Induk TikTok Mau Jual Moontoon ke Arab Saudi?
Kantor ByteDance di Singapura.(KOMPAS.com/Reza Wahyudi.)
16:06
16 Februari 2026

Induk TikTok Mau Jual Moontoon ke Arab Saudi?

- Raksasa teknologi asal China empunya TikTok, ByteDance, dikabarkan sedang berencana menjual unit bisnis game milik mereka, Moonton dengan nilai miliaran dollar AS.

Moonton merupakan studio pengembang game mobile yang bisa dibilang cukup populer di Indonesia, yaitu Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).

Pengembang game yang populer dengan turnamen e-sports MPL ID tersebut sebelumnya diakuisisi ByteDance melalui unit bisnis game mereka, yaitu Nuverse senilai 4 miliar dollar AS (sekitar Rp 67,3 triliun) pada 2021 lalu. 

Nah, informasi soal rencana penjualan Moonton ini disampaikan oleh sejumlah sumber industri yang dirangkum dalam sebuah laporan Reuters. 

Baca juga: AI Seedance 2.0 dari ByteDance China Meluncur, Hasil Video Bikin Geger Industri Film

Menurut sumber itu, ByteDance kini sedang dalam tahap diskusi dan negosiasi dengan perusahaan game asal Arab Saudi yang juga membuat game dan menggelar turnamen e-sports, yaitu Savvy Games Group.

Angka transaksi yang dibicarakan dalam proses akuisisi ini konon mulai dari 6 miliar dollar AS (sekitar Rp 100 triliun) hingga 7 miliar dollar AS (sekitar Rp 117 triliun).

Jika diskusi selesai, maka nantinya Moonton kemungkinan akan berada langsung di bawah naungan Savvy Games Group.

Adapun proses akuisisi ini, menurut sumber yang sama, disebut bisa diteken secepatnya pada kuartal awal di tahun 2026 ini. 

Sebab, kedua pihak (ByteDance dan Moonton) disinyalir telah mencapai persetujuan awal terkait sejumlah poin utama transaksi.

Tanda ByteDance mundur dari industri game?

Ilustrasi Mobile Legends 2.1.18.Moonton Ilustrasi Mobile Legends 2.1.18.

Baik ByteDance, Moonton, maupun Savvy Games belum memberikan tanggapan resmi terkait kabar akuisisi di atas.

Satu hal yang pasti, jika rencana tersebut akurat dan terealisasi, aksi penjualan Moonton akan menandai langkah besar ByteDance untuk mundur dari bisnis game online.

Pada 2023 lalu, perusahaan induk aplikasi video pendek TikTok ini memang sempat mengumumkan restrukturisasi unit game-nya setelah melakukan evaluasi bisnis.

Baca juga: Moonton Dibeli TikTok, Bagaimana Nasib Game Mobile Legends?

Namun, langkah ini tampaknya belum menumbuhkan hasil maksimal, sehingga melepas Moonton ke pihak lain kemungkinan menjadi salah satu opsi.

Moonton didirikan pada 2014 lalu dan kini memiliki lebih dari 2.000 karyawan.

Perusahaan ini mengoperasikan kantor di sejumlah negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Amerika Latin, dan China.

Berdasarkan informasi yang didapat Reuters, MLBB kini telah diunduh lebih dari 1,5 miliar kali dan memiliki lebih dari 110 juta pengguna aktif bulanan.

Game ini juga disebut sudah masuk dalam 10 besar game yang paling banyak dimainkan di lebih dari 80 negara, sebagaimana dirangkum KompasTeko dari Reuters.

Savvy Games dan ByteDance

Menyoal Savvy Games dna ByteDance, keduanya bisa dibilang merupakan perusahaan raksasa yang punya bisnis besar.

Savvy Games Group merupakan perusahaan game dan e-sports global yang dimiliki oleh dana investasi pemerintah Arab Saudi, Public Investment Fund (PIF).

Perusahaan ini dikenal sedang agresif melakukan akuisisi di industri game.

Pada 2023, Savvy Games mengakuisisi pengembang game mobile Scopely senilai 4,9 miliar dollar AS (sekitar Rp 82,4 triliun).

Scopely kemudian membeli divisi game milik Niantic, perusahaan di balik game Pokémon Go, dengan nilai transaksi 3,5 miliar dollar AS (sekitar Rp 58,9 triliun) pada Maret lalu.

Adapun ByteDance merupakan perusahaan yang bergerak di banyak bidang dan segmen, mulai dari media sosial TikTok, platform gaming NuVerse, platform kolaborasi Lark, dan masih banyak lagi. 

Tag:  #induk #tiktok #jual #moontoon #arab #saudi

KOMENTAR