Turun 114 Kg dari Berat 241 Kg, Pria Ini Bagikan Rahasia Diet yang Mengubah Hidupnya
Seorang pria yang pernah memiliki berat badan lebih dari 240 kilogram membagikan perjalanan panjangnya menurunkan berat badan hingga 114 kilogram.
Transformasi tersebut tidak terjadi dalam semalam, tetapi melalui perubahan pola makan, olahraga rutin, dan cara pandang baru terhadap dirinya sendiri.
Matthew Bickel, pria berusia 45 tahun asal Amerika Serikat, menceritakan kisahnya kepada Men's Health (3/6/2026).
Di usia 30 tahun, berat badan Matthew mencapai 532 pound atau sekitar 241 kilogram. Ia mengaku mengalami kenaikan berat badan secara bertahap selama bertahun-tahun setelah berhenti bermain sepak bola di tingkat universitas.
Baca juga: Tasya Farasya Turun 13 Kg dalam 2,5 Bulan, Ungkap Rahasia di Balik Transformasinya
Kebiasaan makan yang membuat berat badan terus naik
Matthew mengatakan makanan menjadi pelarian saat menghadapi berbagai masalah dalam hidupnya.
Ia mengaku bisa menghabiskan satu pizza utuh, enam minuman bersoda, dan hidangan penutup dalam sekali makan.
"Makanan selalu menjadi sesuatu yang bisa saya andalkan ketika keadaan sulit," kata Matthew.
Menurutnya, pola makan tersebut dipengaruhi ketergantungan terhadap makanan serta citra diri yang buruk.
Selain berat badan yang terus bertambah, ia juga mengalami nyeri punggung hampir setiap hari dan sering merasa tidak memiliki energi untuk beraktivitas.
Baca juga: Turun 25 Kg Tanpa Cardio Berjam-jam, Pelatih Ini Justru Lebih Banyak Jalan Kaki
Titik balik setelah didiagnosis prediabetes
Ilustrasi diet. Perjalanan panjang menurunkan berat badan membawanya dari kondisi prediabetes hingga menjadi pelari ketahanan.
Perubahan mulai terjadi ketika Matthew merasa muak dengan kondisi dirinya sendiri saat sedang menyantap makanan dalam porsi besar.
Pada saat yang sama, ia mendapat kabar bahwa dirinya mengalami prediabetes.
"Saya merasa jika tidak berubah, saya akan mati," ujarnya.
Kesadaran tersebut menjadi titik balik yang mendorongnya memulai perjalanan menurunkan berat badan.
Baca juga: Cerita Dokter Turun 27 Kg setelah Sadar Berat Badannya Naik Diam-diam
Memulai diet dengan perubahan sederhana
Matthew tidak langsung melakukan olahraga berat. Ia memulai dengan berjalan kaki dan mendaki setiap hari.
Aktivitas itu kemudian berkembang menjadi kecintaan terhadap hiking dan alam terbuka.
Selain berolahraga, Matthew juga mengubah kebiasaan makannya.
Ia mengganti seluruh minuman hariannya dengan air putih dan mulai belajar memasak makanan yang lebih sehat.
Menurut Matthew, dukungan teman-temannya juga berperan besar dalam proses tersebut.
"Mereka mendorong saya dan membuat tujuan yang saya miliki terasa mungkin untuk dicapai," katanya.
Berat badan turun 45 kg dalam enam bulan
Seiring waktu, Matthew mulai kembali berlatih di pusat kebugaran.
Ia kemudian mengenal CrossFit dan semakin tertarik pada latihan kebugaran fungsional. Dari sana, ia mulai menekuni olahraga bersepeda dan lari.
Perubahan gaya hidup itu membantu Matthew menurunkan sekitar 100 pound atau 45 kilogram dalam waktu kurang dari enam bulan.
Meski demikian, perjalanan berikutnya berlangsung lebih lambat.
Ia mengaku mengalami fase naik dan turun berat badan selama bertahun-tahun. Namun, konsistensi membuat hasilnya terus bertambah.
Baca juga: Tren Minum Olive Oil Shot saat Diet Viral, Ahli Gizi Ingatkan Soal Kalori
Kini lebih kuat dan siap menghadapi tantangan baru
Secara total, Matthew berhasil menurunkan 252 pound atau sekitar 114 kilogram dalam 15 tahun terakhir.
Ia menyebut dirinya kini berada pada berat badan terendah sejak usia 14 tahun.
Saat ini, fokusnya bukan lagi sekadar menurunkan berat badan, melainkan meningkatkan kemampuan fisik.
Matthew rutin berlatih 15 hingga 20 jam setiap minggu dengan kombinasi lari, hiking, naik tangga, latihan kecepatan, dan kardio intensitas sedang.
Ia bahkan telah mengikuti sejumlah ajang olahraga ketahanan dan berencana mengikuti Life Time Leadville Trail 100 pada Agustus 2026, lomba lari sejauh 100 mil atau sekitar 161 kilometer di pegunungan Colorado.
Pelajaran terbesar dari perjalanan diet
Bagi Matthew, perubahan terbesar bukan hanya soal angka di timbangan. Ia menilai proses tersebut dimulai dari belajar menerima dan menghargai diri sendiri.
"Saran pertama saya untuk siapa pun yang ingin menurunkan berat badan adalah mencintai diri sendiri," kata Matthew.
Menurutnya, rasa percaya diri dan penerimaan diri menjadi bahan bakar penting untuk mempertahankan perubahan gaya hidup dalam jangka panjang.
"Dari perjalanan ini saya belajar bahwa saya bisa melakukan apa pun. Saya tidak bisa dipatahkan," ujarnya.
Baca juga: Sourdough Vs Roti Gandum, Mana yang Lebih Baik untuk Diet dan Gula Darah?
Tag: #turun #dari #berat #pria #bagikan #rahasia #diet #yang #mengubah #hidupnya