Mengenal Yungas Road di Bolivia, Jalan Kematian yang Masih Diburu Wisatawan
Bagi pecinta kegiatan adrenalin, jalan ekstrim di Bolivia ini terkenal dengan nama “Jalan Kematian” karena kondisi jalannya yang tidak biasa.
Namanya Yungas Road atau Jalan Yungas yang sampai saat ini masih menjadi destinasi wisata yang ramai diburu wisatawan.
Dilansir Kompas.com dari motor biscuit pada Kamis (4/6/2026), banyak diantara wisatawan yang penasaran ingin mencoba melewati jalan dengan tingkat keamanan yang rendah tersebut.
Meski kini sudah tidak lagi menjadi jalur utama transportasi, jalan ini justru menjelma menjadi destinasi wisata petualangan yang menarik ribuan wisatawan setiap tahun.
Sejarah Yungas Road, jalur penghubung yang berbahaya
Bolivia merupakan negara di Amerika Selatan yang tidak memiliki wilayah laut dan memiliki bentang alam yang sangat beragam, mulai dari Pegunungan Andes hingga kawasan Hutan Hujan Amazon.
Pada awal abad ke-20, Bolivia menghadapi tantangan besar dalam menghubungkan Kota La Paz, pusat pemerintahan negara, dengan wilayah Yungas yang berada di kawasan Amazon.
Untuk mengatasi masalah tersebut, pada era 1930-an dibangunlah Yungas Road yang dipahat langsung di sisi pegunungan.
Jalan ini membentang sekitar 64 kilometer dengan penurunan ketinggian mencapai lebih dari 3.500 meter dari pegunungan menuju kawasan hutan tropis.
Yang membuatnya ekstrem adalah kondisi jalannya yang sempit. Di beberapa titik, lebarnya bahkan kurang dari tiga meter, sementara di sisi jalan terdapat jurang curam tanpa pengaman.
Karena alasan keselamatan, kendaraan yang melintas di Yungas Road diwajibkan berjalan di sisi kiri jalan. Tujuannya agar pengemudi dapat melihat posisi roda kendaraan terhadap tepi jurang yang sangat dekat.
Baca juga: Singapura Jadi Destinasi Favorit Turis Indonesia dan Filipina, Apa Daya Tariknya?
Mengapa dijuluki jalan kematian?
Yungas Road dikenal sebagai salah satu jalan paling berbahaya di dunia. Kondisi cuaca yang kerap berubah drastis, mulai dari hujan lebat, kabut tebal, hingga longsor dan erosi, membuat perjalanan di jalur ini penuh risiko.
Salah satu kecelakaan paling tragis terjadi pada 1983 ketika sebuah bus terjun ke jurang dan menewaskan lebih dari 100 penumpang.
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa pada masa lalu jalan ini menelan puluhan hingga ratusan korban jiwa setiap tahun.
Bahkan pada 1995, Inter-American Development Bank menyebut Yungas Road sebagai jalan paling berbahaya di dunia.
Tingginya angka kecelakaan mendorong pemerintah Bolivia untuk membangun jalur alternatif yang lebih aman.
Setelah proses pembangunan selesai dilakukan, Bolivia akhirnya meresmikan jalan baru pada 2006.
Jalur modern tersebut memiliki dua lajur, permukaan beraspal, serta standar keselamatan yang jauh lebih baik. Kehadiran jalan baru membuat Yungas Road kehilangan fungsi utamanya sebagai penghubung antara La Paz dan wilayah Yungas.
Sebagian besar warga lokal kini memilih menggunakan jalur baru yang lebih aman dan nyaman.
Baca juga: Panduan Wisata Pantai Ora, Maladewa Tersembunyi di Pulau Seram, Maluku
Yungas Road menjadi destinasi wisata ekstrem
Meski tidak lagi ramai dilalui kendaraan umum, Yungas Road justru menjadi objek wisata baru.
Saat ini, jalan tersebut lebih sering digunakan oleh pejalan kaki, pesepeda gunung, hingga pengendara motor yang ingin merasakan sensasi melintasi salah satu jalur paling ekstrem di dunia.
Setiap tahun, diperkirakan sekitar 25.000 wisatawan datang untuk mencoba Yungas Road.
Aktivitas yang paling populer adalah downhill mountain biking atau bersepeda menuruni lereng pegunungan dengan medan berbatu dan tikungan tajam.
Namun, meski banyak wisatawan yang berkunjung risiko Yungas Road dinilai masih tinggi tetap tinggi.
Beberapa operator wisata petualangan mencatat sejumlah kecelakaan fatal masih terjadi di jalur tersebut. Karena itu, wisatawan yang ingin mencoba Yungas Road disarankan memiliki pengalaman bersepeda gunung dan selalu menggunakan perlengkapan keselamatan lengkap.
Baca juga: Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Tag: #mengenal #yungas #road #bolivia #jalan #kematian #yang #masih #diburu #wisatawan