pernyataan Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Jawa Barat, Daniel G Nugraha, saat dihubungi terpisah pada Rabu (3/12/2025).

Daniel mengatakan, turis Arab umumnya tidak sembarang memilih akomodasi selagi berlibur ke Indonesia.

Bersama dengan keluarganya, para turis asal Timur Tengah tersebut biasanya menetap di hotel-hotel bintang empat maupun lima.

"Setelah dari Jakarta, terus ke Puncak selama lima hari, biasanya mereka masih ada (berlanjut) tiga hari di sekitar Bandung. Check-in di hotel-hotel bintang empat atau bintang lima di sekitar Kota Bandung, bahkan di apartemen," kata Daniel.

"Dan tidak jarang mereka juga mengambil vila atau resor di sekitar Ciater karena ada pemandian air panas," sambung dia.

Director of Sales & Marketing Grand Aston Puncak Hotel & Resort, Natalia Waani, menuturkan, turis Arab rata-rata menginap selama dua malam di hotel.

Mereka juga memiliki preferensi khusus yang menjadi pertimbangan utama dalam memilih akomodasi.

"Mereka itu biasanya minta kamar hotel yang mountain view. Kebanyakan begitu," kata Natalia saat dihubungi Kompas.com, Kamis (27/11/2025).

Pemandangan kawasan Mandalika.www.indonesia.travel Pemandangan kawasan Mandalika.Selain akomodasi dan kuliner, turis Arab juga mengeluarkan biaya untuk transportasi lokal, sewa kendaraan, belanja, hiburan, kesehatan, dan paket wisata.

Saat berwisata ke Nusa Tenggara Barat (NT), khususnya Lombok, turis Arab juga biasanya mencari wisata mewah alias luxury tourism.

Adapun saat berkunjung atau sekedar transit di Jakarta, turis Arab juga tidak melewatkan kesempatan berbelanja di mal-mal ternama.

Daniel melanjutkan, mereka bahkan sengaja memilih akomodasi yang terhubung langsung dengan pusat perbelanjaan.

"Jadi area Thamrin City, Grand Indonesia, dengan hotel-hotelnya yang ada di situ semua., termasuk Grand Hyatt, Kempinski, dan Ascott," tutur Daniel.

Itu sebabnya, wisata belanja menjadi salah satu agenda utama, terutama ke pusat perbelanjaan kelas atas yang menawarkan berbagai merek ternama.

"Walaupun mungkin di negaranya sudah banyak barang-barang branded, mal-mal besar, tapi tetap saja kalau datang ke Jakarta mereka rindu dengan mal," pungkas Daniel.

Tag:  #tembus #rp33 #juta #orang #begini #cara #turis #arab #habiskan #uang #indonesia

KOMENTAR