Website Bisa Tolak Kontennya Dipakai AI Overview, Google Siapkan Opsi “Opt-Out”
– Google mengumumkan tengah mengkaji mekanisme baru agar pemilik situs web dapat secara spesifik menolak (opt out) penggunaan konten mereka dalam fitur pencarian berbasis kecerdasan buatan (AI), seperti AI Overviews dan AI Mode di Google Search.
Langkah ini dilakukan sebagai respons atas persyaratan baru dari otoritas persaingan Inggris, Competition and Markets Authority (CMA), yang menuntut Google memberi kontrol lebih besar kepada penerbit dan pemilik situs atas bagaimana konten mereka dimanfaatkan dalam fitur AI.
“Saat ini kami sedang mengeksplorasi pembaruan kontrol yang memungkinkan situs secara khusus memilih untuk tidak ikut dalam fitur pencarian generatif berbasis AI,” tulis Google dalam blog resmi perusahaan.
Mekanisme
Google menyebut mekanisme tersebut akan dibangun dengan pendekatan serupa seperti pengaturan yang selama ini memungkinkan situs mengatur kemunculan kontennya di featured snippets dan Google Extended.
Baca juga: Trafik Merosot gara-gara AI Overview, Raksasa Media AS Gugat Google
Namun, kontrol baru ini akan dirancang khusus untuk fitur AI Search, yang selama ini belum memiliki opsi penolakan secara eksplisit.
Menurut Google, pengembangan sistem ini harus tetap menjaga fungsi utama mesin pencari, agar tidak terpecah atau membingungkan pengguna.
“Tujuan kami adalah menjaga kegunaan Google Search bagi orang-orang yang ingin mendapatkan informasi dengan cepat, sekaligus memberikan alat yang tepat bagi pemilik situs untuk mengelola konten mereka,” tulis Google.
“Kontrol baru ini juga harus sederhana dan dapat diterapkan secara luas, seiring AI semakin menjadi bagian inti dari cara orang mencari informasi,” lanjut Google.
Tekanan dari Inggris
Dorongan utama kebijakan ini datang dari CMA, yang pada Juni 2025 telah merilis peta jalan (roadmap) terkait langkah pengawasan terhadap Google Search.
Kini, CMA membuka konsultasi publik mengenai sejumlah persyaratan perilaku baru yang dirancang untuk meningkatkan transparansi, keadilan, serta perlindungan bagi penerbit konten.
Tangkapan layar layanan AI Overview Google
Dirangkum KompasTekno dari The Guardian, dalam dokumen CMA tersebut terdapat empat poin utama yang menjadi sorotan.
1. Publisher controls
CMA meminta Google memberi pilihan dan transparansi yang lebih besar kepada penerbit terkait penggunaan konten mereka dalam AI Overviews.
Baca juga: Google AI Overview Bakal Tampilkan Iklan, Termasuk di Indonesia
Penerbit nantinya dapat memilih untuk tidak mengizinkan kontennya dipakai dalam fitur AI, maupun untuk pelatihan model AI di luar Google Search. Google juga diwajibkan memastikan atribusi atau penyebutan sumber konten dilakukan secara layak dalam hasil berbasis AI.
2. Fair ranking
Google diminta menjamin sistem peringkat hasil pencarian bersifat adil dan transparan bagi pelaku usaha. Termasuk di dalamnya peringkat yang muncul dalam AI Overviews dan AI Mode. Google harus dapat membuktikan kepada CMA dan publik bahwa algoritma penelusuran mereka bekerja secara objektif.
3. Choice screens
CMA mengusulkan agar layar pilihan mesin pencari menjadi kewajiban hukum di perangkat Android, serta diperluas ke browser Chrome. Dengan demikian, pengguna lebih mudah berpindah atau memilih layanan pencarian alternatif selain Google.
4. Data portability
Google diminta mempermudah individu maupun bisnis dalam mengakses dan memanfaatkan data pencarian mereka sendiri, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada satu platform.
CMA menyebut seluruh langkah ini dirancang untuk mendukung inovasi dan pertumbuhan industri digital, sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh pengalaman internet yang berkualitas tinggi.
Dengan rencana ini, Google berpotensi mengubah relasi antara mesin pencari dan penerbit konten.
Jika sebelumnya konten situs dapat digunakan secara otomatis dalam fitur AI, ke depan pemilik situs akan memiliki hak yang lebih tegas untuk menentukan apakah karya mereka boleh dipakai atau tidak.
Namun, Google menegaskan bahwa setiap perubahan harus dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak ekosistem mesin pencarian yang sudah ada, dan tetap memberikan pengalaman yang konsisten bagi pengguna di seluruh dunia.
Tag: #website #bisa #tolak #kontennya #dipakai #overview #google #siapkan #opsi