Saya Coba Main Game TheoTown Sebentar, Berujung Main Berjam-jam
Gedung DPR/MPR di TheoTown.(Facebook TheoTown Community Indonesia)
11:06
15 Januari 2026

Saya Coba Main Game TheoTown Sebentar, Berujung Main Berjam-jam

– Saat saya pertama kali mencoba memainkan TheoTown, saya tidak menyangka game ini bisa terasa se-“nagih” itu. Awalnya hanya ingin tahu kenapa game ini tiba-tiba ramai dibicarakan di kalangan gamer Indonesia, tapi setelah beberapa menit bermain, saya langsung paham alasannya.

Meski tampilannya sederhana dengan grafis pixel isometric, sistem simulasi di dalamnya terasa hidup dan menantang.

Saya berperan sebagai wali kota yang harus membangun jalan, mengatur listrik dan air, membagi zona perumahan, komersial, serta industri, sampai memastikan layanan publik berjalan dengan baik.

Sedikit saja salah langkah, kota bisa stagnan atau malah bangkrut. Sensasi melihat kota berkembang perlahan dari lahan kosong menjadi wilayah padat penduduk membuat saya terus ingin “satu menit lagi, satu bangunan lagi”.

Bahkan saat pertama kali mencoba TheoTown, saya tidak sadar sudah bermain hampir empat jam nonstop.

Yang bikin betah bukan cuma soal membangun kota, tapi karena selalu ada tujuan kecil yang ingin saya capai: mau bikin kawasan bisnis yang rapi, mau nyoba tata kota seperti kota besar, atau penasaran apakah desain tertentu bakal bikin ekonomi kota saya lebih stabil.

Rasa “penasaran” itu yang bikin saya terus mencoba dan sulit berhenti. Apalagi TheoTown punya banyak plugin, jadi permainannya tidak cepat membosankan.

Saya bisa menambah gedung, kendaraan, dan elemen kota baru, termasuk plugin bertema Indonesia, seperti Monumen Nasional (Monas), gedung DPR/MPR, hingga supermarket khas Indonesia.

Game TheoTown.Steam Game TheoTown.

Dari situ, TheoTown terasa bukan sekadar game city-building biasa, tapi seperti kanvas kosong yang bisa saya isi sesuai imajinasi sendiri, dan itu yang membuatnya terasa nagih.

Tidak heran kalau TheoTown mendadak dibanjiri pemain Indonesia, bahkan sampai sempat terjadi gangguan akses.

Dari pengalaman saya, TheoTown memang bukan sekadar game ringan untuk mengisi waktu luang, tapi simulasi kota yang membuat pemain betah berlama-lama dan tanpa sadar ingin terus kembali memainkannya.

Dari sisi grafis, awalnya jujur saya tidak terlalu terkesan dengan grafisnya karena tampilannya pixelated dan terasa low resolution, meskipun sudah diatur ke mode HD.

Tapi anehnya, setelah beberapa lama bermain, mata saya terbiasa dan justru mulai fokus ke mekanisme gamenya.

Apa Itu TheoTown

TheoTown sendiri merupakan game simulasi membangun dan mengelola kota dengan tampilan grafis pixel isometric. Game ini sudah dirilis sejak 2022 lalu, namun baru populer di Indonesia akhir-akhir ini.

Game ini tersedia di berbagai platform, mulai dari Android, iOS, hingga PC melalui Steam.

Pemain berperan sebagai wali kota yang bertugas merancang tata ruang, membangun infrastruktur, menyediakan layanan publik, serta menjaga stabilitas ekonomi agar kota dapat berkembang.

Meski tampil sederhana, mekanisme permainan TheoTown dikenal cukup kompleks dan membutuhkan strategi jangka panjang.

Game TheoTown.Facebook TheoTown Indonesia Community Game TheoTown.

Salah satu fitur yang membuat TheoTown cepat berkembang adalah dukungan plugin atau mod.

Pemain dapat menambahkan bangunan, kendaraan, hingga elemen kota buatan komunitas. Di Indonesia, plugin dengan tema lokal dan desain kota khas Indonesia mulai bermunculan dan ikut mendorong popularitas game ini.

Cara main TheoTown

Cara bermain TheoTown dimulai dengan membangun jaringan jalan sebagai fondasi kota. Hampir semua bangunan harus terhubung dengan jalan agar bisa berfungsi.

Setelah itu, pemain wajib menyediakan listrik dan air bersih sebagai infrastruktur dasar. Tanpa dua elemen ini, bangunan tidak akan berkembang dan kota akan stagnan.

Pemain kemudian membagi wilayah kota ke dalam tiga zona utama, yaitu perumahan, komersial, dan industri.

Notifikasi di game TheoTown tentang lonjakan pemain di Indonesia.ThwoTown Notifikasi di game TheoTown tentang lonjakan pemain di Indonesia.

Zona perumahan menjadi tempat tinggal warga, zona komersial berfungsi sebagai pusat bisnis dan jasa, sedangkan zona industri menyediakan lapangan kerja. Keseimbangan ketiga zona ini sangat menentukan pertumbuhan kota.

Seiring bertambahnya populasi, layanan publik wajib disediakan. Mulai dari pengelolaan sampah, pemadam kebakaran, kantor polisi, fasilitas kesehatan, hingga sekolah. Jika layanan ini kurang, kualitas hidup warga akan menurun dan berdampak pada pendapatan pajak serta perkembangan kota.

Manajemen keuangan juga menjadi aspek penting. Pemain harus menyeimbangkan pemasukan dari pajak dan pengeluaran operasional.

Ekspansi yang terlalu cepat berisiko membuat anggaran defisit, sedangkan penghematan berlebihan dapat menurunkan kualitas layanan publik.

Berbagai gangguan akses yang sempat dilaporkan serta respons langsung pengembang terhadap komunitas di Indonesia menunjukkan bahwa fenomena ini cukup besar skalanya.

Tag:  #saya #coba #main #game #theotown #sebentar #berujung #main #berjam

KOMENTAR