Turis Arab Belanja hingga 33 Jutaan saat Liburan di Indonesia, untuk Apa?
Ilustrasi turis arab saudi.(FREEPIK/FREEPIK)
06:07
10 Januari 2026

Turis Arab Belanja hingga 33 Jutaan saat Liburan di Indonesia, untuk Apa?

Turis Arab gemar berwisata ke sejumlah daerah sejuk di Indonesia, terutama di kawasan Jawa Barat, seperti di Puncak Bogor dan Bandung.

Dalam sekali kunjungan, rata-rata durasi berlibur turis Arab di Indonesia sekitar 13,4 hari dengan pengeluaran mencapai 2.000 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 33 jutaan.

"Mereka enggak masalah (soal) spending, enggak masalah belanja karena mereka pada dasarnya suka luxury," kata Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, ketika dihubungi Kompas.com lewat sambungan telepon, beberapa waktu lalu.

Saat ditanya lebih lanjut soal pengeluaran turis Arab di Indonesia, kata Made, mereka biasanya menghabiskan uang paling banyak untuk akomodasi dan kuliner.

Diikuti dengan pengeluaran untuk transportasi lokal, sewa kendaraan, belanja, hiburan, kesehatan, dan paket wisata.

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Jawa Barat, Daniel G Nugraha, mengatakan, turis Arab umumnya tidak sembarang memilih akomodasi selagi berlibur ke Indonesia.

Bersama dengan keluarganya, para turis asal Timur Tengah tersebut biasanya menetap di hotel-hotel bintang empat maupun lima.

"Setelah dari Jakarta, terus ke Puncak selama lima hari, biasanya mereka masih ada (berlanjut) tiga hari di sekitar Bandung. Check-in di hotel-hotel bintang empat atau bintang lima di sekitar Kota Bandung, bahkan di apartemen," kata Daniel.

"Dan tidak jarang mereka juga mengambil vila atau resor di sekitar Ciater karena ada pemandian air panas," sambungnya saat dihubungi Kompas.com secara terpisah, Rabu (3/12/2025).

Sementara itu, saat berwisata ke NTB, khususnya Lombok, turis Arab biasanya mencari wisata mewah alias luxury tourism.

Mereka yang mencari kemewahan wisata tanpa mengecualikan fasilitas halal, biasanya memilih daerah Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya Lombok.

Adapun saat berkunjung atau sekedar transit di Jakarta, turis Arab juga tidak melewatkan kesempatan berbelanja di mal-mal ternama.

Daniel melanjutkan, mereka bahkan sengaja memilih akomodasi yang terhubung langsung dengan pusat perbelanjaan.

"Jadi area Thamrin City, Grand Indonesia, dengan hotel-hotelnya yang ada di situ semua., termasuk Grand Hyatt, Kempinski, dan Ascott," tutur Daniel.

Itu sebabnya, wisata belanja menjadi salah satu agenda utama, terutama ke pusat perbelanjaan kelas atas yang menawarkan berbagai merek ternama.

"Walaupun mungkin di negaranya sudah banyak barang-barang branded, mal-mal besar, tapi tetap saja kalau datang ke Jakarta mereka rindu dengan mal," pungkas Daniel.

Tag:  #turis #arab #belanja #hingga #jutaan #saat #liburan #indonesia #untuk

KOMENTAR