Kata Bos ChatGPT ke Founder Startup: Sebagus Apa Pun Idemu, Tak Ada yang Peduli
–Di dunia startup, ada satu kecemasan lama yang hampir selalu muncul pada fase awal pendirian usaha: bagaimana jika gagasan yang dianggap brilian justru dibajak oleh pesaing atau perusahaan teknologi raksasa?
Rasa takut kehilangan ide tersebut membuat banyak founder memilih bersikap tertutup. Mereka enggan membeberkan konsep produknya sebelum resmi meluncur, bahkan tak jarang meminta calon mitra atau pihak lain menandatangani perjanjian kerahasiaan (NDA).
Pandangan berbeda justru disampaikan oleh CEO OpenAI, Sam Altman, yang menilai kekhawatiran itu berlebihan.
Lewat potongan video lama yang kembali ramai dibagikan di platform X (dulu Twitter), sosok di balik ChatGPT tersebut secara tegas membantah anggapan bahwa ide startup kecil selalu diincar pemain besar.
"Sebagus apa pun ide Anda, tidak ada yang peduli," ujar Altman tegas, seperti dilansir KompasTekno dari laporan Moneycontrol.
Pernyataan blak-blakan itu dilontarkan Altman saat menanggapi pertanyaan seorang founder startup mengenai cara melindungi ide bisnis dari incaran pemain yang lebih besar.
Menurut Altman, asumsi bahwa para eksekutif di raksasa teknologi sedang mengintai dan bersiap membajak konsep bisnis startup kecil adalah ilusi.
Kenyataannya, kata Altman, sebagian besar orang di perusahaan besar sudah terlalu pusing dan sibuk dengan masalah dan target internal mereka sendiri. Mereka nyaris tidak punya waktu untuk memikirkan, apalagi terobsesi, pada cetak biru bisnis orang lain yang belum terbukti.
Baca juga: Risiko Tersembunyi Mengintai Gen Z yang Rajin Pakai AI
"Para founder sering kali butuh waktu bertahun-tahun untuk menyadari bahwa dunia ini terlalu sibuk untuk mempedulikan ide bisnis orang lain," jelasnya dalam klip yang diunggah ulang oleh akun @StartupArchive tersebut.
Lebih jauh, pria berusia 40 tahun ini memperingatkan bahwa sikap merahasiakan ide justru bisa berbalik menjadi bumerang yang mematikan bagi sebuah startup.
Ketika seorang pendiri menutup rapat-rapat idenya, ia otomatis menutup pintu bagi berbagai peluang vital.
Sikap ini menghalangi mereka untuk mendapatkan masukan yang kritis dari pasar, menyulitkan proses rekrutmen talenta berbakat, dan tentu saja, menjauhkan minat calon investor.
Alih-alih paranoid, Altman menyarankan agar para pendiri startup berani membagikan visi besar mereka secara terbuka. Keterbukaan inilah yang justru akan memantik dukungan dan membangun momentum di tahap awal.
Baca juga: Jeff Bezos Wanti-wanti Gen Z, Jangan Buru-buru Bikin Startup, Mending Kerja Dulu
Ide itu murah, eksekusi adalah segalanya
Pesan utama yang ingin disampaikan bos OpenAI ini sebenarnya bermuara pada satu prinsip fundamental yang sering digaungkan di Silicon Valley, ide itu murah dan berlimpah. Yang benar-benar menjadi penentu kesuksesan adalah kualitas eksekusinya.
Sebuah ide tidak akan menjadi "benteng" yang kuat jika hanya disimpan di kepala. Pertahanan bisnis sesungguhnya terletak pada seberapa sigap sebuah tim mampu membangun produk, melakukan penyempurnaan, dan menumbuhkan skala bisnisnya.
Eksekusi yang luar biasa diklaim akan dengan sendirinya menarik tiga elemen terpenting yang dibutuhkan startup untuk menang, yakni, SDM yang hebat, modal yang kuat, dan pengguna yang loyal.
Tag: #kata #chatgpt #founder #startup #sebagus #idemu #yang #peduli