Epson Klaim Masih Kuasai Pasar Printer dan Proyektor di Indonesia
Ilustrasi printer Epson untuk printing digital di kain(Epson)
15:36
12 Februari 2026

Epson Klaim Masih Kuasai Pasar Printer dan Proyektor di Indonesia

– Perusahaan asal Jepang, Epson mengeklaim bahwa mereka masih menduduki posisi pertama untuk pasar mesin cetak (printer) di Indonesia untuk kuartal III-2025 (Oktober-Desember). 

Klaim ini disampaikan Managing Director Epson Indonesia, Ng Ngee Khiang di sela acara Media Gathering yang digelar Epson di The Berkeley Hotel, Pratunam, Bangkok, Thailand pada Kamis (12/2/2026). 

Menurut Khiang yang mengutip firma analisis data pasar IDC, pangsa pasar (market share) printer Epson di Indonesia kini berada di angka 71 persen untuk segmen inkjet.

Sementara untuk segmen ink tank, market share Epson di Indonesia berkisar di angka 75 persen kuartal III-2025.  

Baca juga: Epson Lifestudio Resmi di Indonesia, Proyektor Rumahan Portable Harga mulai Rp 11,5 Juta

Khiang mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari kuatnya permintaan printer tangki tinta Epson, khususnya lini L Series yang sudah lama dikenal di pasar Indonesia.

“Printer, khususnya ink tank L-Series, masih menjadi 'tulang punggung' bisnis kami di Indonesia. Produk ini dikenal hemat biaya cetak dan daya tahannya baik, sehingga banyak digunakan oleh sekolah, UMKM, hingga perkantoran,” jelas Khiang.

Menurut dia, karakter pasar Indonesia, yang masih membutuhkan volume cetak tinggi dari keperluan dokumen, membuat printer ink tank tetap relevan meski tren digitalisasi terus berkembang.

Selain itu, biaya operasional yang relatif rendah menjadi pertimbangan utama konsumen ketika memilih perangkat cetak.

Managing Director Epson Indonesia, Ng Ngee Khiang di sela acara Media Gathering yang digelar Epson di The Berkeley Hotel, Pratunam, Bangkok, Thailand pada Kamis (12/2/2026). KOMPAS.com/Bill Clinten Managing Director Epson Indonesia, Ng Ngee Khiang di sela acara Media Gathering yang digelar Epson di The Berkeley Hotel, Pratunam, Bangkok, Thailand pada Kamis (12/2/2026). 

Di luar printer, Khiang juga menyebut pihaknya mendominasi segmen proyektor untuk pasar Indonesia, yaitu dengan pangsa pasar sekitar 75 persen di kuartal III-2025, apabila mengacu pada data firma analis FutureSource Consulting.

Khiang menjelaskan, kebutuhan perangkat visual seperti proyektor masih tetap ada dan perangkat tersebut masih relevan digunakan untuk saat ini, meski tren digitalisasi terus berkembang.

"Proyektor ini masih banyak digunakan di Indonesia, terutama untuk kebutuhan ruang kelas dan ruang rapat perusahaan,” klaim Khiang.

Baca juga: Epson Umumkan Pergantian Presiden Baru

Khiang melanjutkan, fleksibilitas ukuran layar, efisiensi biaya penggunaan, hingga kemudahan pemasangan menjadi keunggulan utama mengapa proyektor saat ini tetap dilirik dibanding dengan layar interaktif di Indonesia.

Kendati demikian, Khiang tidak merinci berapa volume unit printer dan proyektor yang dipasarkan di Indonesia pada kuartal III-2025.

Nah, dengan performa bisnis di atas dan dominasinya di Indonesia, Epson menilai Tanah Air masih menjadi salah satu pasar Epson terbesar di Asia Tenggara untuk produk printer dan proyektor. 

“Ke depan, strategi kami sebenarnya tetap sama seperti sebelmnya, di mana kami tetap fokus menghadirkan produk yang efisien dan relevan dengan kebutuhan pengguna di Indonesia,” pungkas Khiang.

Tag:  #epson #klaim #masih #kuasai #pasar #printer #proyektor #indonesia

KOMENTAR