Sering Deg-degan di Balik Kemudi? Ini 7 Cara Ampuh Bikin Kamu Lebih Tenang dan Pede Mengemudi
Lebih percaya diri dan tidak panik saat berkendara, simak tips berikut ini. (Freepik)
12:28
21 Januari 2026

Sering Deg-degan di Balik Kemudi? Ini 7 Cara Ampuh Bikin Kamu Lebih Tenang dan Pede Mengemudi

 

 

- Rasa cemas saat mengemudi adalah hal yang lebih umum dari yang kamu kira. Mulai dari takut salah menginjak pedal, panik menghadapi jalan ramai, hingga khawatir melakukan kesalahan di depan pengendara lain, semuanya bisa membuat pengalaman berkendara terasa menegangkan dan melelahkan.

Kabar baiknya, kecemasan tersebut bukan sesuatu yang permanen. Dengan persiapan yang tepat, kebiasaan yang baik, dan latihan yang konsisten, kamu bisa mengambil kembali kendali dan menikmati perjalanan di jalan.

Berikut 7 tips praktis yang bisa membantu kamu menjadi pengemudi yang lebih tenang, fokus, dan percaya diri seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Kenali Bagian dan Fitur Mobil secara Menyeluruh

Memahami bagian dan fitur mobil adalah fondasi utama untuk mengurangi rasa cemas saat berkendara. Kamu perlu benar-benar mengenal fungsi pedal gas, rem, kopling, tuas transmisi, hingga rem tangan agar tidak ragu saat menggunakannya. Ketika tangan dan kaki sudah terbiasa, pikiran pun akan lebih tenang.

Luangkan waktu membaca buku manual kendaraan agar kamu paham fitur keselamatan, indikator di panel instrumen, serta sistem bantuan berkendara yang tersedia. Pengetahuan ini akan sangat membantu saat menghadapi situasi tak terduga di jalan.

Selain itu, lakukan latihan secara rutin di area yang aman. Jika perlu, mintalah bantuan orang yang lebih berpengalaman untuk menjelaskan cara kerja fitur tertentu. Semakin kamu mengenal mobilmu, semakin besar rasa percaya diri saat mengemudi.

2. Latih Perhatian Penuh saat Berkendara

Saat mengemudi, cobalah untuk hadir sepenuhnya pada momen tersebut. Fokuskan perhatian pada kemudi di tanganmu, respons mobil saat kamu menekan pedal, dan suara mesin ketika kendaraan melaju.

Perhatikan kondisi sekitar seperti marka jalan, rambu lalu lintas, dan pergerakan kendaraan lain. Dengan begitu, pikiranmu tidak mudah teralihkan oleh rasa takut atau kekhawatiran berlebihan.

Latihan perhatian penuh ini juga membantu meningkatkan kewaspadaan dan refleks kamu di jalan. Semakin sering dilatih, semakin nyaman dan terkendali perasaanmu saat berkendara.

3. Rencanakan Rute sebelum Berangkat

Menentukan rute sebelum berkendara bisa sangat membantu mengurangi kecemasan. Kamu jadi tahu jalan mana yang akan dilewati, titik belokan, persimpangan penting, hingga lokasi tempat berhenti jika diperlukan.

Jika memungkinkan, lakukan survei rute terlebih dahulu atau gunakan aplikasi navigasi untuk memahami kondisi jalan. Rute yang familiar akan membuat kamu lebih fokus pada cara mengemudi, bukan pada rasa bingung mencari arah.

Dengan rencana yang jelas, kamu akan merasa lebih siap menghadapi perjalanan. Stres karena takut tersesat pun bisa diminimalkan secara signifikan.

4. Patuhi Aturan dan Rambu Lalu Lintas

Mengikuti aturan lalu lintas bukan hanya soal keselamatan, tapi juga ketenangan batin. Saat kamu mengemudi sesuai rambu dan batas kecepatan, kamu tidak perlu khawatir melanggar aturan atau ditegur petugas.

Menjaga jarak aman dengan kendaraan lain juga memberi kamu ruang untuk bereaksi jika terjadi sesuatu secara tiba-tiba. Hal ini membuat kamu merasa lebih aman dan tidak terburu-buru.

Luangkan waktu untuk memahami rambu dan etika berkendara. Ketika kamu yakin sedang berada di jalur yang benar, rasa percaya diri akan tumbuh dengan sendirinya.

5. Gunakan Teknik Relaksasi untuk Menenangkan Diri

Teknik relaksasi sangat efektif untuk meredakan kecemasan saat mengemudi. Salah satunya adalah pernapasan dalam: tarik napas perlahan, tahan beberapa detik, lalu hembuskan secara perlahan.

Kamu juga bisa mencoba relaksasi otot progresif dengan melemaskan otot-otot tubuh secara bertahap, mulai dari bahu, lengan, hingga kaki. Teknik ini membantu mengurangi ketegangan fisik yang sering muncul tanpa disadari.

Latih metode relaksasi ini sebelum berkendara atau saat berhenti sejenak. Dengan tubuh yang lebih rileks, pikiranmu pun akan lebih jernih menghadapi situasi di jalan.

6. Tantang Diri secara Bertahap

Kepercayaan diri tidak datang secara instan, tetapi dibangun lewat pengalaman. Tantang dirimu untuk mencoba situasi berkendara yang sedikit lebih menantang dari sebelumnya, dimulai dari perjalanan singkat.

Setelah itu, kamu bisa mencoba mengemudi di jalan yang lebih ramai, pada malam hari, atau saat kondisi cuaca kurang ideal. Setiap keberhasilan kecil akan memberikan dorongan kepercayaan diri yang besar.

Jangan lupa melakukan refleksi setelah berkendara. Evaluasi apa yang sudah kamu lakukan dengan baik dan apa yang bisa diperbaiki agar perjalanan berikutnya terasa lebih mudah.

7. Terapkan Terapi Pemaparan secara Bertahap

Mulailah mengemudi di lingkungan yang minim tekanan, seperti area perumahan yang sepi atau tempat parkir luas. Pilih waktu dengan lalu lintas rendah agar kamu bisa fokus tanpa rasa terintimidasi.

Secara perlahan, tingkatkan tantangan dengan masuk ke jalan yang lebih ramai atau kondisi yang lebih kompleks. Pendekatan bertahap ini membantu kamu beradaptasi tanpa merasa kewalahan.

Setiap pengalaman positif akan memperkuat keyakinan bahwa kamu mampu mengemudi dengan baik. Lama-kelamaan, kecemasan akan berkurang dan digantikan rasa percaya diri yang lebih stabil.

Editor: Estu Suryowati

Tag:  #sering #degan #balik #kemudi #cara #ampuh #bikin #kamu #lebih #tenang #pede #mengemudi

KOMENTAR