Tidak Ada Lagi HP Baru Asus Tahun Ini...
Ringkasan berita:
- Asus dipastikan tidak merilis HP baru sepanjang tahun ini, baik dari lini Zenfone maupun ROG Phone. Keputusan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Chairman Asus, Jonney Shih, yang menegaskan bisnis smartphone tidak lagi menjadi fokus perusahaan, meski layanan purna jual untuk pengguna lama tetap berjalan.
- Asus mengalihkan strategi bisnis ke teknologi berbasis AI, menyusul tekanan industri smartphone seperti kenaikan harga komponen, kelangkaan chip, tarif impor, dan melemahnya pasar global. Perusahaan kini memprioritaskan pengembangan server AI, sistem AI untuk bisnis, robotika, hingga komputasi edge yang dinilai lebih menjanjikan untuk pertumbuhan jangka panjang.
– Asus dipastikan tidak akan merilis ponsel baru tahun ini. Kepastian tersebut mengakhiri spekulasi soal masa depan lini smartphone Asus, termasuk Zenfone dan ROG Phone, yang selama ini dikenal sebagai "HP gaming" di pasar Android.
Konfirmasi itu disampaikan langsung oleh Chairman Asus, Jonney Shih, dalam pertemuan akhir tahun bersama karyawan yang digelar di Taipei Nangang Exhibition Centre, Taiwan.
Dalam kesempatan tersebut, Shih menegaskan bahwa Asus tidak akan memperluas bisnis smartphone maupun menghadirkan model ponsel baru ke depan.
Artinya, tidak ada Zenfone maupun ROG Phone generasi terbaru yang meluncur tahun ini. Meski demikian, Asus memastikan pengguna lama tetap mendapatkan dukungan karena layanan purna jual akan terus berjalan.
Asus memang tidak membeberkan secara rinci alasan di balik keputusan tersebut. Namun, tekanan industri diyakini menjadi faktor utama.
Kenaikan harga komponen, kelangkaan chip, tarif impor, hingga lesunya pasar smartphone global disebut-sebut membuat bisnis ponsel kian berat.
Sebagai gantinya, Asus kini mengalihkan fokus ke teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Perusahaan asal Taiwan itu akan memperbesar investasi di sektor server AI, sistem AI untuk segmen bisnis, serta platform terintegrasi yang menghubungkan perangkat keras dengan perangkat lunak AI.
Tak hanya itu, Asus juga membidik pengembangan robotika, intelligent machines, hingga perangkat komputasi edge yang dapat beroperasi dengan minim campur tangan manusia.
Langkah ini dinilai lebih menjanjikan untuk pertumbuhan jangka panjang dibandingkan bisnis smartphone, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Gizmochina.
Absennya HP baru Asus sebenarnya sudah tercium sejak akhir 2025.
Saat itu, media teknologi DigiTimes melaporkan bahwa Asus telah mengirimkan pemberitahuan kepada mitra distributor soal rencana penghentian operasional divisi smartphone per 31 Desember 2025.
Pemberitahuan tersebut muncul setelah sejumlah distributor mengaku kesulitan mendapatkan stok ponsel Asus dalam beberapa waktu terakhir. Asus juga disebut telah menghubungi mitra operator telekomunikasi terkait rencana tersebut.
Dengan kondisi ini, tahun 2026 dipastikan akan berlalu tanpa kehadiran ponsel anyar dari Asus, baik Zenfone maupun ROG Phone. Model yang idealnya hadir tahun ini, seperti Zenfone 13 Ultra atau ROG Phone 10, tidak akan terealisasi.
Padahal, Asus dikenal sebagai salah satu vendor yang cukup inovatif di industri smartphone.
Sejak diperkenalkan pada 2014, seri Zenfone hadir dengan berbagai pendekatan desain, termasuk kamera flip.
Pada 2021, Asus sempat menawarkan ponsel compact lewat Zenfone 8 dengan layar 5,9 inci, meski strategi tersebut kurang sukses secara komersial.
Asus juga merilis ROG Phone yang diperkenalkan pada 2018 dan membuka segmen smartphone gaming. Namun, sejak ROG Phone 9 Pro yang meluncur akhir 2024, Asus tidak lagi merilis penerusnya, termasuk sepanjang 2025 hingga tahun ini.