Bali Zoo Hentikan Aktivitas Naik Gajah Mulai 1 Januari 2026, Netizen Memuji
fakta unik tentang gajah(SHUTTERSTOCK)
12:07
16 Januari 2026

Bali Zoo Hentikan Aktivitas Naik Gajah Mulai 1 Januari 2026, Netizen Memuji

Lembaga konservasi Bali Zoo secara resmi menghentikan seluruh aktivitas naik gajah atau gajah tunggang (elephant riding) mulai 1 Januari 2026.

Keputusan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat komitmen lembaga terhadap kesejahteraan satwa (animal welfare) sekaligus mendorong pengelolaan konservasi yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Kebijakan ini juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Dirjen KSDAE Nomor 6 Tahun 2025 yang mewajibkan seluruh lembaga konservasi di Indonesia untuk menghentikan kegiatan peragaan gajah tunggang.

Sejahterakan satwa dan perilaku alami

Dalam penerapannya, Bali Zoo telah melakukan koordinasi intensif dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali.

Penghentian aktivitas menunggang gajah dilakukan untuk memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi satwa agar dapat berinteraksi secara sosial, beraktivitas bebas, dan mengekspresikan perilaku alaminya.

          View this post on Instagram                      

A post shared by Bali Zoo (@balizoo)

Head of Public Relations Bali Zoo, Emma Chandra, menegaskan bahwa alasan utama kebijakan ini adalah untuk memastikan kondisi fisik dan psikologis satwa tetap menjadi prioritas.

“Kesejahteraan satwa adalah prioritas utama Bali Zoo. Kebijakan ini diambil untuk mendukung pengelolaan gajah yang lebih baik dan memastikan standar perawatan terus ditingkatkan,” ujar Emma Chandra dalam keterangan resminya, Kamis (15/1/2026).

Wisata edukatif dan lebih etis

Meski aktivitas Elephant Riding dihapuskan, Bali Zoo menekankan bahwa aspek edukasi tidak akan berkurang. Sebaliknya, pengalaman wisata akan diarahkan pada kegiatan yang lebih etis dan informatif.

Fokus program yang kini dikembangkan meliputi:

  • Perawatan harian gajah
  • Edukasi konservasi
  • Program environmental enrichment (pengayaan lingkungan)

Emma menambahkan bahwa ke depan, pengunjung akan diajak memahami perilaku dan kebutuhan gajah melalui pendekatan yang lebih humanis, tanpa interaksi menunggangi satwa.

“Bali Zoo akan melanjutkan fokus pada perawatan harian gajah, edukasi konservasi, serta pengembangan pengalaman pengunjung yang lebih peduli terhadap satwa,” ujarnya.

Populasi gajah di Bali Zoo

Saat ini Bali Zoo menjadi rumah bagi 14 ekor gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus), yang terdiri dari:

  • 4 ekor gajah jantan
  • 10 ekor gajah betina
  • Rentang usia 3 hingga 45 tahun

Pengumuman mengenai penghentian aktivitas gajah tunggang pertama kali disampaikan melalui akun media sosial resmi Bali Zoo pada Rabu (14/1/2026).

Respons positif warganet

Kebijakan ini disambut hangat oleh masyarakat. Banyak warganet yang memuji langkah Bali Zoo karena dianggap sebagai keputusan progresif untuk meningkatkan kesejahteraan satwa dan mendorong pariwisata yang lebih beretika di Bali.

Tag:  #bali #hentikan #aktivitas #naik #gajah #mulai #januari #2026 #netizen #memuji

KOMENTAR