Efek Krisis RAM, Toko di Jepang Sampai “Ngebet” Beli PC Lama Pelanggan
Kondisi stok PC gaming di toko Sofmap Gaming Akihabara, Tokyo, Jepang.(x.com/@sofmap_gaming)
07:54
19 Januari 2026

Efek Krisis RAM, Toko di Jepang Sampai “Ngebet” Beli PC Lama Pelanggan

Rangkuman berita:

  • Toko Sofmap Gaming Akihabara di Tokyo sampai meminta pelanggan menjual PC lama mereka karena stok PC gaming bekas menipis akibat kelangkaan hardware.
  • Sejumlah rak di toko terlihat kosong, meski sudah dipasang label harga, menandakan tekanan serius di pasar PC konsumen Jepang, khususnya segmen barang bekas.
  • Krisis pasokan memori global dan mahalnya harga RAM serta storage membuat konsumen beralih ke PC bekas, sehingga permintaannya melonjak tajam.

– Efek kelangkaan memori (RAM) dan perangkat keras (hardware) PC di Jepang semakin terasa.

Sebuah toko elektronik besar di kawasan Akihabara, Tokyo, yang dinamai Sofmap Gaming Akihabara, bahkan sampai memohon pelanggan menjual PC lama mereka demi mengisi stok yang menipis.

Sofmap Gaming menggambarkan situasi di toko belakangan ini dalam sebuah unggahan di X (dahulu Twitter) dengan handle @sofmap_gaming.

Di posting tersebut, terlihat beberapa rak memang kosong dak tak diisi oleh produk PC, meski sudah ada label harganya.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Sofmap meminta pelanggan yang membeli PC baru menjual PC lama atau PC bekas mereka ke salah satu toko komputer tiga lantai di Akihabara ini. 

"Stok PC gaming bekas kami sekarang sangat sedikit. Jadi, jika Anda ingin mengganti PC gaming Anda, silakan jual yang lama kepada kami. Kami akan membelinya dengan harga yang cukup tinggi," kata Sofmap Gaming di sebuah unggahan X. 

Selain PC gaming bekas, Sofmap juga menerima laptop bekas atau PC biasa, serta pelengkap kegiatan bermain game seperti meja gaming.

"Kami akan membeli hampir semua barang yang berkaitan PC. Kami akan membelinya dengan harga yang cukup tinggi," imbuh Sofmap. 

Tekanan di pasar barang bekas Jepang

Meski hanya satu toko dan ini hanya di kawasan Akihabara saja, pengakuan Sofmap ini bisa dibilang mencerminkan tekanan besar pada pasar PC konsumen Jepang, terutama di segmen barang bekas (secondhand).

Sejak akhir 2025, sejumlah toko di Akihabara dilaporkan membatasi pembelian RAM, SSD (Solid State Drive), dan HDD (Hard Disk Drive) untuk mencegah penimbunan, seiring krisis pasokan memori global.

Akihabara sendiri dikenal sebagai "surga" bagi pencari elektronik (PC, smartphone, tablet, dkk) bekas dan lawas yang harganya terjangkau.

Dengan kata lain, wajar jika stok PC gaming bekas di Sofmap ludes, lantaran konsumen mungkin kini mencari PC gaming bekas dengan harga murah.

Terlebih, harga komponen PC, terutama RAM, belakangan memang sedang tinggi-tingginya, dan ini memaksa konsumen untuk menunda pembelian.

Mereka yang tak ingin menunggu tentunya akan membeli barang yang lebih lawas atau bekas.

Sehingga tak aneh juga apabila toko PC gaming semacam Sofmap diburu dan kehabisan stok, serta meminta bantuan konsumen untuk mengisi kekosongan stok, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TomsHardware.

Tag:  #efek #krisis #toko #jepang #sampai #ngebet #beli #lama #pelanggan

KOMENTAR