5 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia: Panorama Alam dari Balik Jendela
Perjalanan jarak jauh dengan kereta api sering dianggap melelahkan karena waktu tempuh yang panjang.
Namun, di Indonesia, sejumlah jalur kereta justru menawarkan panorama alam yang membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan.
Dari balik jendela gerbong, penumpang dapat menyaksikan bentang alam yang terus berganti, mulai dari perbukitan hijau, hamparan sawah, sungai besar, hingga lembah yang membelah pegunungan.
Sejumlah rute bahkan dikenal memiliki pemandangan alam yang konsisten indah sepanjang perjalanan, menjadikan kereta bukan sekadar moda transportasi, tetapi bagian dari pengalaman wisata.
Beberapa jalur kereta api di Indonesia masih beroperasi secara reguler dan dikenal luas sebagai jalur dengan panorama paling menarik. Jalur-jalur ini dilayani oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan dapat dipesan melalui kanal resmi.
Berikut deretan jalur kereta api terindah di Indonesia yang layak dipertimbangkan.
Argo Parahyangan, kereta yang siap mengantarkan masyarakat yang ingin bepergian dari Bandung ke Jakarta dan sebaliknya.
1. Jalur KA Jakarta–Bandung
Rute Jakarta–Bandung menjadi salah satu jalur kereta paling populer di Indonesia. Perjalanan ini melintasi kawasan perbukitan Priangan Barat, persawahan, serta lembah-lembah luas di wilayah Jawa Barat.
Salah satu momen paling berkesan terjadi saat kereta melintas di kawasan Padalarang dan Purwakarta, di mana penumpang dapat menikmati pemandangan perbukitan berlapis dari ketinggian.
Kombinasi kontur alam dan jalur rel yang berliku menjadikan rute ini favorit bagi penumpang yang menyukai perjalanan dengan pemandangan alam terbuka.
Untuk rute Jakarta–Bandung, tersedia beberapa pilihan kereta yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan. Kereta Cepat Whoosh menjadi opsi paling cepat dengan waktu tempuh sekitar 30–45 menit.
Sementara itu, kereta konvensional seperti Argo Parahyangan membutuhkan waktu sekitar tiga jam, sedangkan KA Cikuray cocok bagi penumpang yang ingin perjalanan lebih santai dengan durasi sekitar 4 jam.
Ilustrasi KA Argo Bromo Anggrek.
2. Jalur KA Jakarta–Surabaya (Lintas Utara Jawa)
Jalur Jakarta–Surabaya melalui lintas utara Pulau Jawa menawarkan pemandangan khas dataran rendah. Sepanjang perjalanan, penumpang dapat melihat hamparan sawah, kawasan pertanian, hingga perkampungan pesisir.
Karakter jalur yang relatif datar membuat perjalanan terasa stabil dan nyaman, terutama untuk perjalanan jarak jauh. Meski bukan jalur pegunungan, lintasan ini tetap memberikan pengalaman visual yang beragam dari pagi hingga malam hari.
Perjalanan kereta api dari Jakarta ke Surabaya dilayani oleh berbagai pilihan kelas, mulai dari ekonomi, eksekutif, hingga luxury.
Sejumlah kereta yang kerap menjadi pilihan penumpang antara lain Airlangga, Jayabaya, Gumarang, Dharmawangsa, Bima, Sembrani, serta Argo Bromo Anggrek, dengan waktu tempuh rata-rata sekitar 8–10 jam, tergantung jenis dan jadwal kereta.
3. Jalur KA Purwokerto–Jakarta
Rute Purwokerto–Jakarta yang dilayani KA Serayu dikenal memiliki nuansa alam yang kuat. Jalur ini melintasi wilayah Jawa Tengah bagian selatan dengan latar pegunungan dan perbukitan hijau.
Daya tarik utamanya adalah lintasan Jembatan Serayu yang membentang di atas sungai besar, serta terowongan yang menembus bukit. Perpaduan sungai, jembatan, dan kontur alam membuat jalur ini kerap disebut sebagai salah satu rute paling fotogenik di Pulau Jawa.
4. Jalur KA Blitar–Malang
Jalur Blitar–Malang yang dilayani KA Penataran menawarkan panorama pedesaan Jawa Timur yang masih asri. Sepanjang perjalanan, penumpang disuguhi hamparan sawah, kebun warga, hutan jati, hingga perbukitan dengan kontur berundak.
Di beberapa titik, rel berkelok di antara pepohonan rimbun, menciptakan suasana perjalanan yang terasa sejuk dan alami. Meski jaraknya relatif pendek, jalur ini menyajikan pengalaman visual yang lengkap.
KA Argo wilis, Rute Bandung-Surabaya PP. Simak jadwal dan harga tiket KA Argo Wilis rute Bandung - Surabaya Gubeng PP pada GAPEKA 2023 yang akan berlaku per 1 Juni 2023.
5. Jalur KA Surabaya–Bandung (Lintas Selatan Jawa)
Jalur Surabaya–Bandung melalui lintas selatan Jawa dikenal sebagai salah satu rute kereta api dengan panorama paling dramatis di Indonesia. Sepanjang perjalanan, kereta melintasi kawasan pegunungan, persawahan, lembah sungai, serta pedesaan yang masih asri, dengan lanskap yang terus berubah dari Jawa Timur hingga Jawa Barat.
Untuk pengalaman visual yang lebih maksimal, penumpang dapat memilih Kereta Panoramic yang dirangkai pada layanan Argo Wilis untuk perjalanan siang hari atau Turangga untuk perjalanan malam. Kereta Panoramic dilengkapi jendela berukuran besar dan atap kaca, sehingga penumpang dapat menikmati pemandangan lintas selatan Jawa secara lebih leluasa.
Selain itu, layanan KA Malabar dan KA Mutiara Selatan juga menjadi pilihan favorit bagi penumpang yang ingin menikmati keindahan jalur ini.
Pemandangan pegunungan, hamparan sawah, serta perkampungan di sepanjang lintasan, terutama di wilayah Banjar hingga Bandung, kerap menjadi bagian paling berkesan dari perjalanan, terutama saat kereta melintas pada pagi hingga siang hari.
Tag: #jalur #kereta #terindah #indonesia #panorama #alam #dari #balik #jendela