Saingi Neuralink, Sam Altman Berambisi Menyatukan Otak dan Komputer Lewat Merge Labs di Tengah Perlombaan Teknologi AI
CEO OpenAI Sam Altman (Fortune)
20:52
16 Januari 2026

Saingi Neuralink, Sam Altman Berambisi Menyatukan Otak dan Komputer Lewat Merge Labs di Tengah Perlombaan Teknologi AI

Sam Altman memperluas aktivitasnya di sektor teknologi maju melalui keterlibatannya dalam pendirian Merge Labs, perusahaan rintisan neuroteknologi yang mengembangkan sistem penghubung antara otak manusia dan komputer tanpa prosedur implan. 

Perusahaan ini meneliti pendekatan non-invasif berbasis ultrasound untuk membaca dan memodulasi aktivitas saraf, sebuah area yang kian relevan seiring meningkatnya peran kecerdasan buatan dalam kehidupan manusia.

Merge Labs mengumumkan telah menggalang pendanaan sebesar 252 juta dolar AS, setara sekitar Rp 4,25 triliun dengan kurs Rp 16.880 per dolar AS. Dana jumbo ini menandai meningkatnya keyakinan investor Silicon Valley bahwa kecerdasan buatan akan berkembang sedemikian cepat sehingga manusia perlu "meningkatkan" kapasitas biologisnya agar tetap relevan di era AI tingkat lanjut.

Melansir dari Bloomberg, Merge Labs untuk pertama kalinya memperkenalkan diri ke publik dengan dukungan pendanaan dari OpenAI, Bain Capital, pengembang gim Gabe Newell, serta sejumlah investor teknologi lainnya. Wired melaporkan OpenAI secara resmi akan berkolaborasi dengan Merge Labs untuk mengembangkan teknologi yang memungkinkan otak manusia terhubung langsung dengan sistem komputasi.

Berbeda dengan pendekatan Neuralink milik Elon Musk, Merge menegaskan tidak akan menanamkan perangkat ke jaringan otak. Dalam pernyataan resminya, perusahaan itu menyebut, "Kami mengembangkan teknologi baru yang terhubung dengan neuron menggunakan molekul, bukan elektroda, serta mentransmisikan dan menerima informasi melalui modalitas yang menembus dalam seperti ultrasound, tanpa melakukan implan ke jaringan otak." Pernyataan ini menjadi pembeda strategis di tengah perdebatan etika dan medis seputar implan otak.

Dalam konteks konseptual, nama Merge merujuk pada konsep "the merge" yang berkembang di Silicon Valley, yaitu gagasan tentang titik hipotetis ketika kecerdasan manusia dan mesin berpadu membentuk kesadaran hibrida. Sam Altman sebelumnya kerap menyinggung konsep tersebut dalam berbagai tulisan dan pernyataan publik, serta pernah tercatat sebagai investor awal Neuralink sebelum mendirikan Merge Labs.

Sejalan dengan gagasan tersebut, peran AI menjadi fondasi utama pendekatan Merge. Dalam pengumuman OpenAI disebutkan, "Antarmuka berbandwidth tinggi akan sangat diuntungkan oleh sistem operasi AI yang mampu menafsirkan niat, beradaptasi dengan individu, serta beroperasi secara andal meski dengan sinyal yang terbatas dan bising." OpenAI menambahkan akan bekerja sama dalam pengembangan model dasar ilmiah dan alat frontier untuk mempercepat riset.

Di tingkat industri, Merge tidak bergerak sendirian. Synchron, startup antarmuka otak–komputer lain yang telah menghimpun dana sekitar 345 juta dolar AS, juga menggandeng Nvidia untuk mengembangkan model AI berbasis data otak. Saat ini, teknologi serupa baru memungkinkan pasien lumpuh menggerakkan kursor atau lengan robot, namun dengan dukungan AI, fungsinya diproyeksikan meluas secara signifikan.

Di balik pengembangan teknologinya, Merge Labs merupakan spin-off dari Forest Neurotech, lembaga riset nirlaba berbasis di Los Angeles yang berdiri pada 2023. Forest Neurotech akan tetap beroperasi sebagai entitas nirlaba sembari berkolaborasi dengan Merge. Minat Forest pada gangguan kesehatan mental dan cedera otak memberi petunjuk arah awal aplikasi teknologi ini, termasuk uji keamanan awal perangkat ultrasound mini di Inggris.

Secara teknis, pendekatan ultrasound membaca aktivitas saraf secara tidak langsung melalui perubahan aliran darah di otak, berbeda dari Neuralink atau Synchron yang mengukur sinyal listrik neuron. Hingga kini, Neuralink telah menanamkan perangkat pada sedikitnya 12 relawan, sementara Synchron pada 10 partisipan melalui pembuluh darah di dekat otak.

Selain Altman, Merge Labs didirikan oleh peneliti Mikhail Shapiro, Tyson Aflalo, dan Sumner Norman, serta pengusaha teknologi Alex Blania dan Sandro Herbig. Seiring proses perekrutan yang terus berlangsung, perusahaan ini memosisikan diri di persimpangan riset biologi, kecerdasan buatan, dan teknologi komputasi, sebuah area yang dipandang krusial dalam evolusi interaksi manusia dan mesin.

Editor: Candra Mega Sari

Tag:  #saingi #neuralink #altman #berambisi #menyatukan #otak #komputer #lewat #merge #labs #tengah #perlombaan #teknologi

KOMENTAR