Dassault Pamer Falcon 6X di Singapore Airshow 2026, Soroti Prospek Asia-Pasifik dan Program 10X
– Dassault Aviation tampil aktif dalam ajang Singapore Airshow 2026 yang berlangsung pada 3–8 Februari 2026 di Changi Exhibition Centre, Singapura.
Pabrikan asal Perancis itu memusatkan perhatian pada lini jet bisnis Falcon, khususnya Falcon 6X yang dipajang dalam static display.
Kehadiran Falcon 6X menjadi daya tarik utama di booth Dassault. Pesawat ini dikenal sebagai jet bisnis dengan kabin ultra-lebar di kelasnya, dirancang untuk menghadirkan kenyamanan maksimal bagi penerbangan jarak jauh.
Pengunjung pameran dapat melihat langsung kabin pesawat, sistem avionik, serta berdiskusi dengan tim produk dan layanan pelanggan Dassault di lokasi acara.
Baca juga: Pesawat Jet Dassault Falcon 10X Meluncur, Terbesar dan Terjauh di Kelasnya
Selain Falcon 6X, Dassault juga menyoroti perkembangan program Falcon 10X. Jet bisnis generasi terbaru tersebut diposisikan sebagai pesawat ultra-long-range yang ditujukan untuk pasar premium global, termasuk kawasan Asia-Pasifik.
Dassault Falcon 6X di Singapore Airshow 2026.
Program Falcon 10X
Di sisi lain, program Falcon 10X kini terus bergerak menuju tahap penting berikutnya dalam pengembangan, dengan perhatian industri tertuju pada jadwal roll-out dan uji terbang perdananya yang dijadwalkan pada Maret 2026.
Sebagai informasi, Falcon 10X merupakan pesawat jet bisnis terbaru yang tengah dikembangkan oleh Dassault Aviation untuk bersaing di segmen ultra-long-range paling premium.
Program ini pertama kali diumumkan pada 2021 dan dirancang memiliki jangkauan sekitar 7.500 nautical mile (sekitar 13.900 km), memungkinkan penerbangan nonstop seperti Singapura–New York atau Jakarta–Los Angeles.
Falcon 10X akan ditenagai dua mesin Rolls-Royce Pearl 10X serta dibekali sistem kendali penerbangan digital (fly-by-wire) generasi terbaru turunan dari teknologi pesawat tempur Dassault.
Fassault Falcon 10X
Kabinnya diklaim menjadi yang terbesar di kelasnya, dengan tinggi dan lebar lebih lapang dibandingkan pesaing di segmen yang sama.
Pesawat ini ditargetkan masuk layanan (entry into service) pada paruh kedua dekade ini, dan diproyeksikan menjadi andalan baru Dassault di pasar jet bisnis jarak sangat jauh.
Dassault sendiri optimis terhadap prospek bisnis penerbangan eksekutif di Asia Tenggara dan Asia-Pasifik secara luas.
Baca juga: Indonesia Bisa Jadi Pasar Pesawat Jet Pribadi Terbesar Se-ASEAN
Hal itu disampaikan oleh Carlos Bana, Vice President, Civil Aircraft Dassault Falcon di sela perhelatan Singapore Airshow.
Menurut Bana, kawasan ini dinilai memiliki pertumbuhan ekonomi yang stabil, peningkatan jumlah individu dengan kekayaan tinggi (high-net-worth individuals), serta kebutuhan mobilitas bisnis lintas negara yang semakin tinggi.
Melalui kehadiran Falcon 6X dan promosi program 10X, Dassault menegaskan komitmennya untuk memperkuat posisi di pasar regional yang semakin kompetitif.
Singapore Airshow sendiri menjadi salah satu ajang dirgantara terbesar di Asia, mempertemukan produsen pesawat, maskapai, operator jet bisnis, serta pelaku industri pertahanan dan kedirgantaraan dari berbagai negara.
Tag: #dassault #pamer #falcon #singapore #airshow #2026 #soroti #prospek #asia #pasifik #program